
"Maaf mas aku kelupaan sangking gembira nya sampai peluk kamu ," Kata Tyas setelah melerai pelukan mereka .
" Nggak papa dek ,Kamu suka kan ?" Tanya Ditya
" Iya mas Aku suka terima kasih banyak atas hadiah nya ,"Jawab Tyas malu malu .
Ditya memperhatikan wajah Tyas sumringah senang sedang mengamati tas pemberiannya tadi
ada rasa bahagia dan bangga di hatinya karena Tyas suka dengan tas pemberian nya
"Maaf mas ini pasti mahal harganya apa nggak sayang uangnya kan bisa untuk keperluan lain nya?" Tanya Tyas .
Ditya tertawa kecil mendengar pertanyaan Tyas itu
__ADS_1
" Nggak papa dek kamu kan istriku dan sudah sewajarnya aku membelikan barang yang bisa membuatmu bahagia , Toh uang masih bisa di cari lagi ," Jawab Ditya menatap lembut kearah Tyas .
Tyas tersipu malu mendengar jawaban Ditya dan menjadi salah tingkah saat dirinya tengah diperhatiakn oleh Ditya .
Tyas pun ijin masukke kamar untuk menyimpan tas nya juga merapikan beberapa barang pribadi yang tadi dia beli setelah beres Tyas beranjak berbaring diranjang empuknya .
Dalam hati Tyas bertanya tanya kenapa sikap Ditya berubah menjadi hangat penuh perhatian kepada nya hingga membelikan barang barang pribadi nya tetapi disatu sisi kenapa sampai sekarang Ditya masih mengenalkan dirinya sebagai adik jika mereka bertemu dengan teman Ditya .
Pertanyaan demi pertanyaan terus memenuhui angan Tyas hingga Tyas pun tidur pulas .
Ditya tersenyum manis saat dirinya melihat video hasil rekamannya waktu Tyas sedang di wahana permainan kemarin " hem imut dan cantik ," Guman nya lirih .
Dalam hati Ditya terus saja memuji kecantikan dan kepiawaian Tyas mengerjakan pekerjaan rumah tangga meski usia nya masih terbilang belia tetapi Tyas berbeda dengan remaja wanita biasanya .
__ADS_1
Tyas sangat rajin penuh tanggung jawab juga sangat sopan pintar membawa dan menempatkan dirinya , Tidak dipungkiri Ditya kini mulai menaruh hati pada Tyas tetapi Dirinya juga tidak mampu berpaling dari Wati meski dirinya kini sudah resmi menjadi seorang suami .
Ditya berdoa dalam hati semoga diberi jalan terbaik atas semua masalah ini , Hatinya kini sudah terbelah dua satu sisi terisi dengan nama Wati dan satu sisi nya lagi kini sudah mulai terisi nama Tyas .
Ia juga tidak mampu membayang kan bagaimana kalau sampai Wati tau tentang status nya kini Ditya tidak berani membayangkan wajah kecewa nya Wati meski suatu saat nanti semua pasti akan terbongkar
Tetapi dirinya juga tidak mampu melanggar janjinya pada kedua orang tua juga mertuanya untuk tetap menjaga rumah tangga nya dengan Tyas dan berusaha mencintai nya .
Dan Ditya juga sedikit bingung dengan perasaan juga hatinya akhir akhir ini kenapa dengan hanya memandang wajah Tyas saja sudah mampu membuat hatinya berdekup kencang juga merasa tenang dan damai saat mereka sedang bersama baik ngobrol atau jalan jalan sekedar makan saja hingga dirinya kini sudah jarang sekali nongkrong dengan teman teman nya seperti dulu juga Dia sudah mulai jarang menghubungi Wati .
Mungkin kah benih cinta itu mulai tumbuh karena terbiasa dan sering bertemu seperti kata pepatah jawa bilang "Witing trisno jalaran soko kulino " ( mulai nya cinta karena terbiasa) .
Dalam hati Ditya bertekad untuk belajar menerima kenyataan bahwa dirinya kini sudah menjadi seorang suami untuk Tyas meski pun sangat berat Dia juga memasrahkan semua tentang hubungan nya dengan Wati kepada Allah Sang Maha Penentu
__ADS_1
Pertanyaan demi pertanyaan terus bermunculan di benak nya hingga tanpa sadar dirinya pun tertidur