Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Salon kecantikan 2


__ADS_3

"Yeeii bisa aja nek nyenengin hati eikee oya eikee lupa yeii itu siaponya mas gantrng sih ?" Tanya Miss Yani .


" Coba tebak miss ." Jawab Tyas .


" Hufff yeii memang ya malah nyuruh eike nebak sebel duehh ." Sahut Miss Yani sewott .


Tyas pun tertawa lepas melihat Miss Yani yang sedang merajuk itu.


Kemudian mereka pun melanjutkan obrolan santai di selingi candaan hingga tak terasa tugas Miss Yani memoleskan make up di wajah Tyas pun selesai .


" Yeii itu memang cantik nek jadi ngga usah menor menor , sana gih ganti baju sebelum laki Lu itu datang ." Perintah miss Yani sambil mencubit lengan Tyas .


" Iya iya miss Yani yang paling cantik ." Kata Tyas.


Tyas pun masuk keruang ganti baju menggantinya dengan gaun pesta yang akan dipakai malam ini .


Sementara itu Ditya sudah kembali ke salon dengan membawa paper Bag berisi kado yang tadi dia beli .


Segera Ditya dibantu pelayan salon tersebut untuk merapikan rambut nya lalu ganti baju .


" O iya dimana istriku mbak ?" Tanya Ditya pada pegawai salon kecantikan itu .


" Oh Nona Tyas sedang di ruang fitting baju Mas ."Jawab pelayan tersebut .


Ditya Segera berjalan menyusul Tyas diruang ganti baju.


Di dalam ruangan terlihat Miss Yani tengah menunggui Tyas yang sefang ganti baju di kamar ganti yang pintunya tertutup rapat itu .

__ADS_1


" Hay miss yanto ups Miss Yani maksudku maaf salah sebut dimana Tyas kata asisten mu Tyas bersama mu kok ngga ada ?" Tanya Ditya sambil clingukan mencari keberadaan Tyas.


" Hiiiiih untung yeii ganteng dan langganan eike kalo jelek sudah tak potong itu yei punya pusaka ." Jawab Miss Yani sewot gara gara dipanggil Yanto .


Ditya pun merenges mendengar omelan Miss Yani kemudian mengulangi kembali pertanyaan tadi .


" Maaf maaf Miss Yani yang paling imuttt sudah ah jangan marah entar keriput looo hilang deh kecantikan mu itu , Dimana Tyas Kami harus segera berangkat takut kena macet dan terlambat lagi ." Kata Ditya mencoba merayu Miss Yani agar mau memberi tahu dimana Tyas .


Mendengar kata kata Ditya tersebut hati Miss Yani berbunga bunga lalu menjawab .


" Yeii punya istri sedang ganti baju pesta sebentar lagi juga keluar ,ngoming ngomong kalian menikah kok nggak ngundang eike sihh kan yeii langganan eike ?" Tanya balik Miss Yani .


Mendengar pertanyaan Miss Yani itu Ditya sedikit bingung lalu menjawab .


Kami menikah di kampung halaman sana kan kami belum resepi kok maklum kantor belum memberi ijin cuti lama nanti kalau resepsi pasti Miss di undang ." Jawab Ditya senyum senyum .


" Kalau eike lihat ni ya yeii punya Istri itu cantik baik sopan ramah menyenang kan orang nya asik diajak ngobrol dan kelihatan nya masih muda banget ya pinter Yei cari istri tsay ." Kata Miss Yani dengan gaya kemayu nya itu.


Setelah menunggu sekitar sepuluh menitan Tyas pun keluar dari ruang ganti baju sudah rapi dan siap untuk berangkat ke pesta .


Tyas terlihat sangat cantik Elegant meski tidak bermake up tebal riasan rambut nya pun dibuat sanggul sederhana tetapi pancaran kecantikannya sungguh berbeda dari hari hari biasanya .


Melihat Tyas keluar dari ruang ganti baju , Ditya pun takjub terperangah dengan kecantikan Tyas .


Ditya mengamati dari ujung kaki hingga ujung rambut seakan tak percaya bahwa gadis cantik itu adalah istrinya sendiri , Tyas yang merasa di perhatian Ditya sedari tadi pun kikuk malu Dia juga merasa terpana akan penampilan Ditya malam itu yang menurutnya lebih berwibawah memakai stelan jas juga rambut ditata rapi lengkap dengan pome tipis tak lupa sedikit sapuan make up pada wajah nya menambah ketampanan Ditya malam itu dan Miss Yani pun seakan paham dengan kondisi saat itu .


"Heyy ganteng yei kenapa ,takjub akan kecantikan bini sendiri atau kesambet dan Lo Nek ngapain bengong disitu kaget lihat laki Lo yang tambah ganteng ini ?" Tanya Miss Yani sambil mencubit lengan Ditya .

__ADS_1


Ditya kaget dan meringis kesakitan akibat cubitan itu sedang Tyas pun tersipu malu karena ketauan tengah memperhatikan Ditya


" Terima kasih ya Miss Yani tercantik atas bantuan mu membuat maha karya sapuan make up nan sempurna ini ." Ucap Ditya dengan mata berbinar binar .


" Sama sama sebetulnya eike hanya memoleskan sedikit make up saja kok karena memang dasarnya Tyas ini sudah cantik , O iya nek yei kalo ada waktu main kesini ya eike ada rahasia resep khusus buat kalian para istri supaya lekong lekong kalian puas hingga nggak ada minat dengan pelakor dan satu lagi kita bisa jadi Bestie kan ." Kata Miss Yani sambil meraih tangan Tyas .


Tyas pun mengangguk sambil emngacungkan tempol Dia juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan Miss yani .


Setelah urusan ganti baju dan juga make up juga tak lupa urusan bayar membayar di salon kecantikan tersebut Ditya mengajak Tyas untuk segera berangkat menuju lokasi tempat pesta supaya tidak terlambat atau terjebak macet .


Di sepanjang perjalan Ditya senyum senyum mencuri curi pandang kearah Tyas dalam hati Dia mengagumi kecantikan Tyas malam ini Dia juga membatin Tyas ini semakin lama semakin cantik dan imut saja Ditya lelaki normal jadi mustahil tidak menaruh hati pada Tyas meski belum sebesar pada Wati .


Tyas yang merasa tengah di perhatikan oleh Ditya merasa sedikit bingung hingga memberanikan diri bertanya .


" Mas kamu kenapa apakah ada yang salah dengan penampilan ku ?" Tanya Tyas .


Ditya sedikit kaget Dia menggelengkan kepalanya lalu kembali fokus mengemudi mobilnya dan saat mobil mereka berhenti dilampu merah Ditya mendekat kearah Tyaslebih tepatnya ke telinga Tyas sambil mengucap


" Nggak ada yang salah Dek tapi kamu malam ini cantik sekali ." Ucap Ditya dengan suara lembutnya .


Sontak dada Tyas terasa sesak jantung nya berdetak lebih cepat pipi Tyas merah merona karena malu bercampur kaget dengan ucapan dan tindakan Ditya barusan Dia berusaha menutupi rasa malunya pada Ditya dengan mengalihkan pandangannya kearah luar .


" Terima kasih mas atas pujian mu semoga pujian mu ini tidak membuat kepala ku membesar hehehe o iya kamu juga tampa kok dan snagat berwibawa ." Kata Tyas tak kalah manis nya .


Ditya yang mendengar ucapan Tyas barusan pun melempar senyum termanisnya kearah Tyas dan lagi lagi jantung Tyas berdetak tak karuan


" O iya nanti kamu jangan lupa ya dengan perjanjian kita kemarin ." Kata Ditya membuyarkan suasa canggung diantara mereka berdua .

__ADS_1


Meski kata kata itu tersengar sederhana tapi mampu mengguncang hati Tyas yang tengah berbunga bunga atas pujian Ditya tadi .


"Iya mas Aku ingat kok dan terima kasih sudah diingatkan ." Balas Tyas dengan sedikit nada sumbang .


__ADS_2