Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Hilangkan dendam dengan rasa syukur


__ADS_3

Di sela sela suasana hangat obrolan keluarga itu Tyas menoleh kearah kearah parkiran mobil pengunjung restoran makanan Padang yang tengah dikunjunginya itu dan secara tidak sengaja Dia melihat mantan Suaminya dulu yang tak lain adalah Ditya tengah turun dari mobil pribadinya dengan diikuti oleh Wati istri nya sekarang yang tak lain adalah sahabat nya Tyas .


Ditya terlihat berjalan lebih dulu di depannya istrinya yang perutnya terlihat sudah besar ya benar saja sebab kini usia kandungan nya Wati sudah menginjak delapan bulan dan sebentar lagi akan lahiran .


Mereka berdua berjalan memasuki restoran dan langsung duduk di kursi tamu lalu memesan menu makanan untuk di bawa pulang .


Tyas terlihat masih saja mengamati kedua pasangan suami istri yang tengah menunggu pesanan Mereka itu dengan seksama dan Tyas merasa aneh kok tidak ada obrolan atau kemesraan diantara Mereka berdua seperti dulu sewaktu masih awal awal menikah .


" Sayang Kamu sedang lihat apa kok kayaknya serius amat ?" Tanya Naka


Pertanyaan Naka barusan itu sukses membuyarkan lamunan nya Tyas ,dan Dia buru buru menoleh kearah suami juga keluarga yang lainnya .


" Iya Kamu lihat apa Nduk kelihatan nya serius sekali ?" Sahut Ibuk menimpali pertanyaan Naka barusan


Sementara Mbak Rina juga Eyang Putri celingukan mencari tau apa yang tengah di lihat Tyas hingga sedari tadi membuatnya diam tanpa menyahuti obrolan Mereka .


" Ah nggak Mas ,ini Aku lagi liat pramusaji itu Mereka hebat ya membawa banyak piring berisi makanan di lengan tanpa tumpah pula hebat ya Mereka ." Jawab Tyas berbohong .

__ADS_1


" Oh kirain Kamu lagi lihat apa Yas ,ini Eyang Putri saman Mbak Rina celingukan mencari sesuatu yang mengalihkan pandangan mu ." Sahut Eyang Putri dengan senyum ramah nya .


" Iya ,maafin Tyas ya Eyang ."Kata Tyas


Tyas sengaja berbohong pada Mereka semua dengan jawabannya itu ,karena Dia tidak ingin merusak suasana hangat keluarga dengan hal hal yang tidak penting .


Apalagi menyangkut mantan suami dan istrinya yang sekarang,bagi Tyas semua itu hanya masalalu Mereka sudah bahagia dengan pasangannya masing masing terlebih kini dirinya sudah sangat bahagia mempunyai suami sebaik dan setampan juga setajir Naka .


Mempunyai Eyang mertua sebaik dan sesayang Eyang Putri pada dirinya itu juga bapak dan Ibuk dan anggota keluarga yang selalu menyayangi mendukung nya itu dan kebahagiaan nya ini akan segera lengkap dengan lahirnya buah cintanya bersama Naka .


Tak henti hentinya Tyas mengucap syukur atas kebagian demi kebahagiaan dan limpahan Rahmat yang dikaruniakan Allah pada dirinya itu hingga sukses membuatnya sembuh dari luka perceraian nya dulu juga tidak dendam dan membenci pada orang yang merusak rumah tangganya dulu .


Eyang Putri juga Ibuk dan Mbak Rina mulai menikmati hidangan tersebut diawali dari rendang dan semur jengkol sementara Pak Prapto lebih memilih usus sapi masak kuning untuk menemani nasi di piringnya .


Sementara Naka lebih memilih makan rendang dan sambal hijau yang menjadi menu favorit nya jika sedang mampir ke restoran tersebut , sedang Tyas terlihat tengah asik menyantap ayam pop lengkap dengan sambal hijau nya dan tak lupa daun pucuk ubinya .


" Duh makannya belepotan banget sih bumil cantikku ini ." Ujar Naka seraya mengelap ujung bibir Tyas yang terkenal sambal itu dengan tisu .

__ADS_1


" Habisnya ini enak banget Mas , makasih ya sudah di lap in ." Balas Tyas lembut


Jika Tyas merasakan hujan kasih sayang perhatian juga cinta dari sang suami maka hal lain kini tengah di rasakan oleh Wati .


Kini tengah duduk bersama Ditya dan sedang menunggu pesanan makanan Mereka untuk dibawa pulang , sebenarnya Wati ingin sekali makan langsung di restoran tersebut namun Ditya menolak nya dengan alasan Dia harus segera kembali ke kantor untuk meeting .


Dan dengan berat hati Wati pun menyetujui nya untuk dibungkus saja dimakan di rumah toh sama saja guman Wati dalam hati .


Selang sepuluh menit kemudian menu pesanan Mereka telah selesai di bungkus , Ditya bergegas berjalan ke arah kasir untuk membayar sementara Wati berjalan dibelakangnya .


" Ayo dong Kamu jalan nya yang cepetan sedikit jangan lelet begitu." Kata Ditya seraya menenteng kantong plastik berisi makanan itu .


Wati yang memang kandungannya sudah besar itu pun sedikit kesulitan untuk jalan cepat dan alhasil Dia pun ketinggalan dari Ditya yang sudah berjalan di depannya itu dan Dia pun berjalan cepat menyusul sang suami tercintanya itu takut kena marah .


Dan lagi lagi secara tidak sengaja Tyas beradu pandangan dengan Wati yang tiba tiba saja menoleh kearah nya itu dan secara buru buru mengalihkan pandangan .


Singkat cerita Wati sudah masuk kedalam mobil yang dikendarai oleh Ditya dan langsung pulang ke rumah , sementara rombongan Tyas dan keluarganya itu juga sudah selesai makan dan bersiap untuk pulang dan seperti biasa Eyang Putri selalu membungkus aneka lauk juga sayur dan sambal untuk seluruh pekerja di rumah kediaman Beliau .

__ADS_1


Selesai makan dan juga sudah selesai membayar rombongan Eyang Putri dan yang lainnya itu terlihat masuk kedalam mobil yang langsung dikemudikan oleh Pak Prapto melaju kembali ke rumah Eyang Putri karena hari ini Beliau meminta Tyas dan juga Naka menginap di sana .


__ADS_2