Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
melepas rindu dengan mbak rina


__ADS_3

" Jadi selama ini Kamu sudah bertemu dengan Mbak Mu Yas ."kata ibu saat mereka berjalan pulang dari rumah rina .


" Iyya Buk Pak , Tyas minta maaf karena selama ini belum memberitahu perihal pertemuan dengan Mbak Rina ." jawab tyas Sopan


Setelah berjalan sekitar 25 menit akhirnya mereka pun sampai di apartemen.


" Sudah pulang Mas ?" Tanya Pak Sugeng saat membukakan pintu untuk kedua besan dan kedua anak nya itu.


" Sudah Mas ." jawab Bapak kemudian Beliau memeluk Pak Sugeng sembari menangis sesenggukan .


" Ada apa to ,kok pulang jalan jalan malah nangis ?" Tanya Pak Sugeng meraih pundak sahabat karib sekaligus besannya itu.


" Iya lo ada apa to mbakyu kok kelihatan nya sampean sama Mas Samsul sedih begitu ". Sahut bu Ratih sedikit kebingungan.


Bukankah seharusnya mereka bahagia setelah pertemuan dengan Rina yang terpisah cukup lama kok malah nangis .


Akhirnya Pak Samsul pun menceritakan kejadian sebenarnya sebelum Mbak Rina pergi meninggalkan rumah dan tak pernah kembali hingga sekarang.


Kini hati mereka sedikit lega setelah mengetahui keberadaan Rina di Jakarta dan bisa berjumpa dalam keadaan Sehat walafiat juga sudah menikah secara Resmi Agama dan Negara .

__ADS_1


Bapak yang merasa bersalah atas minggat nya Mbak Rina dulu tak henti hentinya minta maaf dan juga menyesali keegoisannya dulu .


" Nduk kamu kabari Masmu dan Mbak Yani tentang keberadaan Mbak Mu Rina agar mereka tidak kawatir lagi ." perintah ibu .


Kemudian Tyas pun menghubungi Mas Abi dan juga Mbak Yani lewat panggilan grub video call setelah tersambung mereka pun asik mengobrol membahas kabar dan juga kesibukan masing masing dan akhirnya Tyas pun memulai pembicaraan membahas pertemuan dirinya dan juga bapak ibuk dengan Mbak Rina dan Mas Agus suaminya yang secara kebetulan dan mengharukan .


Atas desakan dari Mas Ditya dan juga dari para Kakak kakak nya untuk menggabungkan kontak Mbak Rina pada panggilan grub itu akhirnya Tyas menyetujui.


Tyas pun menambahkan kontak Mbak Rina di grub video call keluarga kurang dari 3 detik panggilan pun tersambung dan terpampang dengan jelas wajah kebingungan Mbak Rina yang akhirnya tersenyum manis kearah layar hp .


" Ya Allah Nduk Rina , bagaimana kabarmu Nduk ?". tanya Mbak Yani dengan mimik wajah berseri seri senang.


" Alhamdhulillah mbak , Aku baik baik saja lalu bagaimana kabar yang lainnya ". jawab Mbak Rina dengan suara terbata bata menahan tangis .


Pak Samsul dan bu Samsul yang sedari tadi duduk disofa sedang mendengarkan obrolan anak anaknya. Ibu terlihat sesekali mengusap air mata yang menetesi pipinya bukan air mata kesedihan akan tetapi air mata bahagia akhirnya putri yang selama ini dia rindukan sudah kembali .


Sedangkan bapak terlihat tengah tersenyum tak kala mendengar anak anaknya sedang mengobrol hangat sungguh sangat rukun ". batin bapak .


Setelah mengobrol kira kira hampir 2 jam akhirnya mereka pun mengakhiri panggilan grub itu .

__ADS_1


Mereka pamit istirahat karena besuk harus kerja


begitupun Tyas dan Ditya juga keempat orang tua nya


Tyas ijin istirahat awal karena besuk harus mulai kerja karena supermarket tempatnya bekerja tidak mengijinkan cuti lama begitupun kantor tempat Ditya kerja juga sama.


Sesampainya di kamar Tyas bergegas membersihkan diri mengambil wudhu lalu menunaikan ibadah sholat isya setelah itu bergegas mengambilkan baju santai untuk Ditya , lalu dia kembali berbaring dikasur hendak tidur lebih awal karena hari ini sungguh melelahkan baginya .


Sedangkan Ditya setelah mematikan laptop nya kemudian masuk kekamar untuk membersihkan diri dan ganti baju yang telah disiapkan Tyas tadi kemudian menunaikan ibadah sholat isya baru setelah itu dia berjalan kearah kasur dan berbaring disamping Tyas yang sedang berbaring membelakanginya .


Tyas yang sedari tadi belum tidur merasakan gugup yang luar biasa saat menyadari kini Ditya sudah berbaring disampingnya antara takut dan gugup jadi satu.


Pikirannya melayang kemana mana meskipun mereka sudah sah sebagaia pasangan suami istri tapi malam ini adalah malam pertama bagi mereka tidur satu ranjang.


Saat pikiran Tyas sedang kalut gugup tidak tenang Ditya pun paham kemudian dia menyandarkan dirinya di sandaran ranjang


" Dek Aku tau kamu belum tidur , Kamu nggak usah takut Aku tidak akan mengganggu mu juga tidak akan merusakmu jadi sekarang tidur lah agar besok kamu fresh kembali dan siap kerja ." kata Ditya sambil menyentuh lembut kepala Tyas .


Tyas pun mengangguk dan berusaha memejamkan mata hingga tak berapa lama akhirnya Dia pun tidur dan Ditya pun menyusul tidur hingga waktu subuh pun tiba.

__ADS_1


Tyas bangun terlebih dahulu setelah mandi dan mengambil wudhu lalu membangunkan Ditya untuk segera bangun dan menunaikan ibadah sholat shubuh bersama.


Baru setelah itu Dia beranjak kedapur untuk memasak sarapan pagi kemudian berangkat kerja.


__ADS_2