
" Sini tak bantu dek ." Kata Ditya saat melihat Tyas kerepotan hendak mengusung barang barangnya kekamar sebelah .
" Tidak usah mas terima kasih .Kamu istirahat saja toh ini sudah hampir selesai kok ." jawab Tyas .
" Ya sudah aku mau keluar dulu menemui teman ku di kafe bawah apartemen .kamu titip beli sesuatu nggak ?" Tanya Ditya.
" Nggak mas . Terima kasih ." Jawab Tyas sopan
Kemudian Ditya pun keluar apartemen untuk menemui sahabatnya di kafe sebrang jalan .
Tyas pun melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda tadi .
Dia mulai membersihkan kamar sebelah yang kemarin ditempati kedua orang tua juga mertuanya .
Dimulai dari mencuci kamar mandi menyapu dan mengepel lantai .
Di susul dengan mengambil barang barang pribadinya dikamar ditya dan memindahkannya di kamar pribadinya itu .
__ADS_1
Selesai memindahkan barang barang nya kekamar pribadi Tyas sendiri.
Kini giliran Tyas untuk membersihkan kamar pribadi Ditya. Di mulai dari mencuci kamar mandi dan dilanjut dengan membersihkan kamar tidur mengganti sprei dan sarung bantal guling .
Kemudian menyapu lantai setelah itu mulai mengelap meja rias kusen kusen dan kaca jendela lalu mengelap nakas disamping ranjang tempat tidur .
Tyas membuka laci nakas dan mulai mengeluarkan barang barang di dalam laci kemudian mengelapnya dan memasukan kembali kedalam nakas .
Saat sedang laci bagian bawah nakas .Tidak sengaja Tyas menemukan sebuah kotak cantik yang didalam nya terdapat benda berbentuk kalung emas lengkap dengan liontin berbentuk hati juga peniti rambut berbentuk hati.
Dalam hati Tyas bertanya punya siapa ini .Kalau kalung mungkin punya mas Ditya sendiri kan sekarang lagi musim cowok pakai kalung juga .Lalu kalau peniti ini punya siapa . Nggak mungkin kan mas Ditya memakai peniti juga nggak mungkin punya Ibuk
Eh tunggu sepertinya aku tidak asing dengan peniti rambut ini tapi punya siapa ya kok aku lupa ." Batin Tyas.
Ah sudah lah buat apa memikirkan kedua benda ini tidak penting juga buat ku guman Tyas dalam hati .
Kemudian dia pun melanjutkan pekerjaan nya kembali hingga selesai . Setelah urusan kamar Ditya sudah beres sudah rapi dan bersih . Tyas pun kembali ke kamarnya berbaring dikasur empuknya sambil membuka buka hp kesayanganya yang dia beli dulu waktu kerja di Surabaya hingga dia tertidur pulas .
__ADS_1
Sedangkan Ditya masih di kafe sebrang apartemen sedang menemui Wilan sahabatnya .Mereka mengobrol santai membahas banyak hal termasuk pekerjaan dan asmara mereka .
" Eh Dit bagaimana kabar pacarmu di Yogyakarta itu kalian masih sambung kan ?" Tanya Wilan .
"Alhamdhulillah baik kok bro dan kami masih sambung ." Jawab Ditya.
Kemudian mereka pun melanjutkan obrolan receh sore itu
Disela sela obrolan mereka .Wilan meminta ke Ditya untuk dikenalkan dengan Tyas secara pribadi .
"Lo bukannya kamu sudah kenal dan Dia ?" tanya Ditya
" Iya kami sudah kenal . Tapi aku ingin mengenalnya secara pribadi Dit ." Kata Wilan.
terlihat wajah Ditya berubah masam saat mendenfar wilan memintanya untuk mengenalkan Tyas secara pribadi .
" Untuk apa sebenarnya kamu ingin mengenal Tyas secara pribadi ." sahut ditya sedikit sewot .
__ADS_1
" Begini bro .Jujur saja aku tertarik jatuh hati dengan adikmu itu dia orang nya sopan tanggung jawab nggak neko neko dan juga cantik jadi tolong comblangi aku ya ." Jawab Wilan setengah memohon ke ditya .
Ditya terlihat menekuk wajah cemberut campur sebal mendengar permintaan sahabatnya itu .Mana mungkin dia rela mengenalkan istrinya ke sahabat karibnya itu apakah aku sudah gila mau menerima permintaan mu untuk comblangi kamu dengan istriku sendiri " Batin ditya dalam hati .