
" Oya, besok pagi Aku mau belanja beberapa kebutuhan pokok jualan Kalian berdua jaga toko ya." Ujar Tyas seraya merapikan bekas tempat makan nya itu.
" Terus Kamu belanja dengan siapa Yas?" Tanya Diah
" Ya Aku sendirian saja kan Aku bisa naik tadi kalau kerepotan." Jawab Tyas seraya mengambil catatan daftar belanjaan nya besok .
" Baiklah kalau begitu Kamu harus hati hati ya dan biar Kami berdua yang jaga ruko." Sahut Yesi.
Kemudian Mereka bertiga pun beranjak ke kamar masing masing untuk istirahat karena hari sudah larut malam dan badan pun sudah sangat capek.
Sementara itu di rumah kediaman keluarga Bagaskara terlihat Eyang Putri sedang duduk santai di balkon lantai atas.
Beliau memandangi suasana Jakarta dimalam hari yang terlihat cantik dengan kerlap kerlip lampu di jalanan maupun di gedung gedung perkantoran dan tempat hunian.
Tiba-tiba pikiran Eyang Putri melayang melamunkan sosok gadis berparas cantik dan bersikap lembut penuh perhatian itu yang tak lain tak bukan adalah Tyas Orang yang bulan lalu dikenalnya.
" Tyas itu gadis yang cantik dan baik andai saja Naka berjodoh dengan nya pasti Aku akan sangat senang." Ucap Eyang Putri
__ADS_1
Eyang Putri terlihat menghela nafas nya alam dalam seakan akan ada beban berat yang tengah menghimpit dadanya dan seperti nya itu beban penyesalan akibat sesuatu kesalahan nya di masa lampau.
" Aku sungguh menyesal dengan kesalahan Ku dulu yang dengan egois nya ingin memisahkan kedua Orang tuanya Naka hingga Mereka akhirnya terjadi kecelakaan itu semua karena harta dulu dan kini Aku berjanji tidak akan mengulangi nya lagi Aku janji tidak akan memandang harta maupun status wanita yang akan menjadi jodohnya Naka nanti dan Aku juga berdoa semoga wanita itu adalah Tyas." Kata Eyang Putri dalam hatinya yang terdalam.
" Eyang." Sapa Naka yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang nya Eyang Putri
" Astaga Naka Kamu mau membuat EyangMu jantungan ya kok hobinya ngagetin Eyang saja." Balas Eyang Putri kaget dengan sapaan dari Naka itu hingga sukses buyarlah monolog diri di dalam batinnya Eyang Putri.
" Eyang Putri sedang melamunkan apa sih kok kelihatan nya lesu begitu? " Tanya Naka seraya duduk di samping Sang Nenek.
" Ah nggak ada apa apa sayang, Eyang Putri putri hanya kangen saja sama almarhum Papa Mama Mu." Jawab Eyang Putri lembut
" Sayang, Eyang berharap agar Kamu cepat ketemu dengan jodoh Mu lalu segera menikah, Eyang ingin sekali melihat Kamu bahagia punya istri dan punya anak." Ujar Sang Nenek
" Belum ketemu jodoh yang pas Eyang lagipula Naka belum siap menikah." Balas Naka mencoba menego Eyang Putri agar tidak terus terusan mendesak nya untuk menikah.
" Mau tunggu apalagi sih Naka, Secara finansial Kamu sudah sangat kecukupan secara fisik Kamu tampan muda berbakat dengan karier mapan sedangkan secara usia Kamu sudah cukup matang sudah waktunya menikah." Balas Eyang Putri masih bersikukuh dengan keinginan nya agar segera menikah.
__ADS_1
" Iya Eyang Putri doakan saja agar Naka segera bertemu dengan jodoh Naka dan segera memenuhi keinginan Eyang Putri itu." Sahut Naka mencoba merayu Eyang Putri.
"Yang penting jodoh Mu itu harus baik secara fisik maupun perilaku nya dan mengenai harta maupun statusnya Eyang Putri tidak mementingkan kan itu Oya satu lagi dan harus single bukan istri orang hehehehe." Kata Eyang Putri.
Naka pun mengangguk tanpa paham dan Dia pun ijin untuk masuk kekamar mau langsung istirahat.
Hingga pagi pun tiba karena hari ini weekend jadi toko sarapan milik Tyas itu sedikit sepi tidak seramai hari kerja sebab kebanyakan gedung perkantoran dekan ruko itu meliburkan semua karyawan nya.
" Ya sudah Aku berangkat belanja dulu ya, Kalian baik baik jaga toko hehehehe." Kata Tyas seraya berjalan keluar ruko
"Yas Kamu beneran nggak mau di temani?" Tanya Diah seraya membuntuti Tyas yang berjalan keluar tersebut.
" Nggak usah nanti Aku bisa naik taxi kok." Jawab Tyas
Diah pun mengangguk tanda paham kata Tyas barusan kemudian Dia pun berjalan masuk kedalam untuk membantu Yesi untuk melayani pembeli yang datang.
Sementara Tyas sudah berjalan jauh dan hampir mendekati toko aneka bahan bahan roti, cake dan lain sebagainya itu.
__ADS_1
Tyas telah sampai di toko tersebut dan Dia pun langsung masuk kedalamnya , Dia pun y terlihat tengah asik cekatan memilih milih bahan untuk menu jualannya besok