Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Bali (1)


__ADS_3

Setelah mengobrol cukup panjang dan lama mengenai alasan penyebab utama Tyas keluar dari apartement Dityadan juga alasan utamanya untuk mengundurkan diri dari pekerjaan nya sekarang ini akhirnya Tyas pun pamit untuk pulang ke rumah Mbak Rina dan berjanji pada Wiland akan tetap bersahabat meskipun dirinya akan pindah kerja .


Tyas segera pulang kerumah Mbak Rina untuk persiapan berangkat ke Bali bersama Mbak Rina kakak nya itu .


" Hay Yas Kamu baru pulang ya sana cepetan manfi dan ganti baju yang sudah Mbak belikan tadi lalu buruan siap siap Kita berangkat ." Perintah Mbak Rina saat melihat Tyas sudah masuk kedalam rumah .


" Hay Mbak Rina darimana sih tadi ?" Tyas


"Aku tadi beliin Kamu baju juga perlengkapan Kamu lainnya dan tuh sudah Mbak masukin ke koper pribadiMu ." Jawab Mbak Rina sambil menunjuk sebuah koper mini berisi baju baju juga perlengkapan untuk Tyas.


"Wah terima kasih banyak ya Mbak ya sudah Aku mandi dan siap siap dulu ." Balas Tyas sambil memeluk Mbak Rina dan kemudian beranjak masuk kedalam kamarnya .


Kurang dari satu jam Tyas sudah terlihat keluar dari kamar dan sudah rapi Dia memakai baju yang dibelikan Mbak Rina tadi dan Dia terlihat cantik dengan riasan make up nya yang terlihat lebih fresh sementara Mbak Rina pun juga sudah siap untuk berangkat bersama menuju airport .


Mereka berdua naik taxi menuju bandara dan sesampainya disana mereka cek in terlebih dahulu di loket maskapai penerbangan sesuai dengan tiket pesawat yang sudah Mbak Rina pesan kemarin malam lewat online dan selesai cek in Mbak Rina dan Tyas pun duduk sebentar di kursi tunggu .


"Yas hari ini Mbak ajak Kamu berlibur dan.Mbak harap ini bisa membantuMu untuk melupakan sejenak permasalahan dan kesedihan Mu selama ini ." Ujar Mbak Rina sambil menggenggam erat tangan Tyas .


"Iya Mbak Aku sungguh berterimakasih kepada.Mbak Rina dan Mas Gunawan yang sudah sangat baik ke Aku dan Aku berharap semoga rumah tangga Mbak Rina selalu diliputi keberkahan dan kebahagiaan dunia akhirat aamiin ." Balas Tyas


" Kamu itu adikku Nduk jadi sudah sewajarnya Mbak dan Mas Gunawan membahagiankan Kamu dan juga terima kasih banyak atas doa mu ya ." Sahut Mbak Rina


Hingga tak lama setelah itu para penumpang maskapai tersebut diminta untuk segera masuk ke pesawat karena sebentar lagi pesawat akan boarding .

__ADS_1


Tyas dan Mbak Rina pun segera masuk pesawat dan segera mencari kursi tempat duduk mereka sesuai dengan nomer yang tertera di tiket pesawat yang kali ini Mbak Rina memesan kelas bisnis untuk perjalanan mereka ke Bali .


Mereka berdua duduk berdampingan didalam pesawat kelas bisnis ini adalah pengalaman pertama naik pesawat bagi Tyas dan tentu saja ada rasa panik dan takut bagi Tyas namun Mbak Rina mencoba menenangkan Tyas dan memberitahunya untuk tenang juga merilekskan tubuhnya


Tyas pun mengikuti apa yang dikatakan Mbak Rina barusan Dia terlihat tenang dan untuk mengusir rasa groginya itu Tyas memilih mengambil majalah di depan tempat duduknya untuk Dia baca sementara Mbak Rina lebih memilih untuk tidur


Sementara itu tanpa mereka sadari ada seseorang pria tampan dan matang baik dari segi usia maupun dari segi materi sudah matang tengah memandangi Tyas yang sedang duduk asik membaca majalah itu .


Pria yang tengah memandangi Tyas dari kejauhan itu adalah Tuan " Janaka Bagaswara atau biasa dipanggil Tuan Naka Dia adalah pengusaha muda pemilik perusahaan induk terbesar Bagaswara grub yang bergerak dibidang makanan ,properti dan juga batu bara dan seperti kebetulan saja Ditya bekerja di salah satu anak cabang perusahaan milik Naka tersebut "dan yang duduk disampingnya itu adalah sekertaris sekaligus orang kepercayaannya " Anton " namanya saat Sang Tuan muda tengah asik memandang Tyas itu tak sengaja seketaris Anton melihatnya dan paham kalau Majikannya itu tertarik dan jatuh cinta pada gadis itu .


" Dia gadis yang Tuan tabrak di mall dulu Tuan ." Kata seketaris Anton membuyarkan pandangan Naka pada Tyas


Naka menoleh kearah Seketaris Anton seakan hendak bertanya namun secepat kilat Seketaris Anton berkata


Dan Naka pun hanya tersenyum tipis seakan membenarkan pernyataan Sang Seketaris pribadi sekaligus sahabatnya itu bahwa Dia mengagumi gadis itu .


Waktu pun berlalu dengan cepat dan tak terasa penerbangan pun sudah hampur sampai di bandara tujuan pramugari meminta kepada seluruh penumpang pesawat untuk siap siap karena pesawat sebentar lagi akan landing dibandara pulau dewata itu .


Mbak Rina dan Tyas sudah siap untuk keluar dari pesawat dan segera mengambil koper dibagian antrian tempat pengambilan koper tersebut dan karena mereka sampai Bali sudah malam Mbak Rina mengajak Tyas segera masuk kedalam taxi menuju hotel yang tadi pagi sudah di booking oleh Mbak Rina itu .


Sesampainya di hotel tempat mereka akan menginap selama berlibur di Bali itu Mbak Rina dan Tyas segera melakukan reservasi ulang di meja resepsionis dan pegawai hotel pun menyerahkan kunci kamar dan mengantarkan ke kamar pesanan mereka tadi .


" Hufffff capekk ." Ujar Tyas saat mereka sudah di dalam kamar hotel tersebut

__ADS_1


Mbak Rina hanya tersenyum mendengar keluhan Sang Adik dan Dia pun terlihat menghubungi Suaminya untuk memberitahu kalau mereka sudah sampai di Bali sementara Tyas memilih untuk mandi karena badannya lengket semua akibat keringat .


Selesai mandi dan ganti baju Tyas pun keluar dan gantian Mbak Rina yang mandi dan ganti baju sementara menunggu Mbak Rina mandi Tyas terlihat menghidupkan hpnya dan seperti biasa banyak sekali panggilan tak terjawab dari Ditya berikut pesan permintaan maaf yang Dia kirim juga panggilan dari Wati


Diah juga menghubunginya dan Tyas pun mengiriminya peaan bahwa Dirinya kini tengah menenangkan diri dulu dan berjanji akan menemuinya nanti kemudian Wiland juga terlihat beberapa kali menghubunginya hingga Tyas pun menghubungi nya kembali


Tyas memberitahu Wiland kalau dirinya sudah sampai Bali dan Wiland pun meminta Tyas dan Mbak Rina untuk selalu hati hati Dia juga memberitahu Tyas bahwa dirinya akan menyusul mereka besok sore .


Saat sedang asik mengobrol lewat telepon dengan Wiland Tyas tidak menyadari kalau Mbak Rina sudah kelaur dari kamar mandi dan tengah memperhatikannya dari depan pintu kamar mandi


Hingga panggilan itu pun berahir barulah Tyas sadar kalau Mbak Rina tengah memperhatikannya


" Telepon siapa Kamu Yas kok kelihatannya asik ?" Tanya Mbak Rina.


"Teman Tyas Mbak ."Jawab Tyas


" Oh kirain si Ditya oya Kamu lapar nggak ayo Kita makan dulu ."Ajak Mbak Rina


Tyas pun mengangguk dan mereka pun terlihat leluar kamar dan turun kelantai bawah untuk makan malam mereka berjalan ke sebuah tempat makan di depan hotel tempat mereka menginap yang ternyata adalah restorant yang menyajikan makanan khas Bali tapi yang versi halal Mbak Rina terlihat memilih menu untuk makan malamnya sementara Tyas terlihat memilih menu makan malam berbahan baku sayuran dan ikan untuk menu makan malamnya .


Hingga tak lama setelah itu pesanan mereka pun datang dan mereka pun menikmati sajian makan malam itu dengan diiringi alunan musik khas Bali sungguh sangat menarik bagi Tyas


Selesai makan malam dan sudah membayarnya pula Mbak Rina pun mengajak Tyas untuk jalan jalan sebentar diseputaran dekat hotel tempat mereka menginap menikmati suasana Bali yang ramai dimana tempat hiburan turis dari manca negara ada surganya penjualan pernak pernik juga kulineran yang beraneka ragam dan masih banyak lainnya

__ADS_1


Puas jalan jalan jalan malam itu Mereka pun kembali ke hotel untuk istirahat karena rencana nya besok mereka akn menyusuri keindahan pulau Bali dimawasan yang sudah mereka agendakan barusan .


__ADS_2