Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
menikmati waktu bersama Eyangv


__ADS_3

" Kamu ikut Eyang kesini ya Nduk, ada sesuatu yang ingin Eyang Putri belikan untuk Mu." Ucap Eyang Putri saat Mereka telah sampai di sebuah gedung mall mewah


" Nggih Eyang." Balas Tyas sopan


Eyang Putri pun menuntun tangan Tyas mengajaknya masuk kedalam sebuah toko perhiasan mewah.


Terlihat Eyang Putri sedang sibuk memilih sebuah kalung mewah yang kiranya pantas dihadiahkan untuk Tyas sang calon menantu.


" Tyas sini sayang." Ucap Eyang Putri yang meminta Tyas agar mendekat dengan nya


Tyas terlihat berjalan mendekat kearah Eyang Putri.


" Kamu coba ini dulu ya bagus nggak kalau Kamu pakai." Kata Eyang Putri seraya menunjukan sebuah kalung mewah kearah Tyas.


" Maaf Eyang apakah ini tidak berlebihan untuk Tyas?" Tanya Tyas sedikit gugup


" Sudah jangan banyak menentang nurut aja sama Eyang." Jawab Eyang Putri seraya memakaikan kalung tersebut dileher Tyas


" Gimana cantik kan ? " Tanya Eyang Putri seraya mengahadap kearah cermin dan melihat kalung cantik itu


" Iya Eyang kalung ini sangat cantik." Jawab Tyas polos dan tentu saja kalung itu harganya bukan kaleng kaleng mengingat liontin nya saja sebuah berlian mewah.


" Kamu suka kan? " Tanya Eyang Putri sumringah.


" Nggih Eyang, Tyas suka kalung ini tapi apakah Tyas pantas memakai kalung secantik dan semewah ini? " Tanya Tyas dengan wajah memelas nya.


" Tentu saja Kamu sangat pantas Sayang, Kamu wanita baik baik berkelas cantik dan yang terpenting Kamu adalah calon Nyonya pewaris Bagaskara Grub." Jawab Eyang Putri seraya tersenyum manis kearah Tyas


Tyas hanya tersenyum manis tanpa mengucapkan sepatah kata pun untuk membalas ucapan Eyang Putri barusan dan berdoa dalam hati semoga saja semua ini bukanlah mimpi disiang hari.


" Kok malah senyum to ditanyai Kamu suka nggak kalungnya atau ganti yang lain saja?" Tanya Eyang Putri seraya menoleh kearah Tyas

__ADS_1


" Maaf Eyang, Tyas sangat suka dengan kalung cantik ini dan sangking sukanya Tyas sampai tak mampu berkata apa apa hehehehe ." Jawab Tyas seraya memeluk lembut lengan Eyang Putri


" Bagus lah kalau begitu, dan kalung ini Eyang Putri hadiah kan ke Kamu sebagai tanda kalau Kamu adalah calon menantunya Eyang Putri." Balas Eyang Putri


" Terima Kasih banyak Eyang." Sahut Tyas sopan


" Sama sama dan ini bukan lamaran resmi ya Yas hanya sebagai tanda saja nanti lamarannya akan jauh lebih mewah dari ini." Ucap Eyang Putri seraya menempuk lembut lengan Tyas.


Setelah membayar sejumblah uang untuk membeli kalung mewah tersebut, Eyang Putri dan Tyas pun terlihat berjalan keluar toko perhiasan mewah itu.


" Kamu pengen apa Yas silahkan Kamu pilih biar Eyang Putri yang bayar." Kata Eyang Putri menawari traktiran belanja untuk Tyas tersebut.


"Terima kasih banyak Eyang atas tawaran nya kan Eyang sudah membelikan kalung ini untuk Tyas jadi Tyas rasa sudah sangat cukup untuk Tyas." Balas Tyas sopan


" Kamu ini jangan sungkan sungkan begitu, nggak papa bilang aja Kamu pengen apa? " Sahut Eyang Putri memukul gemas lengan Tyas.


" Beneran Eyang, Tyas nggak pengen apa apa dan ya sudah gimana kalau Kita beli es cream itu saja Eyang." Ucap Tyas seraya menunjuk kearah penjual es cream


" Lah kok malah es cream to mbok ya yang lain saja ." Ucap Eyang Putri heran kenapa Tyas memilih membeli es cream


"Ini untuk Eyang." Kata Tyas seraya menyerah kan satu cup es cream kepada Eyang.


"Terima kasih." Jawab Eyang seraya meraih cup es cream dari Tyas


"Eyang, Eyang tau nggak alasan nya kenapa ngajak Eyang beli es cream disini? " Tanya Tyas seraya menyendokan es cream ke mulutnya .


"Yo ndak tau, memang nya ada to Yas apakah rasa nya enak atau gimana? " Tanya balik Eyang.


"Tempat ini punya kenangan indah juga menjengkelkan Eyang, di tempat ini lah pertama kali nya Tyas bertemu dengan Mas Naka." Jawab Tyas dengan senyum smirk nya membayangkan pertemuan pertama nya dengan Naka dulu.


"Kok menjengkelkan bagaimana cerita nya coba kasih tau Eyang." Balas Eyang Putri penasaran.

__ADS_1


" Dulu itu Mas Naka nabrak Tyas Eyang saat Tyas tengah membawa cup es cream untuk Tyas dan teman hingga es cream itu jatuh ke lantai semua dan yang menjengkelkan itu saat Mas Naka menuduh Tyas sengaja nabrak Dia kan menjengkelkan Eyang, Dia sendiri yang jelas jelas nabrak Tyas eh malah nuduh Aku yang nabrak Dia." Cerita Tyas dengan wajah bersungut-sungut sebal saat mengingat pertemuan pertama Mereka dulu


Dan tanpa di duga duga Eyang Putri tertawa lepas manakala mendengar cerita dari Tyas tersebut dengan ditambah melihat ke cemberut an di wajah Tyas membuat Eyang semakin tertawa gemas.


" Lo kok malah tertawa si Eyang? " Tanya Tyas heran


" Habisnya lucu sih apalagi melihat ekspresi wajahMu yang nampak kesal begitu Eyang sudah bisa membayangkan pasti Kamu sangat marah waktu itu." Jawab Eyang Putri


" Ya tentu saja Aku sangat sebal Eyang namun nyatanya rasa sebal itu kini berubah jadi cinta heheheheh." Balas Tyas dengan senyum manisnya.


Eyang Putri menatap Tyas dengan seksama Beliau menilai sosok Tyas ini adalah gadis yang sederhana baik elegant dan mandiri tentunya dan Beliau senang Naka bisa kenal dan bisa dekat dengan Tyas dan Beliau juga berharap semoga saja hubungan Mereka bisa langgeng dan segera menikah tentunya


" Eyang, Eyang kok malah melamun sih." Ucap Tyas seraya memegang tangan Eyang.


" Ah enggak, hanya saja hari ini Eyang merasa senang alasannya ada dua yang pertama karena Kita bisa jalan jalan seru begini bercerita banyak hal dan yang kedua dan terpenting adalah saat Eyang tau kalau wanita yang dicintai dan sedang dekat dengan Naka itu adalah Kamu Tyas." Balas Eyang Putri panjang lebar


Tyas pun mengangguk mengiyakan kata kata Eyang Putri barusan kemudian Mereka pun melanjutkan jalan jalan nya di dalam mall tersebut yang ternyata Mereka menuju ke deretan penjual baju baju branded.


Saat tengah berjalan menuju butik baju mewah import Mereka berpapasan dengan seorang ibuk ibuk seusia Eyang Putri dan nampaknya juga dari kalangan sosialita kelas atas.


" Hay jeng Sekar." Sapa Bu Maya


" Hay juga jeng Maya apa kabar ni? " Balas Eyang Putri


" Aku baik baik saja jeng ngomong ngomong kok tumben jalan jalan sendirian tidak ajak teman teman dan siapa Gadis cantik ini jeng? " Tanya Bu Maya teman baiknya Eyang Putri


" Aku memang lagi pengen quality time dengan calon mantu ku ini." Jawab Eyang Putri


" Calon Mantu? " Tanya Bu Maya kaget


" Iya ini calon mantu Ku jeng, Tyas namanya dan Tyas ini Eyang Maya namanya." Jawab Eyang Putri.

__ADS_1


" Jadi Tyas ini calon istri nya Naka begitu kah? Tanya Bu Maya kepo


" Betul jeng, Tyas adalah calon istri jya Naka dan Tyas ini lah pemilik usaha cake durian dan cake pandan yang sering Kita order saat ada acara acara." Ujar Eyang Putrimantap seraya menatap wajah Tyas dengan tatapan penuh sayang dan cinta


__ADS_2