
" Tolong jangan ceritakan kejadian barusan pada suami Saya." Kata Tyas memberi tahu pengawal yang memperingatkan Wati barusan itu
" Baik Nyonya." Balas pengawal tersebut sopan
Kemudian Tyas pun terlihat berjalan keluar menyusul Naka dan yang lainnya dengan diikuti pengawal tersebut dari jarak jauh
" Kamu dari mana sayang kok lama banget ada masalah ya dengan gaunnya? " Tanya Naka sesaat setelah melihat Tyas kembali duduk di samping nya itu.
" Ah nggak tadi cuma sedikit antri saja." Jawab Tyas setengah berbohong
Ya benar Tyas sengaja berbohong dengan tidak menceritakan kejadian yang sebenarnya sebab Dia tidak ingin merusak momen bahagia acara kantor tersebut dengan kejadian yang menurutnya tidak lah penting dan tidak perlu juga Naka tau itu
" Ya sudah Kamu lanjutin makan nya ya sebentar lagi Kita akan masuk ke acara inti." Sahut Naka dengan senyum manisnya itu
" Terima kasih, oya Eyang Putri dimana Mas? " Tanya Tyas sembari clingukan mencari keberadaan Eyang Putri
" Itu Beliau sedang duduk bersama klien yang lainnya." Jawab Naka sembari menunjuk dengan dagunya kearah meja VVIP tempat Eyang Putri dan para klien lainnya duduk dan sedang menikmati makanan nya itu
Tyas pun menoleh kearah meja yang barudan di tunjuk oleh Naka itu dan tersenyum kearah Eyang Putri juga para klien penting lainnya itu, lalu melanjutkan makan nya hingga selesai.
Dan benar saja tak berselang lama Mereka memasuki ke inti acara malam ini, acara dimulai dengan sambutan dari manager Arif selaku pemimpin di perusahan cabang tersebut lalu dilanjut kan oleh sambutan dari Eyang Putri selaku pemilik saham perusahaan.
__ADS_1
Dan yang terakhir tentunya sambutan dari Janaka Bagaskara selaku Presiden Direktur Bagaskara grub selaku induk cabang dari perusahaan tersebut.
Dalam sambutannya Naka mengucapkan rasa syukur yang sangat besar kepada Allah SWT atas limpahan berkah pada perusahaan tersebut, Dia juga mengucapkan beribu ribu
kata Terima kasih kepada seluruh karyawan perusahaan tersebut atas kinerja perusahaan yang terus membaik dan semakin berkelas.
Hal itu dibuktikan dengan catatan laba perusahaan yang semakin meningkat dan harga saham yang semakin naik dan sebagai apresiasi atas pencapaian tersebut Naka meminta ke manager keuangan kantor tersebut untuk membagikan bonus kepada seluruh karyawan di perusahaan tersebut tanpa terkecuali.
Dan di sambutan yang terakhir tersebut Naka juga mengucapkan banyak Terima kasih kepada anggota keluarga nya atas support sistem yang selama ini diberikan dukungan demi dukungan telah Naka dapatkan dari pihak keluarga saat dirinya mengambil segala keputusan untuk kemajuan kantor tersebut,
Tak lupa Dia juga memperkenalkan jati diri sosok sang istri yang hampir lima bulan ini dinikahinya itu pada kalayak ramai .
Tamu hadirin itu nampak memberikan tepuk tangan yang meriah sembari menunggu sosok istri yang barusan disebutkan oleh Naka itu, tak terkecuali oleh Wati dan juga Ditya yang dihinggapi rasa kekepoan yang mendalam sekaligus membuktikan apakah benar yang menjadi istri dari Presdir Mereka itu adalah Tyas.
Dan alangkah terkejut bercampur kagetnya Mereka berdua manakala dengan mata kepala sendiri menyaksikan bahwa sosok yang dibanggakan oleh Naka baru dan itu adalah Tyas
Mereka berdua saling melemparkan pandang satu sama lain seakan tengah saling bertanya apakah benar itu Tyas, sosok sahabat sekaligus mantan istrinya Ditya yang kini menjadi istri dari Presdir Mereka.
Di depan kalayak ramai Naka dengan bangga memperkenalkan Tyas sebagai seorang istri pendamping hidupnya yang baik hingga nanti, Dia juga memuji sifat istri nya yang sedikit pemalu namun hampir sempurna baginya meskipun kesempurnaan milik Allah semata itu .
Ditya dan Wati yang mendengar kan kata kata kalimat bernada pujian yang keluar mulut Naka terhadap diri Tyas itu dan sedikit risih terlebih bagi Wati .
__ADS_1
Dia menatap Tyas dengan tatapan sinis cenderung sedikit benci sekaligus membenarkan kalau yang menjadi sosok suami Tyas saat ini adalah Janaka Presdir di perusahaan tempat Ditya bekerja .
Yang itu artinya Dia harus mengubur dalam dalam keinginannya untuk memanas manasi Tyas dengan jabatan baru suami nya itu.
Hingga tiba saat yang ditunggu tunggu yakni pelantikan manager baru perusahaan tersebut.
Manager Arif selaku pemimpin sekaligus MC malam itu meminta Ditya untuk maju kedepan untuk dilantik langsung oleh Presdir Naka menjadi manager di perusahaan tersebut
Ditya melangkah kedepan dengan rasa apenuh percaya diri mendekat kearah Naka yang terlihat berdiri tegak di samping nya Tyas itu.
Sementara Tyas tak nampak sedikit pun rasa gugup maupun sungkan manakala Ditya berjalanemdekat kearah dirinya dan Suaminya berdiri itu.
Nampaknya Tyas benar benar sudah bisa berdamai dengan masalalu hidupnya dengan mengubur dalam dalam seluruh perasaan sekaligus emosional nya pada Ditya maupun pada Wati dan sekarang hatinya telah di penuhi dengan nama sekaligus wajah Naka seorang.
Sedangkan Wati yang menyaksikan sang suami tercinta nya itu tengah dilantik oleh Janaka itu terbesit rasa was was takut jika suatu hari nanti Tyas kembali dan merebut Ditya dari sisinya ya meskipun itu nampak mustahil apalagi suaminya Tyas saat ini adalah atasan sekaligus pemilik perusahaan tempat Ditya bekerja.
Acara pelantikan telah usai Janaka menyalami sekaligus memberikan ucapan selamat kepada Ditya atas jabatan sekaligus tanggung jawab barunya itu dengan diikuti oleh Tyas dan direktur Arif di belakangnya.
Dan diikuti oleh para tamu undangan yang hadir malam itu, dan acara pun berlangsung sampai malam dengan suguhan hiburan musik musik yang mengalun merdu mengiringi acara pesta syukuran kantor tersebut.
Malam pun semakin larut, Naka dan rombongannya pulang kerumah kediaman Eyang Putri begitupun peserta pesta yang lainnya pun terlihat kembali ke rumah Mereka masing masing.
__ADS_1