Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Karma (1)


__ADS_3

Hay hay inikah part yang teman teman tunggu


Happy readers 😚😚😚😚😚😚


Wati pulang kerumah dengan muka cemberut emosi , Dia segera membuka pintu kamarnya dan langsung masuk kedalam lalu merebahkan diri diatas kasur empuknya .


" Aoow kenapa ini perutKu , kenapa Kamu sayang ." Kata Wati seraya mengelus perutnya yang tiba tiba terasa kram dan sakit


" aoow aoooow sakitttt ." Ujar Wati seraya memegangi perutnya .


Wati merasa perutnya sakit dan semakin sakit mules tak karuan hingga membuatnya meringis kesakitan dan sangking sakitnya Wati menangis sembari memegangi perutnya itu .


Dia berusaha meraih hp nya diatas nakas samping ranjang berniat menghubungi Ditya ,Namun sayangnya panggilan Wati tidak di angkat oleh Ditya dan Wati pun tidak putus asa Sia tetap menghubungi Ditya hingga dipanggilan keempatlah Ditya mengangkat panggilan telepon dari nya itu


"Ada apa sih , Kamu nggak tau ya kalau Aku sedang kerja telepon melulu dari tadi ?"Tanya Ditya


"Mas Ditya tolong Aku Mas ,PerutKu sakit sekali tolong bawa Aku ke rumah sakit Mas ."Jawab Wati dengan terbata bata menahan sakit itu

__ADS_1


Ditya pun panik saat mendengarkan jawaban dari Wati barusan , hingga akhirnya Dia pun mengajukan ijin pulang awal mau mengantarkan Istrinya ke rumah sakit .


Setelah urusan ijin pulang awal selesai , Ditya segera memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah , Dia kawatir terjadi apa apa pada diri Wati dan membahayakan calon anak Mereka .


Kurang dari dua puluh menit mobil yang ditumpangi Ditya pun telah sampai di rumah , Dia pun segera masuk kedalam dan memanggil manggil Wati namun tak ada jawaban dan hal ini semakin membuat Ditya kawatir .


Lalu Dia pun masuk kedalam kamar tidur Mereka , dan alangkah kagetnya Dia saat mendapati Wati tengah meringkuk dengan memegangi perutnya san yang lebih membuatnya ketakutan adalaha manakala Dia melihat darah yang merembes di paha belakangnya Wati itu .


Ditya panik dan takut terjadi apa apa pada bayi yang ada di kandungan nya Wati itu , Dia pun segera berjalan cepat menghampiri Wati yang tengah meringkuk itu .


" Dek dek , Kamu kenapa apa yang telah terjadi pada Kamu ?" Tanya Ditya seraya mengguncang ngguncangkan bahu Wati yang terlihat lemas itu .


Tanpa banyak bicara lagi Ditya segera membopong tubuh lemasnya Wati itu dan langsung membawanya masuk mobil lalu dengan kecepetan tinggi Dia mengemudi menuju rumah sakit .


Sesampainya di rumah sakit , Suster segera membantunya membaringkan tubuh lemas Wati diatas ranjang rumah sakit dan tak berselang lama Dokter pun datang memeriksa keadaan Wati .


Suster meminta Ditya untuk memberikan waktu agar Dokter bisa leluansa memeriksa keadaan pasien berikut bayi dalam kandungannya dan meminta Ditya menunggu diluar sebentar .

__ADS_1


Ditya sangat panik dan talut terjadi apa apa pada bayi yang ada dikandungannya Wati , Dia segera menghubungi kedua Orang Tuanya yaitu Pak Sugeng dan Bu Ratih untuk datang kerumah sakit untuk menemaninya .


Tak berselang lama terlihat Dokter keluar dari dalam kamar tempat Wati di rawat , Dokter meminta Ditya agar ke ruanganya sebentar sebab ada yang ingin Dokter sampaikan .


" Silahkan duduk Tuan Ditya , Saya akan menjelaskan keadaan pasien di sini agar pasien tidak mendengarkan kenyataan ini ." Kata Dokter tersebut saat Mereka telah sampai di Ruang kerja milik Dokter tersebut .


" Terima kasih banyak Dok , bagaimana keadaan Istri Saya dan calon Anak Kami ?" Tanya Ditya dengan wajah serius .


" Sebelumnya Kami mengucapkan turut bela sungkawa kepada Tuan Ditya dan keluarga Saya juga meminta maaf kalau Saya harus menyampaikan penyataan pahit ini ." Jawab Dokter sengan menatap serius wajah Ditya


" Apa maksud Dokter ?" Tanya Ditya semakin penasaran dengan ucapan Dokter barusan .


" Maaf Tuan berdasarkan hasil pemeriksaan yang barudan Saya lakukan pada pasien atas nama Nyonya Wati Beliau telah mengalami keguguran Tuan akibat dari pendarahan hebat yang Beliau alami itu membuat bayi tersebut tidak bisa bertahan hingga akhirnya gugur ." Jawab Dokter dengan jelas dan gamblang .


" Apaaaaa , itu nggak mungkin Dokter apa yang menyebabkan Wati bisa mengalami pendarahan Dok ?" Tanya Ditya kaget bercampur emosi sedih manakala mendengar jawaban Dokter tersebut


" Iya Tuan Ditya Nyonya Wati mengalami pendarahan dan mungkin Beliau kecapean atau stres pikiran hingga membuatnya pendarahan , Dan yang lebih penting lagi Saya sampaikan bahwa rahim Nyonya Wati itu harus segera dilakukan operasi pengangkatan sebab terjadi kerusakan permanen pada rahim nya yang disebabkan adanya benjolan yang tumbuh di dinding rahim tersebut dan jika tidak segera di operasi , Saya takut terjadi apa apa pada Nyonya Wati ." Kata Dokter menjelaskan .

__ADS_1


Ditya tambah kaget panik dan sangat bingung dengan keadaan Wati saat ini dan juga sedih sebab hari ini Dia harus merelakan kepergiaan Calon Buah hati Mereka itu .


__ADS_2