Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Sah


__ADS_3

Kini suasana rumah kediaman Mbak Rina dan Mas Gunawan yang mana besok akan dijadikan tempat akad nikah antara Tyas dan Naka di selenggarakan itu terlihat sedikit sepi dan lengah semua pihak WO yang mengurusi acara sudah pulang untuk istirahat mengumpulkan tenaga untuk menghadapi kesibukan besok yang sudah pasti bisa dipastikan sangat sangat lah sibuk padat.


Dikamar yang ditempati Tyas, terlihat Dia tengah merapikan peralatan sholat yang baru saja di pakai nya untuk menunaikan ibadah sholat itu


" Yas." Panggil Ibuk seraya mengetuk pintu kamar itu


" Iya Buk silahkan masuk saja." Balas Tyas seraya menoleh kearah pintu yang terbuka itu.


Kemudian Bapak dan Ibuk masuk kedalam kamar tidur yang di tempati Tyas dengan disusul oleh Mbak Rina, Mas Gunawan, Mas Abi juga Mbak Yuni dan Mbak Yani


" Nduk ini baju yang barusan di antar oleh bu Sekar beserta rombongan calon pengantin Pria untuk Kamu kenakan besok saat acara Akad Nikah Mu dengan Naka." Kata Ibuk seraya menyerahkan sebuah kotak besar yang berisi baju juga perlengkapan lainnya untuk akad besok.


" Terima kasih banyak Buk." Jawab Tyas sopan seraya menerima kardus berisi baju itu.


" Tyas Bapak mau ngomong sama Kamu Nduk." Ujar Bapak seraya duduk disamping nya Tyas


" Nggih Pak, monggo." Balas Tyas mempersilahkan Bapak untuk ngomong.


" Nduk Yas anakKu besok Kamu akan menikah dengan pria pilihanMu yang inshaAllah adalah seorang pria baik baik juga dari kalangan keluarga yang baik pula, Bapak dan Ibuk juga Mbak dan Mas mu selalu berdoa semoga besok acaranya berjalan lancar semoga Besok itu adalah pernikahan terahir mu dan bisa hidup bahagia Kami juga berdoa semoga saja Naka adalah orang yang bisa menghapus luka trauma di hatimu menghadirkan kebahagiaan untuk kehidupan mu kelak juga bisa membimbingmu ke jalan yang di Ridhoi Allah SWT." Kata Bapak seraya menatap Putri Bungsunya itu dengan tatapan haru.


" Nggih Pak,Buk juga Mas Mbak atas doa restu juga bantuannya untuk kelancaran acara nikahannya Tyas dan Mas Naka. " Sahut Tyas seraya menatap anggota keluarga nya itu satu persatu.


" Nduk Ibuk berpesan padamu, hormati suami Mu layani Dia dengan sebaik baiknya seperti yang selalu Ibuk contohkan pada Kalian semua jadilah istri yang baik secara sikap maupun perilaku jagalah harkat dan martabat suamimu juga keluarga nya bersikaplah mawas diri dengan selalu mengalah dan selalu instropeksi diri jadikanlah kegagalan Mu yang kemarin adalah guru agar Kamu tidak terjerumus kedalam kubangan kegagalan yang sama." Nasehat Ibuk seraya mengelus lembut rambut Tyas.


" Iya Yas, Kami sebagia Kakak kakak Mu hanya bisa mendoakan semoga acaranya berjalan lancar juga semoga Kamu mendapatkan kebahagian yang abadi bersama Naka hingga maut memisahkan Kalian." Sahut Mas Abi

__ADS_1


" Terima kasih, Pak Buk Mas Mbak atas nasehat juga doa restunya untuk pernikahan nya Tyas dan Mas Naka besok." Ucap Tyas seraya memeluk Ibuk dan tanpa Tyas sadari air matanya jatuh menetes membasahi pipinya itu


" Lololo kok malah menangis, mestinya Kamu bahagia Nduk sebab besok adalah acara pernikahan Mu dengan Pria pilihanMu sendiri , dan yang perlu Kamu ingat Kami akan selalu berada di sisimu juga akan selalu mendukungMu apa pun itu." Kata Ibuk seraya mengusap air mata nya Tyas.


Malam pun semakin larut, Mereka semua pun membubarkan diri untuk istirahat guna mengumpulkan tenaga untuk acara besok.


Pagipun tiba suasana di Rumah Eyang Putri terlihat sangat sibuk, Naka sudah bangun sejak sebelum waktu sholat shubuh tadi , Dia sudah mandi juga sudah memakai baju untuk acara Akad Nikah dan kini Dia tengah dibantu oleh pihak MuA untuk memoles kan tipis sedikit make up di wajah ganteng nya itu.


Sementara Eyang sudah sejak tadi tengah di make up i oleh pihak MUA untuk menyaksikan acara akad nikah cucuk kesayangannya sekaligus pewaris perusahaannya itu.


Di rumah kediaman nya Mbak Rina dan suami, terlihat kesibukan yang luar biasa dimana Tyas sudah memakai baju akad nikahnya dan tengah dirapikan make up nya oleh pihak MuA, sementara anggota keluarga lainnya juga dibantu oleh pihak MUA untuk di make up i sebelum acara pernikahannya Tyas dan Naka mulai.


Dan dibagian ruang tamu yang telah di tata oleh pihak WO hingga bisa serapi dan semakin cantik dengan hiasan bunga bunga segar itu nampak Bapak dan Mas Gunawan dan juga Mas Abi terlihat tengah menyambut kedatangan dua orang Penghulu yang akan menikahkan Tyas dan Naka itu sementara di luar ruangan terlihat beberapa orang bodyguard tengah menjaga keprivasian acara pernikahan Naka sang pengusaha muda nanti sukses itu sekaligus menjaga keamanan lingkungan perumahan itu dari incaran juga bidikan kamera wartawan.


Hingga satu jam berlalu terlihat rombongan mobil pengantin pria itu telah tiba dan terparkir di depan rumahnya Mbak Rina berjejer rapi dan langsung berjalan masuk kedalam rumah Mbak Rina.


Eyang Putri dan para saudara lainnya juga langsung duduk di kursi yang telah disediakan oleh pihak WO dan Mereka duduk berdampingan dengan keluarga pihak pengantin wanita itu.


Pak penghulu meminta kepada Ibuk dan juga Mbak Rina untuk mengajak Tyas keluar kamar dan duduk di sampingnya Naka agar acara ijab qabul bisa segera dilaksanakan.


" Nduk , Kamu sudah ditunggu ayo Kita keluar." Kata Ibuk seraya berjalan menghampiri Tyas yang tengah duduk diatas kasur itu.


Tyas menoleh kearah Ibuk dan Mbak Rina seraya tersenyum dan mengangguk, kemudian Dia pun bangkit dari duduk nya dan langsung berjalan menghampiri Ibuk dan Mbak Rina laku berjalan bersama dengan pelan pelan keluar kamar menuju tempat ijab qabul itu


Naka memandang kearah Tyas yang tengah berjalan mendekat kearah nya itu dengan pandangan kagum terpesona dengan kecantikan Tyas yang hampir seminggu ini tidak bisa di lihatnya itu

__ADS_1


Tyas berjalan mendekati Naka dengan diapit oleh Ibuk dan Mbak Rina dan segera duduk di kursi samping nya Naka


" Kamu sangat cantik sayang." Bisik Naka pada Tyas sesaat setelah Tyas duduk di sampingnya itu.


Tyas tersipu malu dengan pujian yang barusan dilontarkan Naka itu


" Bagaimana apakah acara ijab qabul nya bisa dimulai sekarang saudara saudara? " Tanya penghulu itu dengan nada sopan.


" Sudah." Jawab semua yang hadir disitu.


Kemudian penghulu itupun memulai acara nikahan itu dengan nasehat pernikahan terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan pembacaan surat al fatihah lalu pembacaan sayidul istighfar bersama sama kemudian ke acara inti yakni pengucapan ijab qabul.


Penghulu menjabat erat tangan kanan nya Naka dengan erat seraya berkata


" Bissmillah hirohman Hirrohhim dengan menyebut Nama Allah SWT, Saya nikah dan kawinkan saudara Janaka Bagaskara bin almarhum Fahmi Bagaskara dengan wanita pilihanMu yang bernama Ning Tyas binti Samsul dengan Mas kawin seperangkat alat sholat juga seperangkat perhiasana mutiara seberat dua ratus lima puluh gram dan uang senilai lima juta lima ratus lima puluh ribu rupiah dibayar tunai." Kata Penghulu itu dengan suara tegas nanti lantang.


Naka membalas jabatan tangan penghulu itu dengan erat seraya menjawab ucapan penghulu barusan.


"Saya Terima nikah dan kawinnya Ning Tyas binti Samsul dengan Mas kawin tersebut dibayar tunai." Ucap Naka dengan satu tarikan nafas saja.


" Bagaimana saksi sah? " Tanya penghulu itu kepada para saksi yang hadir disitu.


" Sah. " Jawab Mereka kompak.


" Alhamdulillah." Sahut Mereka bersamaan temasuk Naka dan Tyas yang kini telah resmi menjadi sepasang suami-istri itu.

__ADS_1


Naka pun segera memasang kan cincin pernikahan itu dijari manis Tyas demikan sebaiknya, lalu Tyas pun menyalami tangan Naka dengan khidmat dan Naka pun mencium kening nya Tyas dengan lembut dan mesra.


Kemudian Merekan pun berfoto foto bersama pasangan pengantin yang tengah berbahagia itu sebelum akhirnya pasangan pengantin itu diboyong menuju gedung perhotelan tempat akan diselenggarakan nya pesta resepsi sore nanti.


__ADS_2