Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Pengakuan 2


__ADS_3

" Ya sebenarnya Aku juga berpikir aneh tapi ya mau bagaimana lagi itu sudah bagian perjanjian Kami ." Balas Tyas


" Jadi kalian terikat sebuah perjanjian begitu maksudmu dan sampai sekarang seluruh keluarga mu dan keluarga mertuamu tidak tau rahasia ini ?" Tanya Diah


Tyas mengangguk dan mengingatkan Diah kembali agar menyimpan rapat rahasia ini dan Diah pun menyanggupinya berjanji akan menyimpan rapat rahasia ini


" Langsung Aku kasih saran ya Yas ." Kata Diah meminta persetujuan Tyas


" Iya silahkan ." Balas Tyas mempersilahkan


" Lebih baik Kamu tetap bermain cantik Yas dalam mencari bukti bukti perselingkuhan Ditya itu ." Kata Diah memulai sarannya


" Maksudmu gimana sih Di ?" Tanya Tyas


" Ya maksud Ku Kamu pura pura aja tidak tau perselingkuhan Ditya dan pelan pelan mencari bukti bukti baru lagi jika besok atau lusa Ditya kembali dan menyadari kesalahan nya lalu minta maaf oada mu terima lah permintaan maaf nya dan bersikaplah seperti biasa tutupi kecurigaan mu dengan sikap manis mu seperti biasanya beri Dia perhatian lebih kasih sayang lebih buat Dia melayang dan tidak curiga kalau Kamu tengah mengumpulkan bukti bukti itu dengan oelan pelan tapi Kamu harus ingat jangan memakai hati dan perasaan mu dalam permainan ini takutnya malah Kamu baper sendiri." Jawab Diah dengan wajah serius memandangi Sang Sahabat .


"Jadi Aku harus bersiap seolah olah tidak terjadi apa apa gitu ?" Tanya Tyas meminta saran lebih


" Yap betul itu ketika Ditya lengah coba kamu buka hpnya siapa tau Dia menyimpan foto Wanita itu di hpnya ." Balas Diah


" Tapi kayaknya nggak mungkin bisa deh Aku membuka hp milik Mas Ditya itu secara pasti Dia akan curiga dan marah marah dengan dalih Aku mengganggu privasi nya ." Kata Tyas menimpali ucapan Diah itu


" Iya juga sih , Ah begini saja Kamu ikuti saran Aku barusan untuk tetap bermain cantik dan elegan seperti sekarang ini dan terus menyelidiki nya Aku akan meminta tolong pacar Ku yang ahli melacak keberadaan seseorang lewat hp untuk membantu Mu mengumpulkan bukti perselingkuhan itu gimana Kamu setuju kan ?" Kata Diah mencoba menawari bantuan untuk Tyas


Diah tidak rela jika Sang Sahabat itu dihianati sepihak oleh Sang Suami nya sendiri ,Karena selama ini Tyas sangat baik kepadanya sering membantu jika Diah tengah kerepotan mengerjakan pekerjaan nya juga sering membelikan makanan dan membawanya untuk Diah .


Sementara Diah dan Tyas sedang asik ngobrol hingga larut malam keadaan berbeda dengan di Yogyakarta tepatnya di sebuah kamar hotel mewah tempat Adit mengajak Wati menginap .


" Auuuw sayang permainan mu sangat sangat memukau dan membuat ku lelelahan bisakah Kita istirahat sebentar ?" Kata Wati manja


Sementara Adit masih diposisi menguasai permainan ranjang nan panas itu , Terlihat Adit sangat bernafsu menaik turun kan pinggulnya menghujam hujam dan memporak porandakan goa milik Wati dan Wati pun menjerit kenikmatan dengan hujaman jagung itu .

__ADS_1


" Aku akan menghajarmu sampai pagi dan tidak akan memberimu ampun Yas ." Jawab Adit yang secara tidak sengaja menyebut nama Yas ditengah permainan panas nya itu .


Seketika Wati terkejut saat mendengar Adit enyebut nama Yas ditengah pergulatan nikmat mereka dan segera Dia mendorong tubuh Adit menjauh dari nya dan alhasil jagung itu pun terlepas dari goanya dan Adit terjengkang kebelakang .


" Kenapa sayang ada apa ?" Tanya Adit keheranan


" Barusan Kamu sebut nama siapa Mas ?" Tanya Wati dengan diiringi deraian air mata di pipinya .


" Aku menyebut namanmu lah Kenapa sayang kok malah Kamu nangis ." Jawab Adit sembari mendekat hendak memeluk Sang Istri


Tetapi Wati menolaknya dan memerintahkan Adit agar memilih untuk menjauh darinya dan menjawab nama siapa yang barusan Dia sebut .


Adit tersadar akan kecerobohannya dengan menyebut Nama Yas barusan Dia tidak sadar kalau kata yang barusan di ucapkannya itu akan mengundang murka Sang Pujaan hati dan segera Adit mencoba merayu kembali Wati .


" Baik lah Aku minta maaf sayang barusan Aku khilaf dengan menyebut kata Yas di depan mu , Dia itu temanku yang sangat menyebalkan ." Kata Adit mencoba melunakkan hati Wati .


Wati pun enggan mendengarkan kata penjelasan dari Adit dan lebih memilih meminta Adit berterus terang saja


Adit yang semula penuh nafsu hendak melampiaskannya pada Wati pun mendadak nafsu nya menghilang dengan di tandai melembek nya jagung miliknya itu , Kemudian di mendekat kearah Wati


" Aku akan bercerita tentang satu hal tapi Aku minta kamu janji tidak akan meninggal kan Aku apakah Kamu sanggup sayang ?" Tanya Adit .


Wati pun mengangguk tanpa rasa curiga sama sekali


" Sebenarnya Aku ini sudah menikah dengan wanita yang dijodohkan oleh orang tua ku ." Kata Adit mencoba mengawali kejujurannya di depan Wati


Wati pun terkejut setengah mati dengan pengakuan Adit itu Dia segera bangkit dan membungkus tubuhnya dengan selimut hotel hendak menjauh dari Adit


" Apa maksud Kamu Mas , Kamu pasti bercanda kan nggak lucu tau ." Sahut Wati dengan berkacak pinggang


Kemudian Adit pun bangkit dan segera memeluk tubuh sang istri lalu mengajaknya duduk di ranjang dan dengan masih memeluk tubuh Wati itu Adit mulai bercerita tentang pernikahannya yang hambar dengan wanita pilihan Orang tuanya

__ADS_1


Semula Wati marah dan emosi mendengar kata kata penjelasan dari Adit itu tetapi rasa cintanya lebih besar dari rasa marahnya pada Adit apalagi di tambah dengan pernyataan Adit bahwa Dia tidak pernah sedikit pun mencintai istrinya dan sedikit rayuan bahwa hanya dirinya lah wanita yang Adit cintai selamanya akhirnya liluh juga benteng emosi dihati Wati .


"Sayang tolong maafkan Aku yang selama ini menyembunyikan kenyataan ini tapi ketahuilah hanya Kamu satu satu nya wanita yang Aku jamah dan Kamu adalah wanita yang Aku cintai Kamu Ratu dihatiku berjanjilah untuk tetap bersama Ku , Kita sama sama menghadapi segal rintangan yang akan menghadang kebagiana Kita termasuk bersama sama mendapatkan restu dari Orang Tua ku kamu setuju sayang ?" Tanya Adit sembari menggenggam mesra tangan Sang Istri .


" Mas sebenarnya ini sangat sulit bagiku menerima kenyataan bahwa Kamu ternyata Pria beristri karena tidak ada seorang wanita mana pun yang mau dan rela di madu kecuali Para Istri Nabi , Tetapi rasa cintaku ke Kamu melebihi rasa benci dan kecewa ku ke Kamu yang merahasian kan pernikahan mu terdahulu Aku akan memaafkan mu dengan dua syarat apakah Kamu sanggup Mas ?" Tanya balik Wati


Mendengar pernyataan Wati itu Adit sedikit merasa lega Dia berharap agar Wati tetap di samping nya dan rela menjadi istri keduanya .


" Apa itu sayang selagi Kamu tidak meninggalkan Aku , Aku akan berusaha menyanggupinya karena Aku benar benar tidak bisa tanpa mu sayang ." Jawab Adit sembari mencium mesra tangan Wati


" Yang pertama Aku mau Kamu bawa Aku ke Jakarta Aku ingin tinggal di sana supaya bisa selalu dekat dengan Mu dan yang kedua Aku mau Kamu merahasiakan status aslimu di depan Budhe Mas Aku tidak mau Budhe kecewa dan kepikiran hingga akhirnya membuat kesehatan Beliau menurun lagi bagaimana Mas apakah Kamu menyanggupinya ?" Tanya Wati dengan wajah serius


Adit terkejut setengah mati dengan persyaratan yang diajukan oleh Wati terutama syarat nomer satu itu bagaimana mungkin Dia mengajak Wati untuk tinggal bersama di apartemen yang kini Dia huni bersama Tyas Sang Istri sah .


Terlihat Adit berpikir sejenak sebelum akhirnya memberi jawaban ke Wati


" Kenapa Kamu ingin tinggal di Jakarta , Dan siapa yang akan menemenai Budhe di sini ?" Tanya Adit dengan muka sedikit panik


" Kamu jangan kawatir Mas kan ada Lek Jumi yang akan menemani Budhe toh kesehatan Budhe akhir akhir ini cukup membaik dan Kamu nggak usah panik begitu Aku tidak akan meminta tinggal bersama Kalian juga tidak memaksamu harus tinggal bersama ku setiap waktu hanya saja Kamu harus ingat mengunjungi ku ya , Juga Aku mau Kamu carikan kamar kost atau rumah kontrakan yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalmu sekarang Mas lagian Aku juga kasian kalau Kamu harus bolak balik Jakarta Yogyakarta capek pastinya ." Jawab Wati menjelaskan maksudnya untuk meminta pindah ke Jakarta .


Adit sedikit mengerti akan maksud tujuan Wati itu Dia juga membenarkan kalau dirinya juga capek harus bolak balik menemuinya dan sering meninggal kan Tyas seorang diri di Jakarta pasti cepat atau lambat Tyas akan curiga padanya


"Baik lah Aku akan mencarikan mu kontrakan rumah dan akan menafkahi Mu sama persis dengan nafkah yang Ku berikan padanya dan mengenai waktu mengunjungi mu Aku akan mengatur nya setelah Kamu pindah ke Jakarta gimana Kamu setuju sayang ?" Ujar Adit meminta persetujuan Wati


" Baik lah Mas Aku setuju ." Jawab Wati dengan senyum manisnya


" Dan jangan lupa Kamu harus merahasiakan pernikahan Kita jangan sampai bocor dan diketahui oleh Dia ." Kata Adit mengingatkan Wati agar menyimpan rapat status mereka .


"Mas siapa nama istri tua Mu itu apakah Dia lebih cantik dari Aku juga lebih hebat goyangnya dari Ku bolehkah Aku melihat fotonya ?Cicit Wati meminta agar Adit memberitahu seperti apa sosok Sang Madu juga mengijinkan Wati agar bisa melihat fotonya .


" Sosok nya seusia Kamu dan tidak ada yang melebihimu sayang kamu lebih segala galanya dibanding Dia dan mengenai fotonya Aku tidak pernah menyimpan fotonya di hp ku hanya menyimpan foto mu saja toh Dia ngga penting bagiku sudah ah jangan membahas tentang Dia lagi Aku muak sayang yang ada nanti akan semakin menyakiti hati Mu saja ." Balas Adit setengah berbohong agar Wati menyudahi kekepoan nya dengan sosok Tyas

__ADS_1


Dalam hati Adit bwrdebat sendir dengan angannya apakah benar Tyas tidak sepenting itu baginya dan apakah benar Dirinya tidak mencintai Tyas sedikit pun hingga ciuman Wati lah yang membuyarkan lamunan Adit itu dan kembali mengulangi pergulatan panas mereka dengan saling mengejar memberi kepuasan satu sama lainnya hingga entah pelepasan yang keberapa kalinya sampai mereka tertidur karena kelelehan


__ADS_2