Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Cerita yang sebenarnya 1


__ADS_3

" Sudah pulang Mas. " Sapa Tyas sesaat setelah melihat Naka membuka pintu utama apartment.


" Hay sayang ngapain disitu ? " Tanya Naka


" Nggak ngapa ngapain sih, tadi Aku haus saja terus bangun ngambil minum sekalian duduk disini sembari nungguin Kamu pulang." Jawab Tyas dengan senyum sumringah nya itu


Kemudian Naka pun berjalan menghampiri Tyas yang tengah duduk di sofa depan TV dan ikut duduk di samping nya.


" Kamu mau minum apa Mas biar Aku ambilkan? " Tanya Tyas mencoba menawari minuman untuk Naka


" Aku stress banget sayang tolong ambilkan botol wine itu ya." Jawab Naka seraya melepaskan jas nya.


Tyas kaget mendengar jawaban Naka barusan ya bagaimana Dia tidak kaget Mereka menikah sudah hampir empat bulan lamanya dan baru kali ini Naka mengeluh stress lalu meminta diambilka wine untuk di minum nya.


Dia terlihat berpikir sejenak apakah Naka adalah sosok peminum aktif minuman jenis wine atau kah Dia tengah menyimpan sebuah rahasia besar hingga membuatnya stress lalu melampiaskan dengan meminum minuman haram tersebut dan masih banyak lagi monolog lainnya di hati Tyas hinggaembuatnya terlihat bengong.


" Sayang hay sayang kok Kamu malah melamun sih." Kata Naka membuyarkan lamunan Tyas itu


" Eh nggak Mas maaf Aku hanya kaget aja saat Kamu meminta Aku mengambilkan botol Wine untuk mu." Balas Tyas

__ADS_1


Naka tersenyum mendengar kata kata Tyas barusan dan Dia pun sebenarnya sudah menduga kalau Tyas pasti akan kaget dengan permintaan nya barusan namun Naka juga tidak bisa menutupi lagi kalau dirinya saat ini tengah stress.


Hingga akhirnya Dia pun beranjak dari duduk nya dan mengambil botol wine tersebut lalu menuangkan nya ke gelas khusus wine, dan berjalan menyusul sang istri yang tengah duduk di sofa tersebut.


" Dia menenggak minuman itu sedikit laku meletakkan nya di meja depan sofa tersebut, sementara itu Tyas masih terlihat bengong dan nampak mengamati Naka yang meletakkan gelas wine nya itu di meja depan sofa.


" Mas, tolong jawab jujur pertanyaan ku." Ujar Tyas sembari menatap wajah Naka.


" Iya sayang pasti akan Aku jawab jujur kok coba Kamu katakan saja." Sahut Naka seraya membelai lembut rambut Tyas


" Sebenarnya ada masalah apa yang tengah Kamu sembunyikan di belakang ku, Kita menikah sudah hampir setengah tangun dan baru kali ini Aku mendengar Kamu bilang stress hingga Kamu minum wine begini." Ucap Tyas dengan nada serius


Nampaknya Tyas tidak puas dengan jawaban Naka barusan, Dia tau kalau Naka tengah membohongi dirinya dengan alasan masalah kantor pasti ada masalah besar yang tengah di sembunyikan dari nya itu.


" Kamu jangan membohongi ku Mas, Kita ini suami istri sudah sepatutnya Kita saling terbuka saling memberi solusi jika salah stau diantara Kita sedang dilanda masalah, ini pertama kalinya Aku melihat Kamu minum wine pasti Kamu sedang ada masalah besar atau memang ini sebenarnya kebiasaan Mu saat Kamu tengah di terpa masalah." Ucap Tyas yang mulai emosi


" Sayang." Kata Naka yang mencoba merayu Tyas agar tidak berlanjut kemarahannya itu


" Ah sudah lah Mas, Aku capek Aku mau tidur." Sahut Tyas yang terlihat sewot

__ADS_1


Naka sadar kalau Tyas sedang emosi marah dan Dia pun kalang kabut saat melihat Tyas sudah beranjak berjalan menuju kamar itu


" Sayang hei sayang jangan marah dong, ok Aku akan cerita tapi janji Kamu jangan marah maupun emosi ya." Kata Naka mencoba menego Tyas yang terlihat marah itu


Tyas yang semula berjalan menuju kamar itu pun terlihat menghentikan langkah nya dan menoleh kearah Naka yang tengah berdiri di belakang nya itu


" Memangnya ada apa hingga Kamu meminta Kau agar tidak marah? " Tanya Tyas masih dengan nada yang kurang bersahabat


" Ya Kamu harus janji dulu, baru setelah itu Aku akan bercerita." Jawab Naka seraya memeluk erat pinggang Tyas


Tyas pun berbalik badan menghadap Naka dan menatap wajah Sang suami , Dia berusaha menerka nerka ada masalah apa yang tengah di alami oleh Naka namun nampaknya Tyas tak menemu kan nya hingga mau tak mau Dia pun menyetujui perjanjian yang barusna di kemukan oleh Naka tadi


" Sayang sebenarnya Maritha lah dalang dibalik musibah yang menimpa Mu itu , Dia membayar seseorang untuk mencelakai Kamu dan calon anak Kita." Kata Naka memulai ceritanya


Dan sontak saja Tyas kaget setengah mati mendengar perkataan Naka barusan, Dia terkejut antara percaya dan tidak dengan apa yang di dengar nya itu.


" Kamu tidak sedang bercanda kan Mas, juga Kamu jangan sembarangan Menuduh orang Mas." Kata Tyas


" Tidak sayang Aku tidak sedang bercanda juga tidak sedang memfitnah seseorang apa yang Aku ucapkan itu benar dan Aku juga punya bukti bukti kuat nya." Balas Naka sopan

__ADS_1


Seketika Tyas menangis histeris manakala teringat dengan musibah yang dialaminya itu memory otak nya kembali teringat saat saat pria misterius itu menendang perutnya dengan sangat keras hingga akhirnya menyebabkan dirinya keguguran.


__ADS_2