
" Kamu sudah memaaf kan Aku kan Dek ?" Tanya Ditya sembari menggenggam erat tangan Tyas .
Tyas pun mengangguk sambil tersenyum manis dan sukses membuat Ditya terkesima .
" Oya Mas Kamu pasti lapar ya Aku buatin makanan dulu ya baru Aku berangkat kerja ." Balas Tyas .
" Hemmm sebenarnya sih Aku sangat lapar Dek tapi males makan ah nggak Kamu temani makan ." Sahut Ditya cemberut manja
" Dih tapi Aku kan harus kerja Mas gimana dong ?" Tanya Tyas .
" Aku ada ide Dek , Gimana kalau Kamu hari ini ijin tidak masuk kerja saja dan Kita makan di luar ." Jawab Ditya menoleh kearah Tyas sambil mengedip ngedipkan kan kedua matanya .
" Nggak enak saman manager Wiland Mas masa kemarin saja habis ijin libur sekarang malah ijin lagi ." Balas Tyas dengan muka seriusnya
" Ya sudah kalau begitu Aku mogok makan saja ." Kata Ditya pura pura ngambek .
Melihat Ditya tengah cemberut ngambek maka luluh lah hati Tyas .
" Iya iya deh hari ini Aku ijin nggak masuk ,Tapi Kamu yang ngijinkan ke Manager Wiland ." Sahut Tyas sambil mencubit lengan Ditya
" Ok ok nggak ada masalah nona ." Balas Ditya
Ditya segera mengambil hp dikamar tidur pribadinya lalu menghubungi Wiland untuk memintakan ijin tidak masuk kerja buat Tyas malam ini
Selesai memintakan ijin untuk Tyas , Ditya meminta Tyas untuk mandi ganti baju dan dandan Dia akan mengajak Tyas makan malam di luar malam ini ..
Tyas pun menurut perintah Ditya segera Dia bergegas masuk ke kamar pribadi nya untuk mandi lalu ganti baju dan memoles make up tipis tipis di wajah ayunya dan untuk melengkapi tampilan ayunya Tyas menyemprotkan parfum vanilla aromatic di tubuh nya dan setelah selesai dandan dan sudah siap Tyas keluar kamar karena Ditya sudah menunggunya di raung tamu
Ditya terpana melihat penampilan elegant dan cantik Tyas malam ini matanya hampir tak berkedip memandang Tyas dari ujung rambut sampai ujung kaki sungguh paripurna gadis ini cantiknya guman Ditya dalam hati
" Kenapa Mas apakah ada yang salah dengan pakaian atau dandanan ku ?"Tanya Tyas merasa sedikit aneh dengan pandangan Ditya padanya
" Ah nggak Dek kamu malam ini sungguh cantik ." Jawab Ditya .
Tyas tersipu malu dengan pujian Ditya padanya itu pipinya merah merona melamunkan andaikan mereka adalah pasangan suami istri yang sesungguhnya betapa bahagia dirinya kini
" Malah bengong sudah siap ayo Kita berangkat ." Kata Ditya membuyarkan lamunan Tyas itu
Lalu mereka pun berangkat bersama menuju tempat makan yang dirahasiakan keberadaannya itu oleh Ditya .
Di sepanjang perjalanan mereka Ditya mencuri curi pandang kearah Tyas ,Di dalam hatinya ada rasa yang sulit diterjemahkan yang pasti Ditya merasa senang bahagia saat bersama Tyas seperti ini dan merasa ada yang kurang saat dirinya berjauhan dengan Tyas seperti kemarin saat dirinya harus pergi ke Yogyakarta menemani Wati untuk merawat Budhe di rumah sakit jika dulu Ditya selalu memikirkan kapan waktu yang tepat untuk memberitahu Tyas tentang hubungan dirinya dengan Wati juga masa depan pernikahan mereka yang harus secepatnya berahir keadaan sekarang berbeda dirinya kini lebih banyak memikirkan masa depan indah nya dengan Tyas punya anak dan menua bersama nanti
__ADS_1
Sementara Tyas tengah asik mengotak atik hpnya berbalas pesan dengan Sang Sahabat yang tak lain adalah Wati Tyas menceritakan kebahagiaan nya rasa syukurnya mempunyai seorang suami yang sangat baik penuh perhatian , Dirinya juga bercerita jika Dia kini sedang diperjalanan menuju tempat makan sebagai perminta maafan sang suami karena kesalahan kecil nya itu .
Wati merasa iri dengan kehidupan bahagia rumah tangga Sang Teman itu , Dia berharap agar secepatnya Adit melamar dirinya dan segera menikah jika dulu Dia sangat menentang saat Adit mengajaknya menikah siri dulu sembari menunggu restu dari kedua orang tua Adit sekarang berbeda Dirinya seakan akan Dia sudah masa bodoh dengan restu dan ijin dari Orang Tua Adit ah mungkin sudah saat nya Aku lebih memikirkan kebahagiaan dirinya sendiri .
" Kita sudah sampai Dek ." Kata Ditya
Ternyata tempat yang mereka tuju adalah sebuah gedung tinggi nan megah Tyas sempat bertanya tanya dalam hati tempat apa ini dan kenapa Mas Ditya mengajaknnya kesini apakah mereka akan menghadiri pesta pernikahan lagi dan masih banyak lagi pertanyaan yang berlalu lalang di hati Tyas dan sangking kagumnya akan kemegahan gedung itu hingga tanpa di sadari oleh Tyas ternyata Ditya sudah membukakan pintu mobil untuk nya.
" Ah terima kasih banyak Mas ." Kata Tyas sembari melangkah keluar mobil .
Ditya pun mengangguk dan meraih tangan Tyas lalu berjalan kearah bagian satpam gedung menyerahkan kunci mobil untuk diparkirkan kemudian mereka berdua pun berjalan masuk ke dalam gedung itu lalu naik Lift menuju temoat makan yang ternyata diam diam Ditya sudah memesan meja untuk dirinya dan Tyas sore tadi sebelum pulang keapartemen .
" Mas sebenarnya kita mau kemana to ?" Tanya Tyas penuh tanda tanya
" Sudah Kamu tenang saja nanti juga akan tau dan aman kok ." Jawab Ditya
Selang lima menit lift yang mereka tumpangi pun sudah sampai di depan tempat makan mewah mereka berdua di sambut oleh resepsionis yang dengan ramah nya menanyai apakah sudah memesan meja reservasi dan Ditya mennjawab dengan lugas bahwa mereka sudah memesan meja Dia juga menunjukan bukti nya barulah resepsionis itu dengan ramah membawa mereka berdua menuju meja pesanan tersebut dan menyerahkan buku daftar untuk dipilih oleh mereka karena tempat makan itu sangat eksklusif jadi pelayan tidak berani sembarangan mempersilahkan tamu untuk langsung duduk tanpa memberikan bukti reservasi tempat terlebih dahulu .
Tyas dan Ditya duduk berhadap pan , Tyas dibuat kagum dengan kecantikan dan kemewahan tempat makan tersebut pengunjung tidak berbaur jadi satu tersedia tipe family dan privad room saja mereka juga menyajikan olahan makanan khas tanah air dan juga manca negara dengan menu utama sea food diolah langsung oleh koki profesional tentunya dengan penyajian yag istimewa menggugah selera jad tidak heran dengan harga yang cukup membuat Tyas berdecak kagum saat melihat label harganya di buku daftar menu .
" Kamu mau makan apa Dek silahkan kamu sebutkan biar di catat oleh Mas nya ?. Tanya Ditya
Tyas masih kebingungan menu mana yang hendak Dia pilih lebih tempat nya Tyas merasa keheranan dan kaget dengan label harga makanan itu dalam hati dia bertanya kenapa makanan di sini sangat mahal bukankah bahannya sama dengan bahan yang dijual dipasar pasar .
" Hey malah bengong lagi , Sudah jangan mikirin harga ." Kata Ditya membuyarkan lamunan Tyas itu
" Eh maaf mas hehehehe." Balas Tyas
" Kamu pilih yang mana ?" Tanya Ditya sekali lagi
" Terserah Mas Ditya aja deh , Aku ngikut saja ya ." Jawab Tyas sembari tersenyum
Kemudian Ditya terlihat memilih menu makanan yang Dia suka dan berharap Tyas juga menyukainya tak lupa Ditya juga memilih minuman untuk mereka berdua .
Setelah menyebutkan menu yang telah dipilihnya itu untuk di catat oleh pelayan restorant , hp Ditya di saku berdering terus kemudian Dia memeriksa siapa gerangan yang menghubungi nya itu dan ternyata adalah panggilan dari Wati ada apa sih batin Ditya dalam hati
" Maaf Dek Aku ke toilet dulu ya ." Kata Ditya meminta ijin ke Tyas
" Iya Mas jangan lama lama ya ." Balas Tyas
Tyas merasa sedikit aneh bertanya tanya dalam hati siapa sih yang menelpon Mas Ditya ini kok kelihatannya penting banget sampai sampai harus ke toilet untuk mengangkat teleponnya kenapa tidak diangkat disini saja .
__ADS_1
Sementara itu di toilet Ditya terlihat mengakat panggilan telepon dari Wati yang ternyata hanya mengabarkan kalau Budhe sudah pulang dari rumah sakit , Ditya ikut lega karena Budhe sudah boleh pulang dan setelah obrolan singkat itu Ditya mengahiri panggilan telepon dari Wati mesti Wati masih merengek jangan dimatikan dulu dengan dalih masih kangen .
Ditya kembali duduk di depan Tyas
" Sudah selesai Mas ? Tanya Tyas saat melihat Ditya sudah berdiri dihadapannya dan hendak duduk itu
" Sudah Dek maaf ya tadi si Fredi telepon nanyain besok masuk kerja nggak gitu ." Jawab Ditya berbohong
Tyas terlihat mengernyyitkan dahinya seakan tak percaya dengan jawaban dari Ditya itu tapi Tyas tetap memaksa hatinya untuk percaya saja .
Tak berselang lama pesanan mereka pun datang dan tertata rapi di meja .
Ditya dan Tyas menikmati hidangan makan mereka dengan diiringi oleh alunan musik klasik lampu yang tidak terlalu terang dan ditambah lilin yang menyala di meja semakin menambah kesan romantis suasane makan mereka .
disela sela waktu makan itu Ditya bertanya apakah Tyas menikmati nya dan senang dengan suasa itu Tyas pun menjawab Ya dirinya menikmati masakan juga suasana trmpat makan itu Tyas pun kembali bertanya pada Ditya kenapa malam ini Dia mengajak makan malam dengan suasana seperti itu juga tempat lain dari yang biasa mereka datangi Ditya pun jawab ini sebagai tanda terima kasih atas maaf yang Tyas berikan kepada kelalaian yang dilakukan Ditya kemarin Ditya juga berkata
"Kamu orang spesial Dek jadi pantas Ku bawa kesini ."
Tyas merasa malu dengan sanjungan Ditya itu
" Ah Mas Ditya kamu terlalu berlebihan karena Aku tidak lah lebih baik daripada Mama yang seharusnya Mama lah yang pantas kamu bawa kesini ." Balas Tyas
Ditya terlihat merogoh saku celana nya dan mengeluarkan kotak cantik dari saku dan memegangnya dengan tangan satu nya sementara tangan yang satu lagi meraih tangan Tyas
" Dek ini adalah momen First Date kita kuharap ini adalah awal yang baik untuk hubungan rumah tanhga kita selanjutnya Aku tau Aku belum sempurna untuk menjadi Suami mu dan Aku akan berusaha untuk itu juga Aku butuh bantuan da dukungan mu ." Kata Ditya serius sambil memegang tangan kanan Tyas .
Tyas sedikit bingung sikap Ditya itu kenapa ada apa gerangan kira kira itulah yang tengah berkecambuk dala benak Tyas meski dirinya juga senang .
" Iya Mas Kita akan berjuang bersama sama Aku juga bukan sosok istri yang sempurna untuk mu maka selalu bimbing Aku ." Balas Tyas .
" Maukah kamu menerima hadiah ku ini?" Tanya Ditya
" Apa ini Mas , Jika kiranya baik dan mampu membuatmu senang maka Aku akan menerima nya ." Jawab Tyas
Ditya tersenyum mendengar jawaban dari Tyas itu Ditya bersyukur telah di pertemukan juga menikah dengan sworang istri sebaik dan sesopan menghargai suami seperti Tyas ini Ditya juga berjanji dalam hati bahwa Dia akan berjuang sekuat tenaga untuk membahagiakan menjaga dan melindungi Tyas juga mempertahankan rumah tangga mereka .
Terlihat Ditya membuka kotak kecil cantik itu dan terlihat di dalam nya berisi sebuah cincin cantik bertahtakan berlian kemudian Ditya menyematkannya di jari manis Tyas dan selesai menyematkan cincin tersebut Ditya terlihat mencium tangan Tyas tersebut
Oh jangan tanyakan bagaimana suasana juga perasaan hati Tyas malam itu antara sedih terharu bercampur rata dengan senang bahagia dengan sikap perlakuan Ditya padanya dan apakah ini yang dinamakan jatuh cinta sungguh Tyas tak mampu mengontrol suasana hatinya itu hingga Dia pun terlihat meneteskan air mata di pipinya .
Ditya paham dan tau tentang perasaan yang tengah dirasakan Tyas mungkin ini adalah pengalaman kencan pertama yang di rasakan Tyas segera Ditya pindah duduk disamping Tyas dan memeluk Tyas erat erat sambil menciumi ubun ubun Tyas dengan lembut .
__ADS_1
Selesai dengan adegan romantis juga acara makan makan sudah selesai Ditya memutudkan mengajak Tyas jalan jalan sebentar ditaman dengan dalih olah raga jalan kaki karena tadi mereka telah makan banyak karbohidrat padahal sejatinya Ditya hanya ingin berlama lama ngobrol dengan Tyas