Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
kejujuran


__ADS_3

Saat Tyas sudah sampai di apartement tempat tinggalnya bersama Ditya , Dia tak melihat Ditya duduk di sofa depan tv seperti biasa " Ah mungkin Dia sedang didalam kamarnya ." guman Tyas dalam hati lalu Dia pun segera masuk ke kamar untuk membersihkan diri dan istirahat tidur lebih awal karena besok Dia akan mulai masuk kerja lagi


Sementara Ditya telihat tengah mengobrol dengan Sahabatnya Wiland di sebuah kafe yang tak jauh dari tempat tinggalnya .


" Jadi Lo kemarin nggak tau kalau Si Tyas sakit lalu Kalian bertengkar dan Lo salah paham ke Tyas dan Gue wah hebat sekali Lo Bro ? Tanya Wiland saat mendengar pernyataan Ditya barusan .


" Bro ,Gue minta maaf ke Lo ." Jawab Ditya


" Ditya Ditya Lo itu sahabat Gue dan Lo nggak perlu minta maaf begitulah oya Dit Gue punya pertanyaan yang harus Lo jawab jujur ya ?" Sahut Wiland


Ditya menggangguk dan mempersilahkan Sang Sahabat untuk bertanya


" Sebenarnya apa yang tengah Lo sembunyikan dari Gue , Lo sering ninggalin Tyas sendirian dirumah dengan alasan mengawasi kantor cabang di Yogyakarta sana itu dulu dan sekarang Lo hampir tiap malam ninggalin Dia sendirian di rumah dengan alasan Lo yang nggak jelas itu sebenar nya apa yang tengah Lo lakuin di luar sana jangan bilang Lo lagi ngejalanin bisnis barang haram diluar sana ?" Tanya Wiland dengan wajah penuh selidik


" Enak aja Lo ngomong ya Gue kerja lembur di kantor lah ." Jawab Ditya berbohong pada Sahabatnya itu .


" Apa Lo bilang kerja , emang Lo kerja apa malam malam gitu jadi gigolo Lo sekarang emang gaji Mu kurang , Oh ayolah Ditya kita ini bersahabat cukup lama bahkan Gue udah nganggap Lo sebagai saudara sendiri plis jangan menyembunyikan sesuatu dibelakang ku cerita lah sejujurnya ." Sahut Wiland


Ditya termengung berpikir apakah ini sudah saat nya Dia bercerita kepada Wiland tentang pernikahannya dengan Tyas dan juga pernikahan sirinya dengan Wati hingga akhirnya Ditya memutuskan untuk menceritakan saja perihal pernikahan sirinya dengan Wati dan tetap menutup rapat pernikahannya dengan Tyas


" Apaaa, Sudah gila kah Kamu Aditya Winata dengan nekat menikahi Dia ?" Tanya Wiland dengan setengah berteriak .


Ditya hanya diam seribu bahasa


" Lalu bagaimana dengan kedua Orang Tua Mu apakah mereka sudah tau dan bukankah mereka tidak merestui kalian juga mereka sudah menjodohkan Mu dengan wanita pilihan mereka ?" Tanya Wiland dengan tatapan serius kearah Ditya.


" Mereka belum tau tenteng pernikahan siriku dan Wati , Aku tidak memberitahu mereka karena Aku tidak sanggup melihat raut kecewa di wajah kedua Orang Tua ku ." Jawab Ditya dengan nada lemah .


" Lalu kenapa Kamu nekat menikahi Wati bukankah kemarin Aku sudah menasehati Kamu untuk membatalkan pernikahan itu ?" cecar Wiland dengan wajah penuh tanya


" Budhe nya yang terus memaksa Aku untuk menikahi Dia Bro , Aku tak tega saat melihat keadaannya yang semakin memburuk itu dan Dokter pun memberitahu Aku kalau umur Budhe mungkin sudah tidak lama lagi ." Jawab Ditya dengan wajah sedikit menahan sedih

__ADS_1


" Halah itu alasannya saja untuk menjebak Kamu agar Kamu cepat menikahi Wati ,Buktinya Dia masih hidup kan sampia sekarang ." Sahut Wiland


" Kenapa Kamu berpikir semacam itu Bro ?" Tanya Ditya dengan wajah bingung


" Ya bisa saja kan itu terjadi ." Jawab Wiland asal


" Terus Aku harus bagaimana ini menghadapi semua masalah ." Balas Ditya


" Untuk pernikahan Mu dan Dia menurutku pernikahan itu sakral bukan lelucon mainan sesaat Kamu punya tanggung jawab kepada Yang Maha Kuasa Kamu trlah berani menikahi Dia berati Kamu berani menghadapi segala resikonya dan mengenai kemarahan Tyas Aku sarankan Kamu minta maaf ke Dia beri Dia rasa nyaman jangan sering tinggalin Dia seorang diri Bro bahaya ." Jawab Wiland


Dan tak di sengaja Wiland melihat cincin dijari Ditya sama persis dengan yang dipakai Tyas pikirannya melayang apakah wanita pilihan kedua orang tua Ditya yang dijodohnkan dengan Ditya adalah Tyas dan apakah mereka sudah resmi menikah mengingat mereka tinggal bersama memakai cincin yang sama dan yang lebih mencolok di pemikiran Wiland adalah kenapa setiap kali Tyas marah ngambek Ditya pasti bingung galau dan terlihat sangat bersedih juga Ditya tidak pernah mengijinkan Dirinya mendekati Tyas .


" Bro Aku mau tanya serius ke Kamu sebenarnya Tyas itu sebenarnya adik Mu atau istri Mu tolong jawab jujur ?" Tanya Wiland dengan wajah serius penuh kecurigaan .


Ditya terlihat kelimpungan hendak menjawab apa kalau Dia menjawab jujur pasti Wiland akan memberitahu Tyas perihal pernikahan sirinya dengan Wati maka Sia pun memutuskan menjawab


"Ya adik lah kenapa ?" Tanya Ditya kembali .


" Kalau Dia benar adik Mu maka ijinkan Aku mendekati dan memilikinya biarkan Aku yang menjaga Dia dan Kamu jaga si Wati Mu yang judes itu ." Jawab Wiland .


Lalu mereka pun berpisah Wiland pulang kerumah nya sementara Ditya melajukan mobilnya mampir ke toko penjual bungan Dia membeli seikat besar bunga mawar merah lalu Dia juga membeli sebuah tas cantik keluaran terbaru merek terkenal dunia semua itu akan Dia hadiah kan untuk Tyas sebagai penebus kesalahannya kemarin


Tak berselang lama mobil Ditya pun telah sampai di apartemen tempat tinggalnya Dia segera memarkirkan mobilnya lalu turun dan berjalan menuju lift lalu naik keatas


Saat sampai diunit tempat tinggalnya Ditya segera membuka pintu berharap Tyas masih belum tidur dan ternyata Tyas sudah tidur di kamarnya ,


Ditya memberanikan diri mengetuk pintu kamar Tyas


Tyas yang belum sepenuhnya tidur pun bangun dan beranjak membuka pintu kamar


" Dek Aku ngomong sama Kamu ." Kata Ditya saat melihat Tyas sudah membuka pintu kamarnya .

__ADS_1


Tyas mengamgguk lalu Dia berjalan menuju sofa depan tv dan Ditya mengikutinya dibelakang .


" Ada apa lagi Mas ?" Tanya Tyas datar


" Aku mau minta maaf pada Mu Dek , Sungguh Aku tidak tau kalau kemarin Kamu sakit dan Aku tidak tau kalau Kamu juga menghubungi Ku ." Balas Ditya


" Nggak papa Mas toh Aku juga sudah membaik ya meskioun bukan Kamu yang ada di sampingku dan mengantarkan Aku dokter malam itu tapi seenggaknya Aku bersyukur ada Mas Wiland dan juga Diah yang sigap langsung kesini ." Sahut Tyas dengan nada sedikit menyindir .


" Tolong maaf kan Aku Dek , Aku janji tidak akan mengulangi nya lagi ." Balas Ditya


" Jangan mudah berjanji Mas kalau Kamu tidak mampu dan bisa menepatinya toh Kamu juga akan mengulanginya lagi dan lagi lagian jangan sering mengucapkan kata maaf Mas Aku sudah kenyang mendengar kata maaf an Mu itu ." Kata Tyas dengan nada emosi .


" Iya Aku tau dan paham Dek dengan kemaraha Mu itu tapi tolong beri Aku kesempatan untuk Aku membenahi diriku agar bisa menjadi Suami yang baik untuk Mu ."Ucap Ditya tulus sambil duduk bersimpu didepan Tyas mengharap diberi kesempatan oleh Tyas


Tyas termenung memikirkan semua ini Aku tidak boleh egois mementingkan perasaanku sendiri tanpa melihar perasaan kedua Orang Tua juga kedua Mertuanya itu jika tau Dia berpisah dengan Ditya dan juga Tyas ingin bermain menyelidiki siapa wanita yang jadi selingkuhannya Ditya itu


Tyas ini bukan Orang bodoh yang gampang terlena oleh kata maaf juga gila akan gelimangan harta dan kemewahan lainnya juga Dia tidak haus pujian maupun perhatian palsu Ditya , Dia punya caranya tersendiri menyelidiki tentang dugaan perselingkuhan Ditya itu


Dan akhirnya Dia memutuskan untuk memberi kesempatan terahir untuk Ditya


" Bangun Mas jangan duduk di situ ." Pinta Tyas


" Tidak Dek Aku tidak akan bangun sebelum Kamu memberi Aku kesempatan kepada Ku ." Jawab Ditya


" Baik lah Aku akan memberi Kamu kesempatan Mas tapi Kamu harus janji rubahlah sikap Mu itu dan yang terpenting jangan pernah Kamu bohongi Aku lagi ingat Mas yang Kamu bohongi itu bukan cuma Aku tapi ALLAH Mas karena kamu menikahiku dengan menyebut lafads ALLAH lalu berjanji akan setia ." Balas Tyas


" Tolong maafkan kekhilafan Ku Dek jujur Ku akui Aku selingkuh dibelakang mu tolong ampuni Aku Tyas ." Sahut Ditya dengan berurai air mata penyesalan .


Tyas tidak terlalu terkejut dan terlihat santai memdengar pengakuan Ditya barusan karena sejatinya Dia sudah tau kalau Sang Suaminya itu diam diam sudahenyelimgkuhinya dibelakang Dia .


" Jangan berkedok kata khilaf Mas atas kesalahan yang sengaja Kamu sengaja perbuat dan ingat Mas jangan pernah berselingkuh dibelakang Ku dan jika sampai Kamu ketahuan selingkuh oleh Ku maka detik itu juga Aku akan pergi dati Mu ." Kata Tyas penuh arti

__ADS_1


Tyas melihat ada kejujuran dan ketulusan dimata Ditya dan dia pun mencoba berdamai dengan keadaan agat Ditya tidak curiga padanya


Sementara Ditya yang mendapat kesempatan dari Tyas itupun merasa senang dan bersyukur karena Tyas masih mau menerimanya kembali


__ADS_2