
Rombongan Tyas beserta kedua Orang Tuanya telah sampai di restoran mewah dalam kawasan hotel berbintang lima, Dan Mereka langsung di jemput oleh Seketaris Anton di lobby Hotel kemudian diantar kan ke privat room kelas VVIP restoran tersebut.
Rasa takjub dan kagum dengan kemewahan gedung itu tergambar jelas di wajah Tyas terlebih Bapak dan Ibuk yang mana ini adalah pengalaman pertama Mereka menginjak kan kaki di gedung mewah pusat Ibu kota itu
" Mari silakan masuk Pak Buk Nona, Eyang Putri dan Tuan Naka sudah menunggu kehadiran Anda semua." Kata Seketaris Anton seraya membukakan pintu masuk ruang privat room itu
" Terima kasih." Balas Tyas sopan
Kemudian Mereka semua pun segera masuk kedalam menyusul Naka dan Eyang Putri yang sedari tadi sudah menunggu kedatangan Mereka itu.
" Selamat malam Eyang, Mas Naka. " Sapa Tyas seraya menyalami Eyang Putri dan Naka itu secara berganti kemudian diikuti oleh Bapak dan Ibuk
" Selamat malam juga Sayang, Malam Pak Buk." Sahut Eyang Putri seraya berjabat tangan dengan calon besan juga calon menantu nya itu
" Perkenalkan nama Saya Samsul Bapaknya Tyas dan ini Rukmi istri Saya Ibuknya Tyas. " Kata Bapak memperkenalkan diri pada Eyang Putri itu
__ADS_1
" Iya Pak Samsul Bu Samsul salam kenal juga nama Saya Sekar, Saya Eyang Putri nya Naka calon suaminya Tyas putrinya Bapak dan Ibuk." Balas Eyang Putri sopan.
Bapak dan Ibuk pun tersenyum mengangguk mendengar ucapan Eyang barusan, kemudian Eyang Putri pun mempersilahkan Bapak dan Ibuk juga yang lainnya untuk duduk.
Dan sebelum memulai pembicaraan serius itu, Eyang Putri terlebih dahulu memesan makanan juga minuman untuk Mereka semua
" Pak Samsul dan Ibuk, sebelumnya Saya mohon maaf sebab Saya telah mendatangkan Bapak Samsul dan Ibuk ke Jakarta ini secara mendadak." Kata Eyang Putri memulai pembicaraan di tengah tengah waktu menunggu menu makanan pesanan Mereka datang
" Nggih Bu Sekar tidak apa apa dan kalau boleh tau dalam rangka apa ya Kami di datangkan Ke Jakarta ini apakah ada hubungannya dengan persiapan pernikahan nya Tyas dan Naka ?" Balas Bapak dengan nada sopan
" Nggih Bu monggo dimulai pembicaraan nya." Sahut Pak Samsul
"Begini Pak Buk, pernikahan Mereka tinggal tiga minggu lagi dan tempo hari Saya sudah bicara dengan Tyas sebagai pihak mempelai wanita mengenai konsep pernikahan Mereka yang mana Tyas mengajukan permintaan untuk acara Ijab Qabul nya dilaksanakan secara tertutup hanya dihadiri oleh pihak keluarga inti saja dan diselenggarakan di rumah kediaman Rina kakak kandung nya Tyas dan resepsi nya akan diselenggarakan di gedung ballroom hotel Bagaskara grub . " Ujar Eyang Putri panjang lebar
Bapak Ibuk, Tyas dan Naka juga Seketaris Anton mendengarkan ucapannya Eyang Putri secara seksama hingga akhirnya Bapak pun bertanya pada Eyang Putri.
__ADS_1
" Maaf Bu Sekar apakah acara resepsi nya akan diselenggarakan secara meriah lalu apakah Kami mampu membayar biayanya? " Tanya Pak Samsul jujur
Ya Pak Samsul ini orangnya sangat disiplin sifatnya tegas Beliau tidak ingin terjadi masalah dibelakang nantinya jadi Beliau berinisiatif untuk bertanya dan anehnya Eyang Putri malah tertawa lepas mendengar pertanyaan Pak Samsul barusan.
" Oh Anda tidak perlu khawatir Pak Samsul dan Bu Samsul, Anda semua hanya cukup mendoakan saja semoga acara pernikahan Mereka berjalan lancar Sakinah mawadah warohmah rumah tangganya nanti dan mengenai biayanya serahkan pada Saya, Saya yang akan membayarnya jadi Bapak dan Ibuk tenang saja ya." Jawab Eyang Putri seraya meraih tangan Bu Rukmi
Mendengar jawaban dari Eyang Putri itu hati Pak Samsul dan Bu Rukmi pun merasa sedikit lega, Sungguh Beliau berdua tidak bisa membayangkan jika harus menanggung biaya resepsi berikut biaya ijab qabul itu butuh berapa ratus juta coba guman Bapak dalam hati.
" Juga Bapak dan Ibuk tidak perlu memikirkan tempat untuk resepsi juga menu jamuan nya dan untuk keluarga di kampung, Dayaenyewa bus untuk menjemput Mereka untuk kesini menyaksikan pernikahan Tyas dan Naka jadi Ibuk dan Bapak tolong di catat saja siapa yang kiranya mau diundang." Lanjut Eyang Putri
Bapak dan Ibuk juga Tyas dan yang lainnya itu mendengar perkataan Eyang Putri dengan seksama kemudian Bapak dan Ibuk pun mengangguk tanda setuju
Hingga akhirnya Mereka berenam pun menikmati santap malam ini dengan suasana yang lebih hangat dengan diselingi canda tawa.
Hingga malam pun semakin larut dan Mereka pun pulang kerumah masing masing untuk istirahat.
__ADS_1
Dikarenakan pernikahan Tyas dan Naka hanya tinggal beberapa hari lagi maka Bapak dan Ibuk pun memutuskan untuk menetap sementara di Jakarta dan akan pulang setelah pernikahan Tyas dan Naka telah usai.