Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Pengajian menjelang pernikahan.


__ADS_3

Tyas melewati prosesi pingitannya dengan penuh kesabaran, sabar untuk tidak keluar rumah seperti biasanya sabar untuk tidak bertemu dengan Naka dan juga sabar untuk tidak mengurus keriwehan ruko tempat nya mengais rejeki selama ini.


Rasa jenuh dan bosan sudah pasti menjangkiti hati Tyas saat melewati prosesi pingitan itu, namun Tyas sangat bersyukur dikelilingi oleh orang orang yang menyayangi nya selalu mensupport dirinya dan selalu sigap membantunya.


Misalnya saja untuk urusan ruko kedua sahabatnya Diah dan Yesi lah meng-handle seluruh orderan cake and pastry dan menyakiti sarapan sekaligus mengawasi seluruh pekerja di ruko itu, sementara dirumah Mbak Rina ada Bapak, Ibuk juga Mbak Rina dan Suaminya yang selalu menemani nya mengajak nya ngobrol menghiburnya hingga bisa membuat Tyas terhibur dan tidak terlalu stres saat di pingit.


Hari berlalu dengan sangat cepat hingga tak terasa acara Akad Nikah antara Tyas dan Naka pun tinggal dua hari lagi akan di gelar dan tentu saja kesibukan demi kesibukan sudah sangat terlihat jelas di rumah Eyang Putri yang mana seluruh asisten rumah tangga sedang membersihkan rumah lalu berlanjut menata makanan untuk acara nanti sore pengajian menjelang akad nikah besok pagi.


" Mbok Rah apakah semua nya sudah siap, dan juga apakah seluruh asisten rumah tangga sudah mandi dan sudah ganti baju untuk acara pengajian sebentar lagi? " Tanya Eyang Putri pada Mbok Rah.


" Sudah Buk, Semua sudah beres sudah siap heheheh." Jawab Mbok Rah seraya tersenyum

__ADS_1


" Ya sudah kalau begitu mari Kita semua ke depan bergabung dengan saudara yang lakinya untuk menyambut anggota pengajian datang, selesai acara pengajian nanti malam Kita ke rumah Rina untuk mengantarkan baju pengantin wanita." Kata Eyang Putri seraya berjalan ke depan bergabung dengan saudara saudara nya yang lain.


Tamu tamu yang akan mengikuti acara pengajian menjelang pernikahan Naka dan Tyas itu pun dimulai dengan di awali dari pembacaan kita suci Al-Quran kemudian dilanjutkan dengan acara pengajian yang dipimpin oleh ustadz terkemuka di kota itu lalu dilanjut dengan permintaan maaf sekaligus permintaan doa restu Naka pada Eyang Putri, dan semua yang hadir di situ agar besok diberi kelancaran saat mengucapkan ikrar janji suci pernikahan antara dirinya dan Tyas di depan penghulu.


Sementara itu suasana di rumah kediaman Mbak Rina juga Mas Gunawan , terlihat kesibukan yang hampir sama dengan kesibukan di kediaman Eyang Putri, dimana juga diselenggarakan acara pengajian juga permintaan ijin Tyas untuk menikah dengan Naka hanya saja bedanya di rumah Mbak Rina untuk acara pengajian di selenggarakan kecil kecilan tidak semewah di kediaman Eyang Putri.


Suasana baru nampak jelas di ruang keluarga kediaman Mbak Rina , terlebih saat Tyas memohon doa restu pada kedua Orang Tua nya juga pada para kakak kakak nya hinngga air mata pun tidak bisa lagi dibendung dan jatuh menetes membasahi pipi semua yang hadir di situ hingga akhirnya pengajian itu pun telah usai di selenggarakan dengan lancar.


Malam pun tiba selesai acara pengajian juga permintaan maaf dan doa restu selesai, Tyas diminta untuk segera masuk kedalam kamar oleh pihak protokoler WO itu.


" Selamat malam Pak Buk juga saudara saudara nya Tyas yang lainnya." Sapa Eyang Putri seraya menyalami Pak Samsul, Bu Rukmi juga anggota keluarga yang lainnya itu

__ADS_1


" Selamat malam juga Bu Sekar juga anggota keluarga yang lainnya, mari silahkan duduk." Balas Pak Samsul seraya mempersilahkan semua tamu yang hadir disitu untuk duduk diatas karpet yang telah disediakan


Eyang Putri dan Naka segera duduk sementara para asisten rumah tangga juga dibantu anak buahnya Seketaris Anton terlihat tengah menata semua hantaran dari keluarga mempelai pria itu di depan semua anggota keluarga Tyas.


Pak Samsul dan Bu Rukmi itu kaget setengah tidak percaya melihat barang barang hantaran dari keluarga calon mempelai pria itu, yang mana mayoritas barang barang nya branded mewah dan sudah pasti mahal.


" Maaf Pak Samsul dan Ibu ini baju untuk dipakai Tyas saat Akad Nikah besok tolong di Terima." Kata Eyang Putri seraya menyerahkan kotak yang berisi baju berwarna putih untuk acara Akad Nikah besok.


" Wah Terima kasih banyak Bu Sekar, akan Kami bawa masuk nanti juga Terima kasih banyak hantaran nya ini sungguh melimpah." Sahut Pak Samsul seraya menatap Eyang Putri


" Sama sama Pak Samsul, oya Kami juga mengingatkan besok selesai acara Ijab Qabul, Kami akan memboyong Tuas untuk menuju hotel tempat diselenggarakan nya resepsi." Balas Eyang Putri sopan.

__ADS_1


" Nggih Bu Sekar, Kami ngikut saja." Ujar Bapak


Hingga akhirnya rombongan Calon mempelai pria itu pun pamit pulang kerumah untuk istirahat mengumpulkan segenap tenaga guna menghadapi esok yang lebih baik.


__ADS_2