Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku

Saat Suamiku Lebih Memilih Temanku
Jalan jalan bersama mantan mertua (1)


__ADS_3

Tyas mengajak Ditya beserta Ibunya itu juga Naka tentunya meninjau langsung pembuatan Cake yang menjadi menu andalan di ruko itu yakni cake durian dan cake pandan.


Melihat kedatangan Tyas beserta rombongan nya itu, para karyawan menyambut nya dengan senyum nan ramah dan kebanyakan dari Mereka sudah lah sangat sangat akrab dengan Tyas majikan Mereka itu dan disini timbul lah rasa kagum yang mendalam diantara Mereka dengan sifat ke pemimpinan Tyas yang sangat lah mengayomi seluruh karyawan nya itu.


Bu Ratih nampak antusias melihat perkembangan juga kemajuan usaha milik Tyas yang terbilang sangat lah maju dan semakin sukses hingga Beliau pun berujar.


" Tyas, Mama sangat bangga padamu Nduk, diusia mu yang masih sangat muda Kamu sudah bisa meniti karier di ibu kota se sukses ini sungguh Kamu wanita yang hebat." Ujar Bu Ratih seraya mengusap pundak milik Tyas


" Terima kasih banyak Bu Ratih atas pujian Anda terhadap istri Saya dan Saya pun setuju dengan ucapan Bu Ratih barusan kalau istri Saya adalah sosok wanita yang hebat dan Saya sangat bersyukur bisa mempunyai istri sebaik dan secantik Tyas. " Sahut Naka seraya memeluk erat tubuh Tyas


Sementara Tyas hanya tersenyum manis seraya membalas pelukan hangat sang suami itu , sedangkan Ditya lebih memilih untuk tersenyum kecut menutupi suasa hati yang sebenarnya.


" Oya Mas Adit bagaimana kabar Wati, apakah Dia baik baik saja? " Tanya Tyas sopan


Ditya yang sedari tadi mengalihkan pandangan dari kemesraan yang ditunjukan oleh pasangan Tyas dan Naka itu tersentak kaget dengan pertanyaan Tyas barusan.


" Ya Dia baik baik saja dan Terima kasih. " Jawab Ditya sedikit gugup.


Tyas pun tersenyum dan mengangguk, sementara Ditya terlihat sering kali mencuri pandangan kearah Tyas mantan istrinya itu dan dalam hati mustahil sekali kalau dirinya tidak menyimpan rasa kagum juga rasa menyesal dengan perceraian Mereka dulu.


Berulang kali Ditya menatap wajah mantan istrinya itu juga berulang kali mencoba mengajak nya ngobrol dan nampak nya Naka tidak menyukai hal itu , wajar saja sebab Naka tidak mau istri nya dikagumi juga di dekati lagi oleh mantan suaminya yang dulu telah menelantarkan nya itu.

__ADS_1


" Sayang gimana kalau Kita ajak Bu Ratih juga Tuan Ditya ini pergi jalan jalan sekalian makan siang dan juga Aku mau beli sesuatu." Kata Naka berusaha mengalihkan perhatian Ditya pada Tyas


" Wah ide bagus itu Mas, sekalian Aku mau beliin kaos ganti untuk teman teman yang kerja di sini." Sahut Tyas


" Wah Kamu memang bos yang baik hati Nduk." Ucap Bu Ratih


"Tuan Ditya, maaf sebelumnya Kita harus berangkat dengan mobil pribadi sendiri sendiri karena mobil Kami tidak bisa muat banyak penumpang." Kata Naka sembari menatap ke arah Ditya


Ya Naka memberi tahu Ditya agar Mereka berangkat dengan naik mobil secara terpisah dengan alasan bahwa mobilnya tidak bisa membawa banyak penumpang dan hal itu wajar sebab pagi tadi Naka dan Tyasberangkat keruko dengan mengendarai mobil sport mewah yang hanya bisa membawa dua orang penumpang saja .


Ditya sebenarnya menawarkan solusi dengan mengajak Mereka berdua naik mobil pribadi miliknya karena mobil pribadi milik Ditya ukurannya lebih besar dari ukuran mobil milik Naka.


Namun nampaknya keinginan juga impian Ditya tentang hal itu harus kandas juga harus menahan sedikit rasa kecewa sebab Naka terang terangan menolak tawaran dari Ditya itu dengan alasan Mereka akan ada acara lain nya nanti.


Setelah berdebat cukup panjang akhirnya Mereka berempat pun sepakat untuk berangkat jalan jalan dengan mengendarai dua mobil yang berbeda yakni punya Ditya dan punya Naka.


Mereka sepakat untuk pergi ke mall jalan jalan dan kini tengah dalam perjalanan menuju tempat tujuan yang berada tepat di tengah ibu kota dan perlu di ingat mall yang menjadi tujuan Mereka siang ini adalah salah satu mall yang separuh dari nilai saham nya adalah milik Bagaskara grub yak I perusahaan milik Naka.


Di sepanjang perjalanan tak henti hentinya Bu Ratih memuji kecantikan kesuksesan juga kesopanan nya Tyas, Beliau juga terdengar beberapa kali membanding bandingkan Tyas dan Wati dan sesekali mengomeli Ditya tentang perceraian nya dulu.


Sedangkan Ditya sendiri tidak mampu untuk menyangkalnya sebab Dia sendiri juga masih berkutat berusaha untuk melepaskan diri dari bayangan belenggu penyesalan atas perceraian nya dulu dengan Tyas.

__ADS_1


Sementara di mobil satunya yakni mobil pasangan Naka dan Tyas, terlihat Mereka berdua saling bercengkerama, kali ini Tyas sedikit manja dengan menyandarkan kepalanya dipundak sang suami seraya berkata.


" Mas Naka maaf kan aku ya? " Kata Tyas berusaha meminta maaf kepada Naka


" Maaf untuk apa sayang, Kamu nggak melakukan kesalahan apapun kok minta maaf sih? " Tanya Naka heran


" Ya atas semua kejadian hari ini yang mana membuat Kamu repot harus ngajak Aku juga mantan mertua dan mantan suami jalan jalan terlebih ini adalah pertemuan pertama mu dengan Mereka." Jawab Tyas polos


" Sayang, kenapa Kamu sampai punya pikiran seperti itu Aku tudak merasa repot juga tidak apa apa sayang justru Aku senang melihat kedekatan mu dengan Bu Ratih mantan mertuamu dulu sebab hal itu membuktikan bahwa Kamu orang baik bisa diterima dimana pun berada." Jawab Naka panjang lebar seraya membelai lembut rambut Tyas yang tengah bersandar di dadanya itu


Mendengar ucapan Naka itu membuat hati Tyas lega, sebab jujur saja dirinya merasa kurang enak hati dengan kedekatan nya dengan Bu Ratih di hadapan nya Naka suaminya yang sekarang.


" Terima kasih banyak ya Mas, Y Love u. " Sahut Tyas sumringah


" Love U Too sayang." Balas Naka


Hingga tak berselang lama Mereka telah sampai di mall Mewah tempat tujuan Mereka berempat, dan seperti biasa bagian keamanan mall tersebut segera berlari mendekati mobil saat tau kalau yang datang itu Naka dang pegang saham mall tersebut.


Naka mengajak Tyas keluar mobil dan menyerahkan kunci mobil mewah nya pada pihak keamanan untuk dibantu parkir, dan diikuti oleh Bu Ratih juga Ditya hanya saja sedikit berbeda sebab Ditya harus memarkirkan sendiri mobil miliknya.


Setelah urusan permobilan selesai, Mereka berempat pun masuk kedalam mall tersebut dengan di sambut oleh para Pegawai mall tersebut

__ADS_1


__ADS_2