
Hari demi hari Tyas lalui dengan penuh suka cita , limpahan serta curahan kasih sayang Dia dapatkan dari keluarga besarnya baik dari pihak kedua orang tua juga saudara saudara nya yang lainnya maupun dari pihak keluarga besarnya Naka.
Mereka semua menghujani Tyas dengan perhatian juga dukungan moril terlebih saat saat Tyas melalui trimester awal kehamilannya yang terbilang cukup berat ini.
Kini usia kandungannya sudah memasuki usia tiga bulan itu artinya trimester awal sudah hampir berakhir, dimana rasa mual muntah juga morning sickness sudah berkurang banyak .
Kini Dia sudah berkurang rasa mualnya, nafsu makannya pun sudah sedikit demi sedikit membaik kembali, Naka sudah mulai melonggarkan aturannya untuk Tyas contohnya sesekali mengajaknya ikut ke kantor juga sekalian ke ruko.
Semenjak Tyas hamil, Pak Samsul dan Bu Rukmi pun terlihat pindah ke Jakarta sementara untuk mengawasi keadaan ruko sekaligus mengontrol kualitas barang pesanan yang akan dikirim.
Sementara Eyang Putri terlihat dua hari sekali selalu mengunjungi Naka dan Tyas di apartemen tempat tinggal Mereka itu dengan membawakan buah atau pun sup sehat untuk Ibu Hamil.
Untuk urusan rumah tangga Mbak Morti yang mengambil alih pekerjaan rumah tangga di apartemen tempat tinggal Mereka berdua itu baik meliputi bersih bersih urusan cuci mencuci dan lain sebagainya kecuali urusan memasak Tyas memilih untuk memasak sendiri.
Hari ini adalah jadwal periksa kehamilannya Tyas di rumah sakit mewah pusat ibu kota itu, pagi pagi Tyas sudah bangun sudah mandi dan sudah pula dandan cantik dan Dia pun sudah membangunkan Naka yang mana hari ini adalah akhir pekan jadi Naka bangun sedikit lebih siang dari hari biasanya.
" Mas Naka ayo bangun katanya mau nganterin Aku ke rumah sakit cek kandungan." Kata Tyas seraya menggoncang goncang kan lengan suaminya itu
Naka terlihat menggeliat manja dan langsung mendekap lembut tubuh Sang istri yang kini mulai nampak berisi itu.
" Iya sayang Aku sudah bangun." Balas Naka
" Em cepetan mandi sana gih takut kesiangan ke rumah sakitnya." Sahut Tyas yang meminta Naka untuk segera mandi
__ADS_1
Naka pun tersenyum dan mengecup lembut kening Sang istri dan Dia pun langsung beranjak masuk kedalam kamar mandi untuk mandi dan segera ganti baju.
Kini Naka sudah rapi dan sudah siap untuk berangkat dan sebelum berangkat ke rumah sakit Tyas mengajak Naka untuk sarapan terlebih dahulu dengan menu yang hari ini dimasak oleh Mbak Morti.
Saat tengah asik sarapan tanpa Mereka ketahui Eyang Putri datang dengan mengajak Mbak Rina dan juga Ibuk dan langsung bergabung untuk sarapan bersama Tyas juga Naka.
" Sayang hari ini jadwal Mu cek kandungan kan? " Tanya Eyang Putri
" Iya Eyang hari ini jadwal nya Tyas cek kandungan." Jawab Tyas sopan
" Kalau begitu Kami semua ikut menemani Kamu ya? " Tanya Eyang Putri antusias
" Iya Yas Aku dan Ibuk pengen tau kondisi bayi dalam kandungan Mu." Sahut Mbak Rina menimpali ucapan Eyang Putri barusan.
" Haa semuanya mau ikut ke rumah sakit? " Tanya Naka heran
" Iya dong Kami semua mau menemani Tyas cek kandungan ya kan Bu Rukmi? " Kata Eyang Putri seraya menatap wajah Bu Rukmi
" Iya benar Le Naka, Kami pengen menemani Tyas kerumah sakit untuk cek kandungan." Balas Bu Rukmi
" Nggak papa Mas, biar Eyang Putri Ibuk dan Juga Mbak Rina ikut dengan Kita aja kan Mereka semua juga pengen tau kondisi calon Anak Kita ini ." Sahut Tyas sumringah seraya mengusap lembut perutnya yang mulai sedikit menonjol itu.
Dan akhirnya Naka pun setuju untuk mengajak Mereka semua ikut ke rumah sakit menemani Tyas check up kehamilannya itu, karena jumlah Mereka banyak maka Eyang Putri pun meminta ke Pak Prapto pulang ke rumah Beliau untuk ganti mobil yang sedikit lebih besar.
__ADS_1
Tak perlu waktu lama Pak Prapto sudah sampai di apartemen tempat tinggalnya Naka dan Tyas dan ternyata Beliau ganti mobil keluarga nan mewah yang ukurannya cukup lega untuk menampung Mereka semua.
Kini Mereka telah di perjalanan menuju rumah sakit dan di sepanjang perjalanan itu Eyang Putri yang tengah duduk di samping nya Tyas terlihat sangat bahagia dan terlihat berulang kali mengelus elus lembut perut Sang cucu menantu itu.
" Tyas asal Kamu tau saat ini Eyang Putri sungguh bahagia." Ucap Eyang Putri memulai obrolan nya itu
" Enggeh Eyang Putri." Sahut Tyas sopan
" Eyang sangat bahagia dengan kehamilanmu ini sebab Dia adalah calon penerus tahta Bagaskara Grub,dan Eyang berharap Kamu juga calon bayi ini diberi kesehatan juga kelancaran sampai nanti waktu persalinan tiba." Kata Eyang Putri lembut
" Enggeh Eyang Tyas tau hal itu dan Tyas janji akan menjaga calon bayi ini dengan sebaik baiknya jadi Eyang jangan khawatir lagi dan ada yang ingin Tyas tanyakan ke Eyang." Balas Tyas sopan
" Apa yang ingin Kamu tanyakan sayang katakan saja pasti akan Eyang putri jawab? " Tanya Eyang Putri yang sedikit heran
" Mohon maaf Eyang, sesuai yang Eyang Putri katakan barusan jika kelak bayi ini adalah calon penerus tahta Bagaskara Grub yang mana seyogyanya pemimpin adalah seorang pria lalu bagaimana kalau yang Tyas kandung saat ini adalah bayi perempuan apakah Eyang dan Mas Naka akan kecewa? " Tanya Tyas dengan tatapan serius kearah Eyang Putri juga Naka dan yang lainnya itu
" Sayang kenapa Kamu punya pikiran seperti itu Eyang tidak pernah mengharuskan atau pun mempermasalahkan jenis kelamin bayi yang ada di dalam kandungan mu ini karena bagi Eyang pria dan wanita itu sama, sama sama punya hak untuk jadi pemimpin yang terpenting bagi Eyang itu adalah bayi ini tumbuh dengan baik di dalam rahimmu dan nanti jika waktunya sudah tepat Dia lahir dengan sehat walafiat sempurna tanpa kurang apapun juga keadaan mu yang sehat walafiat seperti sedia kala itu sayang hal yang paling utama bagi Eyang." Jawab Eyang
" Iya sayang Kamu jangan mikir macam macam lagi ya." Sahut Naka seraya membelai lembut rambut Tyas
" Apa yang diucapkan oleh Eyang Putri barusan ini benar lo Yas Kamu jangan punya pikiran macam macam toh sekarang kedudukan pria wanita itu sama dan Kamu harus bersyukur mempunyai sosok suami sebaik Naka dan juga sosok Eyang mertua sebaik dan sebijak Eyang Putri ini." kata Bu Rukmi menasehati Tyas
" Iya Yas Kamu harus bersyukur memiliki mertua sebaik Eyang Putri sungguh Kamu beruntung coba saja Aku punya Eyang mertua sebaik Eyang Putri ini pasti Aku akan sangat bahagia hahahahah." Ujar Mbak Rina
__ADS_1
Tyas pun tersenyum mendengar penuturan orang orang tersayang nya itu dalam hati Dia sungguh bersyukur dipertemukan juga di anugerahi keluarga sebaik dan seloyal Mereka dalam memberi dukungan moril maupun materiil untuk dirinya itu.