
Wildan dan kalina tidak bisa menyembunyikan rasa terkejut saat keduanya mendengar satu fakta tentang Melda. karena merasa sangat penasaran, keduanya meminta Rafi menceritakan semua yang terjadi sejak mereka pergi. Dengan sangat santai Rafi menceritakan semuanya dan yang pasti, Wildan dan Kalina semakib terkejut.
"Kenapa kamu nggak membongkar sekalian aja, Fi?" tanya Kalina saat Rafi mengakhiri ceritanya.
"Nanti saja nunggu waktu yang tepat. Aku pengin tahu rencana dia berikutnya," jawab Rafi masih dengan sikap santainya.
Setelah bercengkrama cukup lama dengan dua orang itu, Rafi memutuskan pamit dari tempat kost. Waktu sudah menunjukkan sangat sore dan Rafi merasa tidak enak dengan Moreno karena hari ini dia tidak ke kantor. Rafi juga memikirkan Marisa yang sejak pagi sudah pulang. Tanpa terlalu lama basa basi, Rafi beserta para pengawalnya, meninggalkan tempat kost tersebut.
"Daddy ngapain disini?" tanya Rafi setelah dia sampai di kediaman mewahnya satu jam kemudian dan melihat Moreno sedang duduk menyendiri di kusi belakang dekat dengan taman dan kolam renang.
"Kamu sudah pulang?" bukannya menjawab pertanyaan Rafi, Moreno malah melempar pertanyaan tentang kepulangan anak angkatnya.
__ADS_1
"Iya, Dad, baru saja pulang. Maaf ya, Dad, tadi aku nggak ke kantor," ucap Rafi tak enak hati. Dia duduk di salah satu kursi yang ada di sana.
"Nggak apa apa. Memang lebih baik kamu selesaikan dulu urusan kamu, agar nantinya tidak mengganggu waktu kamu lagi," balas Moreno dan hal itu cukup menenangkan hati Rafi.
"Terus, kenapa Daddy termenung di sini? Apa di kantor ada masalah?" rupanya Rafi masih penasaran dengan apa yang dilakukan Moreno. Karena biasanya pria paru baya itu menghabiskan waktu bersama dengan para pekerja di rumah itu tiap melepas lelah atau menghabiskan waktu. Tapi kali ini Moreno malah duduk sendiri dan hal itu yang membuat Rafi penasaran.
Sebelum menjawab pertanyaan Rafi, Moreno terlebih dahulu mematikan laptop yang sedari tadi menyala tapi tidak digunakannya. Moreno menghela nafas panjang dan mengembuskannya secara perlahan. "Daddy mendengar kabar dari asisten Daddy kalau dua anak buah saingan Daddy yang ada di Italia, datang ke negara ini. Daddy belum tahu tujuan mereka kesini untuk apa."
Rafi cukup terkejut mendengarnya. Bahkan kening Rafi sempat berkerut sambil matanya sedikit menyipit menatap pria di sebelahnya. "Loh, memangnya Daddy punya musuh?"
Rafi kembali dibuat tercengang dengan semua yang dikatakan Moreno. Tapi apa yang Moreno katakan memang benar adanya. Rafi bahkan pernah mengalami manusia secamam itu. Bahkan yang lebih parahnya, wanita yang melakukan hal itu adalah wanita yang sudah menghadirkan cinta dalam hati Rafi. Ketulusan yang Rafi berikan nyatanya dibalas dengan pengkhianatan serta sebuah kenyataan yang cukup menyakitkan.
__ADS_1
"Lalu, apa rencana Daddy untuk menyikapi orang orang seperti itu? Terutama anak buah musuh dari Daddy sendiri?"
"Kalau Daddy sih tidak terlalu menghawatirkan Daddy sendiri. Yang perlu waspada itu kamu."
"Loh, kok aku, Dad?" raut wajah terkejut kembali tercetak jelas pada diri Rafi.
Moreno nampak mengangguk beberapa kali diiringi senyuman yang cukup tipis. "Ya kamu. Kamu itu orang baru, jika mereka tahu tentang kamu, bisa jadi kamu menjadi incaran mereka untuk menumbangkan Daddy."
Rafi pun mengangguk tanda mengerti. "Berarti aku harus lebih waspada lagi ya, Dad?" tanya Rafi seakan memahami kegelisahan pria yang dia panggil ayah. Moreno terlihat mengangguk. "Aku mengerti, Dad. Daddy tidak perlu khawatir, aku akan selalu menjaga diri." Moreno lantas tersenyum dan dia percaya anak itu memang bisa menjaga dirinya sendiri tanpa Moreno harus memerintahkannya.
Di lain tempat, anak buah Sergio yang sedang bertugas menyelidiki asal usul pria bernama Mail, kini sudah berada di rumah sakit dimana dulu ayah Rafi sempat di rawat sebelum mereka menghabisi hidupnya. Dengan sedikit bersandiwara, mereka berhasil mendapatkan apa yang mereka cari. Meski banyak drama yang harus mereka lakukan, akhirnya data tentang Mail sudah ada di tangan salah satu dari dua pria yang memiliki tato tulang ikan TGM.
__ADS_1
"Nanti dulu, ini kok ada nama Rafi dalam daftar nama keluarganya? Apa mungkin Rafi yang tertulis di sini adalah Rafi anaknya Moreno?"
...@@@@@@...