
Satu bulan berlalu,Rhea semakin dekat dengan Anjar, mereka intens chating, kadang Anjar main ke rumah Rhea sekedar malam mingguan.Perlahan Rhea mulai semakin menaruh hati pada prianya.
Malam minggu tiba lagi, kali ini Anjar tidak bilang jika akan kerumah Rhea untuk bertemu.Dia membeli dua bungkus roti bakar untuk sekedae buah tangan untuk keluarga Rhea.
Rhea tengah menonton tv bersama adik perempuannya, ayah dan ibu sedang ada keperluan di tempat nenek Rhea.Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu...
"tok tok tok"suara pintu diketuk
tak lama Rhea membuka pintu, agak terkejut melihat siapa yang datang.
"Anjar kok mendadak kesini, gak ngabarin lagi"kata Rhea
"pengen ketemu kamu, kan kangen"kata Anjar dengan suara lirih
"ya udah duduk dulu aku buatin minum dulu"kata Rhea
"siap. .ehh ini aku bawain roti bakar" kata Anjar sambil memberikan palstik berisi makanan tersebut.
"makasih yaaa, tapi besok besok gak usah bawa bawa takut ngrepotin , ya udah ini kubawa masuk sama buat minum dulu"kata Rhea
Anjar tersenyum.
"nih dek roti dari kak Anjar, kakak mau buat minum dulu"kata Rhea
"siap lahap kak" jawab Tiwi.
berapa lama kemudian Rhea keluar membawa dua gelas teh panas dengan satu piring roti bakar yang di bawa Anjar tadi.
__ADS_1
"lama yaa kamu nunggunya" kata Rhea
"enggak kok...nunggu berapa lamanya pun aku siap kok"gombal Anjar
"ya elahh pake gombal segala, ini di minum dulu, sama rotinya aku keluarin karena di rumah lagi gak ada cemilan"kata Rhea sambil tersenyum
"iyaa jadi aku juga bisa nyicipin rasa rotinya juga hehee" kata Anjar tertawa
"kok rumah sepi banget,pada kemana sihh" lanjut anjar
"iya ibu bapak lagi ke rumah nenek ada urusan, di rumah cuma aku sama adek"jawab Rhea
Mereka ngobrol saling menanyakan satu sama lain, menanyakan kesukaan, hobi, atau hal hal lain.Anjar semakin berani untuk mendekat, dia tidak ragu menggenggam tangan Rhea, dengan rasa gugup Rhea berusaha mengimbangi. Dengan suasana sepi dan jalan sudah tidak ramai karena sudah pukul 20.00, Anjar mulai berniat mencium Rhea, dengan melihat keadaan sekitar yang sepi dan tiba tiba,, "cup"Anjar mencium pipi Rhea, tidak lama dia melepas dan menatap Rhea dengan pandangan yang sulit di artikan dan tiba tiba, dia menengang leher Rhea dan secara mengagetkan dia mencium bibir Rhea, tanpa permisi Anjar merenggut ciuman pertama Rhea.Bibir lembut Rhea membuat Anjar betah berlama lama di bibir Rhea, tiba tiba Rhea memundurkan wajahnya
"kok kowe ngono sih,, nek weruh tonggo aku isin,,, "kata Rhea sambil menunduk
"aku juga sayang kamu An" jawab Rhea
"besok aku ajak jalan mau gak, ke pantai atau kemana gitu yang dekat"
"emm besok aku ijin ke orangtuaku dulu kalau di ijinin besok aku kabarin" kata Rhea
" oke, sekarang aku pulang dulu yaa,, nanti aku chat di bales ya sayang"kata Anjar
"iya nanti aki bales,, ati ati di jalan ya sayang"kata Rhea
Anjar menstarter motor dan melajukan motor menuju rumahnya.Setelah sampai rumah dia memasukan motor dan kembali ke luar dengan jalan kaki.Setelah dia sampai ke sebuah rumah lalu dia masuk tanpa permisi
__ADS_1
"wahh udah ngupul dari tadi,, telat aku"kata anjar
"lagian kowe sibuk pacaran wae" celetuk teman anjar
"omong wae nek kowe iri" jawab anjar
"hahahha" mereka tertawa serempak
"cewek secantik dia kalo gak di pacarin kan mubadzir"gumam anjar
Mendengan perkataan itu salah satu teman Anjar hanya menggeleng. Dia kasihan pada cewek yang di pacari Anjar kali ini.Dia tidak lain adalah Rian, kakak kelas Rhea yang dulu Rhea sempat memperhatikan dia. Walaupun sepergaulan, Rian terlihat berbeda dengan teman temannya, dia tidak suka mempermainkan hati wanita.
"sayang udah tidur belum" anjar memulai chat
"belum nih nungguin kamu, katanya kau mau chat aku"balas Rhea
"maaf tadi aku ngumpul sama temen jadi lupa"kata Anjar
"tadi aku udah ijin sama ibu, katanya boleh aku keluar sama kamu besok asal kamu jemput" kata Rhea
" oke besok aku jemput sekitar jam 9 ya sayang, kamu dandan yang cantik ya besok" kata anjar sambil tersenyum
"oke kalo gitu aku mau tidur dulu, kamu jangan malem malem tidurnya "kata Rhea
"met tidur sayang, bentar lagi aku pulang kok,, mmuuaahh " balas anjar
Rhea tidak membalas,, kata kata terakhir itu mengingatkan pada kejadian saat Anjar mencium Rhea, sambil tersenyum senyum Rhea menutup matanya membayangkan wajah Anjar.Sungguh Rhea benar benar kasmaran.
__ADS_1