
Selamat Membaca..
"Menunggumu dalam kesabaran lebih indah bagiku dari pada mengungkapkannya. Menantimu dalam doa lebih bermakna dari pada menjelaskannya."
Istana megah itu menjadi saksi pertemuan antara Martin, Amairah Baby Delisha dan Denis. Rumah yang seperti bak istana itu menjadi tempat pertemuan antara seorang Ayah dan putranya. Mereka lalu berpelukan saling menyalurkan rasa bahagia yang meluap-luap di dalam dada mereka.
Martin tidak hentinya menciumi seluruh wajah putranya itu Denis Richie Arfathan. Denis yang mendapatkan perlakuan seperti itu hanya tertawa kegelian. Mereka berdiri sedari tadi di dalam ruangan tamu istana itu. Tidak ada yang berniat untuk mengganggu kebersamaan mereka, anak buahnya pun hanya berdiri mematung dan menundukkan kepalanya tanpa ada yang berani untuk berniat menatap apa yang mereka lakukan.
Kebahagiaan yang mereka rasakan saat pertemuan mereka kembali setelah beberapa tahun lamanya. Tuan Besar Louis yang melihat kejadian dan peristiwa mengharukan itu tersenyum lega dan bahagia, karena akhirnya beban berat yang selama ini dipikulnya seakan-akan telah terhempaskan terbawa angin.
" Tetaplah bahagia nak, apapun yang terjadi dan jangan biarkan apapun sekecil itu yang bisa menghalangi kebahagiaan kalian, kakek akan membantu kalian untuk mendapatkan restu dari si Tua bangka itu."
Kebahagiaan yang dirasakan oleh Martin tidak terkira, dipertemukan kembali dengan istrinya dan kenyataan yang baru diketahuinya adalah ternyata putra kembarnya yang dinyatakan sudah meninggal dunia ternyata masih hidup dan dibesarkan dengan sangat baik oleh Tuan Besar Luis dengan segala limpahan kasih sayangnya.
Tuan Luis Horne Aragones adalah Kakak dari Neneknya Amairah. Tuan Luis adalah salah satu pengusaha sukses yang sangat berpengaruh di USA dan di Dunia. Kekayaannya sudah tidak terhitung jumlahnya. Tapi, Tuan Luis divonis oleh Dokter termasuk Tim dokternya sendiri tidak bisa memiliki keturunan disebabkan Tuan Luis pernah mengalami kecelakaan dibagian vitalnya. Sehingga Tuan Besar Luis memutuskan untuk tidak menikah seumur hidupnya. Tim dokter sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi kenyataannya berkata lain.
Sedih, hancur, kecewa semua rasa sudah bercampur menjadi satu bagian dalam kehidupan Tuan Besar Luis saat itu. Kekayaan yang melimpah ruah tidak ada artinya jika dirinya tidak memiliki seorang keturunan.
Hari-hari dijalaninya dengan kegelisahan dan kegundahan hatinya. Hingga Tuan Besar Luis mengetahui kenyataan yang sangat miris dari kondisi keponakan dan cucunya jika kehidupan mereka sangat tidak bahagia diakibatkan oleh keegoisan dari saudara iparnya yang tidak lain adalah Kakeknya Amairah. Hanya karena dendam dari kesalah pahaman berlarut-larut hingga saat ini.
__ADS_1
Kesedihan dan keterpurukan Tuan Luis terobati disaat dia mengetahui jika adik kembarnya memiliki seorang anak dan cucu. Sejak itu pula lah Tuan besar Luis selalu memantau perkembangan dari Amairah dan keluarga kecilnya.
Di saat Beliau mendengar informasi dari anak buahnya, jika Amairah koma setelah melahirkan, putranya yang baru lahir dinyatakan meninggal dunia dan Putra pertamanya menghilang. Beliau segera bertindak dan menyelamatkan Putra kecilnya Amairah yang dinyatakan sudah meninggal dunia, tapi ternyata diculik oleh Nurman pria yang terobsesi untuk menghancurkan ke dua sahabatnya hingga keturunan dari sahabatnya itu.
Anak buahnya berhasil menggagalkan rencana anak buah Nurman yang menculik bayi yang tidak berdosa yang sedang kritis dan sangat lemah itu. Bahkan Tuan Luis sendiri yang turun tangan langsung menangani penyelamatan dari cicitnya itu. Karena kecanggihan teknologi yang dimilikinya dibidang kedokteran dan memiliki segudang Dokter terbaik sehingga Nyawa Denis Richie Arfathan bisa terselamatkan. Pastinya itu juga terjadi berkat adanya campur tangan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Tapi satu yang Beliau sesali yaitu ketika menyelamatkan nyawa Axel saat diculik tidak berhasil karena disaat proses penyelamatan mobil yang dipakai oleh Anak buah Nurman mengalami kecelakaan maut. Tubuh Axel saat dimasukkan ke dalam mobil box,dan mobil box itu terguling hingga ke dalam jurang yang dalam.
Anaknya segera mencarinya tapi terbentur dan terhalangi oleh kondisi dan Medan dari lokasi kejadian sangatlah sulit dan saat itu sedang turun hujan deras sehingga semakin mempersulit proses penyelamatan. Hingga beberapa hari kemudian, Anak buahnya sudah berhasil mengevakuasi mobil dan sebagian korban jiwa yang ada di dalam mobil bak tersebut, tapi hanya ada tiga korban yang ditemukan dalam kecelakaan maut itu. Dari ketiganya tidak ada korban anak kecil.
Hingga saat itu sampai sekarang Tuan Luis selalu memerintahkan kepada anak buahnya untuk melakukan pencarian dan menyisiri sekitar daerah tersebut hingga ke daerah yang paling terpencil pun ke pelosok pun mereka lakukan, tapi hasilnya sampai sekarang masih sama.
Dari situlah Amairah semakin bersemangat untuk mencari keberadaan putra sulungnya. Amairah bersyukur karena masih ada Kakeknya yang selalu setia dan siap mendukungnya hingga detik ini. Kasih sayang yang dicurahkan oleh Tuan Besar Luis kepadanya tidak pernah berkurang bahkan melebihi dari kasih sayang kakek kandungnya yaitu Tuan Besar Mark.
Ke Esokan harinya, Amairah sedang sibuk di dapur membuat beberapa makanan khas Amerika Serikat khusus untuk putri kecilnya. Amairah bersama Baby Del membuat kue, pakaian mereka pun sudah dilindungi dengan Apron yang pas ditubuh mereka.
Sedangkan Tuan Besar Luis seperti biasa, sebelum berangkat ke Kantornya, selalu menyempatkan waktunya untuk berolahraga seperti joging, berlari berkeliling Istananya bersama dengan Denis.
Setelah sarapan baru berangkat ke Kantornya untuk kembali beraktifitas dengan segudang kesibukan yang sudah senantiasa menunggunya.
__ADS_1
Di dalam sebuah Kamar yang khusus diperuntukkan untuk anak laki-laki. Dengan desain interior kamar tidur yang berhiaskan dan bertema mobil itu dengan warna dominan merah menjadi saksi keakraban yang tercipta dari anak kecil dan daddy-nya.
Martin menemani putranya untuk bermain, mereka bermain PlayStation. Kedekatan mereka jika dilihat dengan mata seperti seorang Ayah dan anaknya yang sudah sering bertemu setiap hari. Denis tipe anak yang mudah bergaul dan bersosialisasi dengan orang lain walaupun orang itu baru dikenalnya.
Denis yang humble dan aktif serta ceria membuat suasana istana itu yang sudah puluhan tahun sepi menjadi ramai seketika berkat kehadirannya di Istana itu. Denis menjadi obat untuk pelipur lara saat Tuan Besar Luis merasakan kesepian. Akan menjadi obat disaat dirinya mengalami kepenatan setelah beraktifitas padat seharian di Perusahaannya.
Anak adalah obat pelipur lara. Anak merupakan anugerah dan amanah yang dititipkan oleh Tuhan kepada orang tua. Kehadiran anak membawa kebahagiaan sendiri bagi setiap pasangan. Tak hanya sebagai pelengkap keluarga, anak juga merupakan amanah yang harus dijaga. Membesarkan anak pun tidak sembarangan Perkara mendidik anak pu haruslah dipahami oleh setiap orang tua.
"Didiklah anak sesuai zamannya."
Belajar untuk selalu menjadi Allah sebagai tempat mengadu. Belajar saling menghargai dan bersyukur dengan segala karunia. Belajar untuk tidak melihat ke rumah tangga orang lain menggunakan kaca mata kita sendiri.
Karena dengan itu, kita akan bisa tetap mensyukuri hidup dalam aneka keterbatasan, akan bisa tetap saling menghormati meski terkadang harus berganti peran, akan bisa tetap selalu memuji meski kadang pasangan tidak seru selalu ideal, akan bisa bijak dalam menilai rumah tangga orang lain yang mungkin standarnya tidak sama dengan rumah tangga sendiri.
by Fania Mikaila AzZahrah
Takalar, SulSel, Rabu, 08 Juni 2022
__ADS_1