Cinta Yang Tulus

Cinta Yang Tulus
BAB. 52. Malam Yang Berkesan Tapi Terlupakan


__ADS_3

Selamat Membaca..


Martin berjalan dengan langkah yang lebar dan sesekali berlari kecil karena dirinya sudah ditunggu oleh Kliennya yang dari Thailand. Mereka janji ketemu dan akan membahas beberapa kontrak perjanjian antara perusahaannya dengan perusahaan milik pengusaha yang berasal dari negeri gajah putih tersebut. Mark Prin Atmadja adalah pengusaha sukses dari Thailand yang berdarah campuran Thailand dan Inggris. Mark Prin Atmadja dulunya pernah tinggal dan menetap di Indonesia tanah air tercinta selama 10 tahun lebih. Sehingga Pak Mark masih fasih berbahasa Indonesia.


Martin menyelesaikan Rapatnya dengan Baik dan lancar, bahkan pak Mark senang telah bekerja sama dengan Martin. Dan menyukai Sifat dan karakternya Martin yang tegas, disiplin, bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi terhadap pekerjaan dan tanggung jawabnya.


"Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan bapak Martin" ucap pak Mark saat acara penandatanganan kontrak perjanjian kesepakatan kerja sama mereka acc.


"Makasih banyak Pak Mark Kami pun sangat berbangga dan senang karena bisa bekerja sama dengan perusahaan bapak yang sudah melanglang buana hingga ke pelosok dunia" ucap Martin yang memuji perusahan Pak Martin.


"Kapan-kapan kalau kamu ada waktu jalan-jalan lah ke Thailand bersama dengan keluargamu". Ucap Pak Mark sebelum masuk ke dalam Lift.


"Makasih banyak pak, insya Allah Saya akan mengajak istri dan anak Saya nanti" ucap Martin yang lagi-lagi kembali tidak menyadari apa yang dia katakan dan kembali heran dengan sikapnya yang berubah drastis setelah menggarap ladang madu bersama Amairah.


"Alhamdulillah kalau kamu sudah menikah, karena banyak juga pengusaha sukses yang terbilang masih muda tapi tidak berniat untuk menikah di usia mudanya bahkan tidak sedikit dari mereka yang menutupi identitas mereka" ucap pak Mark ketika Lift sudah berjalan.


Martin mengantar pak Mark hingga ke tempat parkiran mobil. Martin sangat bahagia karena ada beberapa proyek kerjasama yang dia tangani sukses dan berjalan lancar sesuai dengan ekspektasinya. Mobil yang dipakai Pak Mark sudah berlalu dari hadapan Martin dan Pak Mark tidak lupa memberikan senyuman manis ke arah Martin begitu pun Martin yang membalas senyuman pak Mark.


Martin berjalan tegak ke arah mobilnya Karena akan segera pulang ke rumahnya sebelum berangkat balik ke Jakarta. Martin tidak mengerti dengan apa yang terjadi dengannya. Banyak perubahan yang terjadi pada dirinya disaat dirinya sudah bercocok tanam dengan Amairah. Tapi yang selalu mengganjal di hatinya adalah kenapa perasaan saat dirinya bersama dengan Amairah sama halnya dengan perasaanya bersama perempuan yang menghangatkan ranjangnya di malam itu waktu di Lombok sedangkan yang Dia temani adalah Amairah istrinya yang baru beberapa hari telah dia nikahi atas kesalahan pahaman yang terencana dengan baik.


Martin POV..


Martin kembali teringat kurang lebih 4 tahun yang lalu dirinya berangkat ke Bandara Internasional Soekarno Hatta dan akan bertolak ke Lombok Nusa Tenggara Barat NTB. Martin tidak sabar dan sangat bahagia karena setelah 6 tahun lamanya dia membina hubungan dengan Sang kekasih hati akhirnya memutuskan untuk melamar Nikita langsung di tempat dan lokasi Kerjanya Nikita. Martin membeli cincin yang bertahtakan berlian yang sangat cantik dan pastinya harganya Mehong karena cincin tersebut di pesan khusus dan dibuat cuma satu khusus untuk Martin saja.


Langkahnya gagah dan tegap dan beraturan saat dirinya berjalan ke dalam pesawat. Martin terus tersenyum bahagia, karena tidak sabar akan bertemu dengan pacarnya dan berencana memberikan kejutan spesial untuk Nikita. Tapi tiba-tiba ada seseorang yang menabraknya saat seseorang berjalan di depannya tersebut untuk menempati kursinya di dalam pesawat. Hpnya terjatuh dan perempuan tersebut langsung reflek mengambil hpnya yang terjatuh di lantai pesawat. Tapi Naas kepala mereka saling berbenturan.

__ADS_1


Perempuan tersebut mengelus kepalanya yang terbentur di kepalaku dan mengeluh sakit. Aku sempat tertawa kecil karena melihat mimik wajahnya yang terbilang lucu. Cewek tersebut cantik tapi sayang penampilannya kurang meyakinkan dan terkesan kampudes bin tidak modis dengan gayanya seperti perempuan kampungan yang tidak terpengaruh dengan dunia fashion terbaru dan terupdate tahun itu.


Martin memeriksa hpnya yang terjatuh karena tidak ingin hpnya rusak dan tanpa sengaja dia menekan tombol kameranya dan tidak sengaja mengambil gambar Amairah tetapi Martin sama sekali tidak menyadari hal tersebut. Amairah lah yang berada di dekatnya Martin saat perjalanan mereka ke Lombok waktu itu.


Beberapa saat kemudian, pesawat mereka sudah berhasil lending di Bandara Lombok. Semua penumpang sudah meninggalkan kursi pesawat dan berjalan ke arah masing-masing tujuan mereka.


Martin sudah berada di dalam kamarnya dan duduk di tepi ranjang hotel sambil mengambil sebuah Kotak buludru warna biru tua dari dalam jaketnya.


"Tunggu aku sayang, Aku akan melamar kamu dan mengatakan kalau hidupku sudah berubah tidak seperti dulu lagi, sekarang apa pun yang kamu minta ku akan belikan" ucapnya Martin yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Nikita.


Malam harinya, Martin segera berangkat ke tempat pemotretan Nikita. Martin tak hentinya mengumbar senyum ke arah orang yang berpapasan dengannya. Martin berjalan ke dalam beberapa ruangan dan mencari keberadaan Nikita tetapi Martin tidak menemukan dan hasilnya nihil hingga masih tersisa satu ruangan yang belum dia periksa.


Martin mendekati ruangan tersebut dan membuka kenop pintu, Martin berjalan masuk ke dalam ruangan itu dengan senyuman yang selalu menghiasi wajah tampannya, Tapi langkah lebarnya terhenti ketika dirinya mendengar suara seseorang yang sedang men de sah. Samar-samar Martin mengenal suara tersebut dan membuat dirinya semakin penasaran saja.


Martin menyibak tirai pembatas ruangan pemotretan dan betapa kagetnya melihat Nikita yang sedang dipangku oleh seorang pria dan mereka melakukan sesuatu yang tidak pernah Martin berikan untuk Nikita. Martin terpaku di tempatnya dan menjadi patung Pancoran. Selama ini Martin menolak jika Nikita ingin diciu*** atau pun meminta hal yang lebih dari sekedar kiss. Menyentuh Secara sadar saja dan sengaja Martin tidak pernah melakukan hal itu kepada Nikita sehingga Martin sangat tidak ingin mempercayai kenyataan yang ada di hadapannya. Kalau sekedar Foto itu masih bisa ada campur tangan rekayasa manusia sedangkan ini adalah streaming live oleh Nikita dengan selingkuhannya.


"Martin" ucap Nikita yang berjalan ke arah Martin berada.


Martin langsung mencegah tangannya Nikita untuk menyentuh tubuhnya.


"Enam tahun kita jalani hubungan ini, aku setia dan berjuang untuk membahagiakan kamu tapi inikah balasan yang aku dapatkan dari kamu, apa salahku Nikita padamu hingga kamu tega mengkhianati kepercayaan dan kasih sayangku padamu??." teriak Martin.


Tangannya yang sudah terkepal kuat, urat leher dan tangannya sudah menonjol bahkan matanya sudah memancarkan kilatan kemarahan.


Sedangkan William hanya tersenyum meremehkan ke arah Martin.

__ADS_1


"Maaf Martin selama kita pacaran kamu tidak pernah memenuhi permintaanku, aku minta dicium kamu menolak aku minta yang lebih dari itu kamu pun tetap menolak dengan berbagai alasan, Martin aku ini wanita normal yang menginginkan lebih dari sekedar perhatian dan kasih sayang yang tulus, aku ingin memenuhi hasrat bathinku dan hal itu aku tidak dapatkan dari kamu, dan Hanya Williams lah yang bisa melakukan hal itu dan Maaf hubungan aku dengan Williams kami sudah menjalin hubungan sudah hampir 7 tahun dan setiap kami memiliki kesempatan kami akan melakukannya, Bahkan William mampu dari segalanya dan kamu baju harga ratusan ribu saja sudah mengeluh" ucap Nikita panjang lebar.


Martin ingin menghajar Williams tapi itu sangat tidak jentelmen dan tidak terhormat. Sehingga Dia mengurungkan niatnya dan kembali mengepalkan tangannya.


"Maaf kalau selama ini aku tidak pernah memenuhi segala kebutuhan dan keinginanmu dan mungkin hubungan kita cukup sampai di sini" ucap Martin dan berbalik meninggalkan ruangan tersebut dengan hati yang hancur lebur. Air matanya membasahi wajahnya yang tampan.


Martin melarikan mobilnya ke arah salah satu bar yang terdekat dari sana Martin disambut oleh beberapa kupu-kupu malam yang bertengger di pojokan bar. Martin menghabiskan waktunya dengan menikmati minuman beralkohol yang walaupun dirinya tidak pernah rasakan secuil pun. Setelah tidak mampu untuk menahan mabuknya Martin kembali ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya perlahan dan sangat pelan hingga mobilnya terparkir di depan lobby hotel.


Martin mengingat ada seseorang yang menolongnya dan membawanya ke dalam kamarnya dan sempat memuntahkan cairan ketubuh perempuan tersebut. Martin tertidur pulas tapi tengah malam Martin terbangun dan berjalan ke arah pintu keluar karena kondisinya yang tidak sadar dan tidak sengaja berdiri di depan pintu kamar seseorang yang ternyata pintu tersebut tidak terkunci rapat.


Martin meraba mencari tempat tidurnya karena kamar yang minim cahaya lampu sehingga Martin tidak sengaja meraba benda yang kenyal dan langsung merebahkan tubuhnya ke atas ranjang. Sedangkan Sang pemilik kamar terkejut dengan kedatangan seseorang yang tidak sengaja meraba asetnya.


Martin yang masih dalam keadaan mabuk berat membuatnya khilaf dan lupa daratan yang langsung menyentuh Sang pemilik kamar sedangkan yang empunya kamar mengira kalau yang masuk ke dalam kamarnya diam-diam adalah suaminya sendiri. Hingga malam itu terjadi lah sesuatu yang tidak pernah mereka rasakan sebelumnya yaitu menikmati indahnya dan manisnya Madu.


Sebelum shalat subuh, Martin sudah meninggalkan kamar Amairah dan berjalan sempoyongan karena masih merasakan pusing efek dari minuman alkohol yang dua minum, tapi disaat dirinya bangun dari tidurnya tidak sengaja kotak cincin yang ada di dalam sakunya terjatuh di atas ranjang pas di dekat bantal Amairah yang masih tertidur pulas.


Keesokan harinya, Martin melupakan apa yang telah terjadi kepadanya dan apa yang sudah dia lakukan kepada perempuan yang tidak bersalah bahkan tidak dia kenali. Ya ampun sudah bercocok tanam tapi lupa kalau sudah melakukan hal tersebut hahahaha.


Bersambung..


Yok Dukung terus Cinta Yang Tulus dengan Cara Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan dan Kalau ada pin Lebih silahkan Berikan GIFT.. Dukungan Kalian sangat berarti untuk Author 🙏


Makasih banyak Kakak 🙏


by Fania Mikaila Azzahrah

__ADS_1


Makassar, 11 April 2022


__ADS_2