Cinta Yang Tulus

Cinta Yang Tulus
BAB. 42.Tragedi yang Membawa Hikmah


__ADS_3

Selamat Membaca..


Penyesalan selalu datangnya di belakang jika datangya di depan itu namanya pendaftaran yah. Seperti halnya yang dirasakan sekarang oleh Adam, Awalnya menyentuh pun tidak berminat apa lagi untuk membuka hatinya untuk istrinya itu tidak mungkin. Dan telah berbangga untuk menghina bahkan mengusir istrinya dengan tidak hormat tanpa ada rasa iba sedikit pun.


Tapi setelah mengetahui kebusukan dari istri yang dia puja-puji dan banggakan telah mengkhianatinya baru lah ingin kembali dan membina rumah tangga yang sehat seperti rumah tangga orang lain pada umumnya.


Tapi nasi sudah menjadi bubur dan tidak mungkin nasi yang sudah matang kembali menjadi beras lagi. Itu salah satu contoh pepatah yang cucok menggambarkan penyesalan dan kehidupan Adam. Adam berubah lah dan jangan hidup dalam bayang-bayang masa lalu, karena itu sama saja kamu akan menyiksa diri kamu sendiri. Tata dan tataplah masa depan kamu dengan baik dan terus berusaha untuk menjadi manusia lebih baik.


Dalam perjalanan pulang ke Hotel, mobil Amairah tiba-tiba berhenti dan mogok di jalan yang sepi. Amairah melupakan mengisi bahan bakar mobilnya sebelum berangkat tadi pagi. Amairah keluar dari mobilnya Setelah memeriksa kondisi mobilnya yang hanya kehabisan bensin. Amairah pun menghubungi Driver ojek online untuk segera datang dan membawa beberapa botol bensin. Amairah melihat jam dihpnya dan ternyata sudah jam 12 malam.


Bulu kuduk mereman dan merinding apa lagi angin sudah berhembus sepoi-sepoi menambah suasana malam hari yang begitu mencekam dan sepi tanpa ada jenis kendaraan apa pun yang lewat. Amairah baru ingin kembali ke dalam mobilnya tapi tiba-tiba ada cahaya lampu yang menyorot ke arahnya yang membuat mata silau. Amairah reflek menutup mata dan wajahnya dengan kedua tangannya.


Amairah baru memandang ke arah mobil tersebut setelah tidak ada cahaya lampu yang menyala. Tetapi Amairah tidak mengetahui siapa pemilik mobil tersebut. Amairah juga tidak ingin menerka siapa ***** pemilik mobil itu.


Orang yang berada di dalam mobil itu langsung keluar dari dalam mobilnya dan tersenyum manis ke arah Amairah. Senyuman khasnya yang tanpa pemanis buatan dan pengawet membuat khas senyuman itu. Amairah pun membalas senyuman dari pria pemilik mobil sedan yang berplat nomor polisi yang unik yaitu C1nt4 dan berwarna hitam.


"Hay Salma" ucap Pria itu yang tidak lain adalah Martin sambil berdiri di depan Kap mobilnya.


"Maaf mamaku bukan Salma tapi Amairah" ucap Amairah dan menekan kata Amairah agar pria tersebut mengerti dan paham.


"Bagiku sama saja kok Salma atau Amairah tidak ada bedanya orangnya tetap sama dan tetap cantik" ucap Martin tapi mengecilkan suaranya pas dikata terakhir yang dia ucapkan.


Beberapa saat kemudian, Driver Ojol pun sudah datang dan membawa beberapa botol bensin dan segera membantu Amairah untuk memasukkan bensin tersebut.


"Ini ongkir sama harga dari bensin 5 botol" ucap Amairah lalu mengambil uang dari dompetnya dan langsung mengulurkan tangannya yang sudah memegang uang pecahan ratusan lima lembar ke arah driver ojek online tersebut.


"Makasih banyak tapi sepertinya uangnya lebih ibu dan kebetulan saya tidak memiliki uang kembalian" ucap Supir Ojol itu.


"Tidak apa-apa kok pak sisanya untuk bapak saja" ucap Amairah.


"Makasih banyak Mbak" ucap Ojol tersebut yang sangat bahagia dengan pemberian dari Amairah. Andai semua orang berduit seperti Amairah pasti sejahtera orang yang ada dibawah kita.


Setelah beberapa saat Amairah pun pamit pulang karena sudah tengah malam dan seharian sudah meninggalkan anaknya dan lupa untuk bertanya tentang anaknya itu.


Martin tidak langsung pulang tetapi mengikuti mobil yang dipakai oleh Amairah. Martin ingin memastikan bahwa Amairah pulang dan sampai dengan selamat di rumahnya.


Amairah baru membuka pintu mobilnya dan tiba-tiba Adam langsung menarik tangan Amairah. Dan berusaha untuk memeluk bahkan ingin mencium bibir Amairah dengan paksa. Amairah tidak ingin lemah dan terus berusaha untuk melawan walau pun kekuatan Amairah tidak sebanding dengan kekuatan yang dimiliki Adam.


"Tolong lepaskan, Aku mohon jangan seperti ini" ucap Amairah yang terus mencegah Adam agar tidak berhasil mencium bibirnya.


"Amai Masa sangat mencintaimu bahkan aku rela melakukan apa pun demi kembali hidup bersamamu" ucap Adam yang sudah tidak menyadari bahwa apa yang dilakukannya akan membuatnya menyesal dan bisa hidup dibalik jeruji besi.


Adam yang sudah gelap mata dan dipengaruhi oleh alkohol dan setan sudah tidak memperdulikan teriakan dan permintaan dari Amairah yang sudah menangis.


"Mas Aku mohon jangan seperti ini, Tolonglah lepaskan aku sebelum aku berteriak" Ancam Amairah.


Adam tetap mencium seluruh wajahnya Amairah walaupun Amairah jijik dan tetap memberontak. Martin yang melihat kejadian itu tidak ingin langsung bertindak karena Martin tidak ingin salah sasaran dan salah mengambil tindakan. Jangan sampai mereka adalah suami istri yang sedang bertengkar dan saling marahan.

__ADS_1


Tapi Martin sudah melihat kalau Amairah tidak menginginkan hal tersebut. Bahkan Adam sudah merobek pakaian Amairah sehingga bagian dadanya sudah terekspos dan terpampang dengan nyata dan jelas.


Tangis sedih dari bibir Amairah tidak lagi dihiraukan oleh Adam bahkan Adam ingin melakukan hal yang lebih dari ciuman.


"Toloonggg" Akhirnya Amairah pun berteriak minta tolong.


Martin segera berlari dan melompati pagar pembatas Taman dengan tempat parkiran yang tingginya kira-kira mencapai 1 Meter lebih. Martin bahkan tidak perduli dengan pagar tersebut.


Martin menarik kerah baju Adam dan langsung memukuli wajah Adam hingga tak berbentuk lagi. Martin sudah kalap menghajar Adam. Untung saja pihak keamanan hotel segera menghentikan tindakan Martin yang cukup brutal.


"Sudah pak hentikan, cukup kasihan bapak ini" ucap pak Security yang sudah kasihan dengan Adam yang sudah babak belur.


Martin segera menghentikan pukulannya dan langsung menuju Amairah dan membuka jaketnya.


"Kamu sudah aman dan pria brengseknya sudah diamankan di kantor polisi" ucap Martin yang langsung memeluk tubuh Amairah.


Dan membawa Amairah masuk ke dalam kamar hotel. Tapi Martin saking kaget dan lupa menanyakan Perihal nomor kamar Amairah dan berinisiatif membawa Amairah ke dalam kamar, pribadinya yang ada di hotel. Kebetulan hotel tersebut adalah miliknya sehingga bebas dan tidak ada yang melarangnya tetapi jati dirinya dia minta kepada seluruh karyawan hotel dan Perusahaan cabangnya untuk tidak pernah membuka rahasianya di depan khalayak umum dan ramai. Hal tersebut bertujuan untuk tidak memancing cewek matre mendekatinya.


Dan semua aktifitas yang dia lakukan bersama Amairah terekam kamera dan sudah ada seseorang yang mengambil gambar dan fotonya.


"Tenanglah dan ganti pakaian kamu karena pakaianmu ini bisa mengundang seseorang bertindak kejahatan dan tadi untung saya mengikuti mobil kamu" ucap Martin.


Amairah hanya menganggukkan kepalanya dan bergegas ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. Sedangkan Martin memperhatikan wajahnya dengan cermin dan ternyata ada beberapa pukulan dari Adam yang berhasil mengenai wajah gantengnya dan disaat dia memeriksa lehernya Martin kaget karena tidak menemukan keberadaan kalung yang dipakainya beberapa hari terakhir ini.


"Kalungku di mana?, apa mungkin jatuh di parkiran saat aku memukul pria brenngsek itu?." tanya Martin pada dirinya sendiri.


"Maaf bapak ini mendatangi kamar saya dengan tujuan apa kok datangnya ramai-ramai??". Martin yang tidak mengerti dengan keadaan yang ada.


"Kami yang seharusnya bertanya kepada kalian apa yang kalian lakukan di dalam kamar berduaan sedangkan kalian ini belum menikah, apa kalian ingin merusak Citra hotel ini haaaaa?." ucap bapak tersebut.


"Iya kalau emang mereka suami istri coba periksa Buku Nikah mereka jangan sampai mereka pasangan tidak resmi" timpal ibu yang gendut.


"Tapi aku yakin mereka ini adalah bukan pasangan resmi dan sepertinya mereka pasangan selingkuhan" ucap Bapak yang agak kurus yang menambah memanasi suasana.


"Apa pun yang kalian katakan kami tetap mengatakan kalau kami ini jujur dan bukanlah pasangan tidak resmi atau pun sedang pacaran, kebetulan tadi saya menolongnya karena ingin dilecehkan oleh seseorang" ucap Martin.


"Kalian emang pintar berkilah dan memutar fakta yang ada" ucap seseorang yang baru datang dan langsung melempar sebuah amplop putih yang berisi beberapa foto karena amplop tersebut terbuka.


Security hotel tersebut mengambil amplop tersebut dan membukanya dan terkejut melihat isi amplop tersebut yang memperlihatkan Foto Martin berjalan bareng masuk kedalam kamar hotel dan sebuah foto Martin dan Amairah yang berpelukan di tempat parkiran yang minim cahaya yang membuat seseorang akan berspekulasi Kalau mereka telah melakukan sesuatu yang tidak baik.


"Jadi bukti apa lagi yang kamu inginkan dan semua bukti ini mengarah ke hal tak senonoh dan hal ini bisa dilaporkan ke pihak berwajib Jika mereka tidak Mau bertanggung jawab." ucap bapak yang membawa foto dengan senyuman yang licik.


"tapi keputusan kalian yang bisa memutuskan Karena kita hanya tidak ingin reputasi hotel tercemar dan membuat pelanggan setia tidak percaya lagi dengan kinerja hotel ini" ucap Orang yang membawa amplop tadi.


"Kalau Saya diposisi mereka lebih baik saya menikah dari pada harus masuk ke dalam penjara" ucap Ibu yang agak kurus yang memperkeruh suasana saja.


Martin dan Amairah bingung dengan situasi yang sekarang mereka hadapi. Bahkan Amairah belum sembuh dari shocknya sekarang dihadapkan lagi dengan berbagai tuduhan yang tidak beralasan dan memojokkan posisinya yang numpang di dalam kamar hotel pria yang menolongnya.

__ADS_1


"Karena tidak ada diantara mereka yang berbicara berarti mereka setuju jika dibawa ke Kantor polisi" ucap oak kumis yang baru nongol dan langsung tersenyum melihat wajah dari Martin dan Amairah.


Langkah kaki mereka belum menyentuh lantai, Martin Segera berbicara dan menyetujui dengan persyaratan dari warga masyarakat.


"Sepertinya jika aku menikahi dia Aku bisa membuktikan kepada Nikita kalau Aku bisa mendapatkan perempuan yang lebih cantik dari pada dirinya dan Oma juga tidak akan mendesak aku lagi untuk menikah, hitung-hitung menang jakpot" ucap Martin yang tersenyum licik.


"Tapi aku tidak setuju dan sangat keberatan dengan rencana kalian yang akan menikahkan Aku". ucap Amairah karena menurutnya pria ada di depannya belum dua kenal Lama dan gimana kalau Dia adalah penjahat.


"Kalau kamu menolak nasibmu akan berakhir dibalik Tirai besi" ucap pak gendut.


"Setuju saja Mbak ini solusi yang paling terbaik yang ada" ucap ibu-ibu yang pakai hijab Martin menatap ke arah Amairah dan kasihan melihat kondisi Amairah padahal kalau Martin tidak setuju tidak akan berpengaruh terhadap hubungan dan karirnya.


"Baiklah kalau begitu Saya siap" ucap Amairah dengan pasrah dan terpaksa


Hotel milik Martin memang terkenal disiplin dan tidak menerima tamu yang satu kamar tapi tidak menunjukkan bukti kalau mereka sudah menikah dan ada hubungan keluarga. Sehingga Hotel ini terkenal karena peraturannya yang cukup ketat tapi tetap dipadati pengunjung hotel karena kualitas fasilitasnya yang bagus dan lengkap.


"Sambil kita tunggu pak penghulu mungkin Mbak ingin mengatakan sesuatu?". tanya bapak yang membawa tadi amplop.


"Sebenarnya saya sudah menikah dan mempunyai anak laki-laki satu" ucap Amairah sambil menundukkan kepala dan wajahnya.


Semua orang saling berpandangan dan tidak menyangka kalau mereka salah Orang.


"Jadi gimana jadinya kalau begini sudah??." tanya Pak Security.


"Maaf Aku sudah janda cuma belum pernah mengurus perceraian Aku dengan suamiku saja" ucap Amairah lagi yang membuat semua yang hadir dalam sana lega dan Bahagia mendengar kabar tersebut.


"Pernikahan mereka tetap harus terjadi dan sekarang sudah jam 5 pagi sebaiknya kita segera melangsungkan pernikahan mereka" ucap ibu yang agak kurus.


Pak penghulu yang dipercaya untuk menikahkan mereka sudah hadir beserta beberapa pegawai KUA setempat juga sudah hadir.


"maaf boleh saya minta ktp kalian dan boleh tahu siapa nama bapak kandung kamu?." Tanya pegawai KUA.


Amairah bingung untuk menjawabnya karena dirinya adalah anak yatim-piatu.


"Maaf Saya tidak mengetahui nama ke Dua orang tua saya karena saya sudah jadi yatim piatu sejak masih bayi" ucap Amairah yang menundukkan kepalanya karena sedih dirinya kembali menikah tanpa didampingi oleh ke dua orang tuanya.


"Baiklah kalau begitu kita mulai ijab qobulnya dan tidak baik menunda lama hal yang baik untuk" ucap pak penghulu.


Tidak lama kemudian terdengar kata Sah dari mulut KUA dan penghulu serta semua orang yang berada di dalam kamar hotel tersebut.


Bersambung..


makasih banyak atas dukungannya 🙏


by Fania Mikaila AzZahrah


Makassar 07 April 2022

__ADS_1


__ADS_2