
Selamat Membaca..
Kehidupan harus terus berjalan, Manusia hanya bisa menjalani yang sudah ditentukan oleh Tuhan sebagai takdir,l setiap manusia, Jika Harapan tidak sesuai dengan kenyataan maka bersabarlah dan teruslah beriktiar untuk memperbaiki kegagalan tersebut dan tetap lah bersabar.
Pagi hari ini cuacanya mendung, Amairah yang ingin berangkat kerja terpaksa mempercepat perjalanannya ke kantor karena takut jika dirinya terjebak hujan dan macet. Angin berhembus kencang dan menerbangkan beberapa daun kering dari ranting pohon. Bulan November adalah bulan yang sering sekali menurunkan hujan yang membasahi bumi ini. Langit hari ini akan menurunkan berkahnya membasahi tanah dan tumbuhan.
"Ya Allah, Moga aku sampai di Kantor sebelum hujan" ucap Amairah yang menatap ke arah langit yang sudah mendung.
"Bu mau bawa bekal makanan atau gimana? kalau mau aku siapkan dulu" tanya Mbak Wati.
"Makasih Mbak, gak usah repot-repot karena hari ini kantor akan mengadakan acara syukuran" Jawab Amairah.
"Ohh gitu yah Bu". ucap Mbak Wati yang menggendong Baby Axel.
"Aku titip Axel yah Mbak, kemungkinannya aku pulangnya agak malam" ucap Amairah yang sudah siap untuk berangkat.
"Assalamu alaikum" ucap Amairah yang tidak lupa mencium pipi putranya sebelum meninggalkan rumahnya.
"Waalaikum salam Bu, hati-hati" ucap Mbak Wati.
Amairah naik Ojol untuk ke kantornya. Walaupun akan turun hujan, Amairah tetap memilih untuk memakai jasa Ojol Motor. Karena jarak dari rumahnya ke kantor tidak terlalu jauh.
Hujan pun turun membasahi bumi. Angin pun turut bertiup, petir menyambar. Amairah terpaksa berteduh di pinggir jalan. Padahal sedikit lagi Amairah akan sampai di kantornya. Amairah berteduh di bawah emperan toko yang kebetulan disaat itu belum buka. Jam masih menunjukkan pukul 07 Pagi sehingga masih banyak toko maupun perkantoran yang masih tutup. Amairah melap rambutnya yang terkena air hujan dengan tissue.
"Padahal aku sudah berangkat lebih awal ternyata bertemu juga dengan hujan" ucap Amairah yang masih mengeringkan pakainya yang terkena air hujan.
Hujan semakin lebat saja, belum ada tanda-tanda hujan akan berhenti. Padahal sudah jam 8 lewat. Amairah melihat jam di pergelangan tangannya.
"Semoga saja Aku tidak kena Omelan ibu Margaret" ucap Amairah yang menatap ke aspal yang sudah tidak nampak karena derasnya air yang mengalir.
Ada seseorang yang berlari ke arah emperan toko tersebut. Pria itu ternyata ikut terjebak hujan. Amairah tidak henti-hentinya melihat jam tangannya.
"Maaf bisa geser dikit" ucap pria tersebut.
Amairah langsung saja bergeser ke arah kanan atas perintah orang tersebut tanpa melihat wajah dari orang itu. Dari arah ujung jalan ada mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi. Hingga melewati mereka dan langsung Air cipratan mengenai pakaian Amairah dan pria tersebut.
__ADS_1
"Ya Allah, gimana aku tidak bawa pakaian ganti lagi" ucap Amairah yang membersihkan pakaiannya dari cipratan air tersebut.
Pria tersebut menatap wajah Amairah sekilas dan tiba-tiba Dejavu dengan wajah perempuan tersebut.
"Sepertinya aku mengenal perempuan ini tapi di mana?." monolog Pria itu.
Tidak lama kemudian, Hujan pun reda, Amairah kembali melanjutkan perjalanannya. Walaupun dalam keadaan yang tidak bersih dan rapi lagi, Amairah tetap berangkat kerja.
Semua mata tertuju pada Amairah yang berjalan terburu-buru ke dalam Perusahaan. Amairah tidak memperdulikan penampilan dan tatapan dari orang-orang.
Sesampainya di kubikelnya, Amairah langsung mengisi daftar hadir dan meminta ijin untuk ke toilet karena ingin mengganti pakaiannya.
"Amairah apa yang terjadi degannmu?." tanya Nadia.
"Pakaian Amairah basah dan kotor lah" ucap Maya yang heran dengan Pertanyaan Nadia.
"Iya aku tahu kalau itu maksudku kok bisa gitu?" ucap Nadia lagi.
"Nanti Aku jelaskan, aku mau ganti pakaian dulu entar aku kena marah lagi" ucap Amairah lalu berlari ke arah toilet.
Sedangkan pria yang ada disampingnya tadi masih belum beranjak dari tempatnya, karena Mobil yang dipakainya masih rusak dan masih menunggu Montir.
"Sepertinya sih jadi, tadi aku denger anak-anak dari divisi marketing katanya tempatnya di Restoran seafood" ucap Nadia.
Sedangkan Amairah hanya menjadi pendengar yang setia dan tetap melanjutkan pekerjaannya.
"Kalau kamu Mai, ikut juga kan?? tanya Nadia yang menatap ke arah Amairah.
"Insya Allah ikut mumpung makan gratis" ucap Amairah yang tersenyum manis ke arah ke dua teman terbaiknya.
Mai adalah nama panggilan yang sering dipakai oleh teman kerjanya Amairah. Amairah tidak merasa keberatan dengan panggilan tersebut.
"Kamu yah kalau masalah gratis pasti gak mau ketinggalan" ucap canda Nadia.
"ya iyalah kan, kalian lupa yah kalau barang sembako pada naik semua jadi kita harus manfaatkan kesempatan ini mumpung ada yang gratis, hitung-hitungan ngurangin uang jajan hahahha" ucap Amairah yang tertawa kecil Kepada temannya.
__ADS_1
"Kamu kayak emak-emak saja yang sudah nikah" timpal Maya.
"Iya emang aku emak-emak" ucap Amairah yang tersenyum manis.
"Jangan canda deh Mai, kamu yah kita serius kamu selalu jawab dengan candaan" ucap Nadia.
"Kalau aku serius gimana?". tanya balik Amairah.
"Serius loh Mai, jangan terus canda, stop dong candanya" ucap Maya.
"Kalau gak percaya, silahkan datang ke rumah aku langsung dan lihat apa aku serius atau canda dan tatap mata dan wajahku apa aku kelihatan canda yah". ucap Amairah yang memajukan wajahnya ke arah Maya dan Nadia.
Keduanya sama-sama menggelengkan kepalanya. Dan saling berpandangan.
"Aku akan jelaskan semuanya kepada kalian, tapi bukan di sini dan bukan sekarang" ucap Amairah lagi.
"Kalian Kami gaji di sini untuk ngerumpi atau bekerja sih?" tanya Menejer keuangan Ibu Melissa.
Mereka kembali terdiam dan melanjutkan pekerjaan mereka. Dan tidak ada lagi yang bersuara kecuali suara jari mereka yang menekan mouse dan keyboard komputer.
Ini visualnya Martin Muhammad
Kalau yang ini Adam Yah
Aku kasih gratis nih Visualnya Adam dan Hawa uuppss salah Martin Muhammad maksud Othor 🤣🤣.
Bersambung..
typo mohon dimaklumi yah Readers 🙏
Fania sedih nih🤧🤧..
__ADS_1
Readers nya BDP belum mampir juga untuk baca novel baru Fania 🤣🤣✌️.
Fania ucapkan untuk admin kece dan cantiknya GC Sahabat F3 Makasih Banyak atas dukungan kalian 🥰🥰🙏.