Cinta Yang Tulus

Cinta Yang Tulus
BAB. 20. Sabar Tanpa Batas


__ADS_3

Selamat Membaca..


Cinta memang butuh pengorbanan, tapi jika harus mengorbankan sesuatu yang tidak baik dan dilarang sepatutnya janganlah mengorbankan hal tersebut jika kelak akan mendatangkan penyesalan yang tidak bertepi.


Othor teringat dengan perkataan pemain film dari negeri tirai bambu yang mengatakan "Cinta penderitaannya tiada berakhir" .


Nadia memutuskan untuk tidak menggugurkan kandungannya setelah melihat tawa riang baby Axel. Nadia juga membayangkan jika kelak anak yang ada di dalam rahimnya lahir.


"Jadi keputusan kamu sekarang apa Mas?." tanya Amairah sambil menyuapi makanan untuk Axel putranya.


"Aku tidak akan membunuh calon anakku, dan kalau memang Bram tidak mau bertanggung jawab biarlah Amai ini semua juga terjadi karena kesalahanku jadi biarlah aku yang menanggungnya". ucap Nadia.


"Tapi apa kamu sudah memikirkannya baik-baik konsekuensi dari semua ini, ingat kamu itu kerja dan gimana tanggapan ke dua orang tuamu jika mereka tahu kenyataannya??." tanya Amairah yang ingin melihat reaksi dan jawaban dari Nadia.


"Aku akan ikhlas dan sabar Amai walaupun mereka akan menggunjingkan keadaanku, pura-pura tuli dan buta saja, karena aku yakin Allah tidak akan meninggalkan hambanya yang sabar" jelas Nadia.


"Iya, kamu harus kuat demi calon bayi yang ada di dalam kandungan kamu, kamu harus sabar dan banyak berdo'a untuk memohon ampun kepada Allah atas kesalahan yang kalian lakukan, dan jangan pernah kamu berniat untuk melakukan hal-hal yang tidak baik dan satu hal lagi kami selalu ada bersamamu" ucap Amairah yang kemudian memeluk tubuh sahabatnya.


"Makasih banyak Amai" ucap Nadia yang membalas pelukan Amairah.


Beberapa hari kemudian, entah siapa yang menyebarkan informasi kalau Nadia hamil di luar nikah dan yang menghamilinya adalah Bram. Maya dan Amairah bertanya-tanya kepada diri mereka sendiri. Tapi sepintar-pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Itu pepatah yang sangat cocok untuk Bram.


Bram dan Nadia menjadi bahan bullyan dari rekan sekantor mereka. Tapi Nadia sudah berjanji kepada dirinya untuk tidak lagi ambil pusing atau pun terlalu memikirkan hal tersebut. Sedangkan Bram dibuat pusing karena kondisi istrinya yang sudah lama sakit semakin parah. Istri dari Bram sekarang berada di rumah sakit, sebenarnya Istri Bram sudah lama menderita kanker darah leukimia jauh hari sebelum mereka menikah


Sedangkan Nadia hampir setiap hari kena bully dan selalu dicap sebagai pelakor. Untung saja kantor tempat mereka bekerja tidak ada aturan untuk melarang bagi wanita hamil tidak bisa lanjut bekerja sehingga Nadia bisa bernafas lega. Dan isu yang merebak tentang Nadia yang menjadi bahan ghibah mendapat perhatian khusus dari atasannya. Sehingga para atasan setiap divisi membuat aturan baru yaitu melarang keras karyawan untuk membully siapa pun yang bekerja di lingkup Perusahaan.


Nadia bisa bernafas lega walaupun masih saja ada yang nyinyir dibelakang mereka. Usia kehamilan Nadia sudah masuk bulan ke 4. Tetapi Nadia masih melanjutkan pekerjaannya. Nadia berfikir jika dirinya berhenti dirinya akan ambil biaya dari mana jika anaknya lahir.

__ADS_1


"Nad, kamu harus sabar yah, Jangan kamu masukin kata-kata mereka dalam hati" ucap Amairah yang selalu memotivasi sahabatnya.


"Mantul tuh perkataan Amai, kamu harus kuat dan sabar demi calon anak kamu Nad" timpal Maya.


"Alhamdulillah Aku sangat bahagia karena di balik masalah aku ini kalian selalu ada untuk Saya" ucap Nadia yang beruntung memiliki dua orang sahabat yang selalu ada mendampingi mereka.


"Jadi kamu tidak menuntut Bram untuk bertanggung jawab Nad??." tanya Maya.


"Aku gak mau mengganggu hubungan mereka May, ga apa-apa aku yang mengalah demi kebahagiaan mereka, Aku tidak mau istri dari Bram tersakiti hanya karena keegoisan Aku" ucap pasrah Nadia yang sudah ada embun air mata.


"Tapi aku gak sengaja tadi pagi dengar dari teman kerjanya Bram kalau istrinya masuk rumah sakit setelah ditemukan di depan kamar mandi terjatuh dan pingsan loh" ucap Maya yang kembali melanjutkan perbincangannya dan lupa kalau ibu Margaretha sudah melarang mereka berbincang.


Amairah hanya melirik sekilas ke arah Maya. Sedangkan Nadia kaget dan ikut sedih mendengar penuturan dari Maya.


"Emangnya Istrinya itu sakit apa May?." kepo Nadia yang awalnya tidak ingin bertanya tapi yah gitulah jiwa kepo seorang perempuan.


"Yang aku dengar tadi katanya Dea itu sakit leukimia loh" jawab Maya.


"A.....pa??." tanya Amairah dan Nadia yang kompak berbarengan bertanya.


"Biasa saja kali reaksi kalian, Dea yang sakit kalian yang heboh" ucap Maya yang tertawa melihat reaksi dari sahabatnya itu.


"Kasihan juga yah dengan Dea, tapi Aku do'akan semoga Dea cepat sembuh dan Bram sabar menghadapi Istrinya yang sakit" ucap Nadia yang tulus dan ikut prihatin dengan kondisi rumah tangga Bram.


"Kita tinggalkan kisah Dea dan Bram, Aku dapat info lagi nih Bebs." ucap Maya yang tersenyum manis ke arah sahabatnya sedangkan Maya senyum-senyum gak jelas.


"Kamu yah setiap kali ke Pantry pasti bawa sesuatu bahan gosip lain kali kalau balik bawa kue atau apa lah itu" ucap Amairah.

__ADS_1


Begitulah kebiasaan Maya kalau dapat info apa itu pasti Maya sampaikan kepada sahabatnya yang bisa buat bahan hiburan dikala kerjaan numpuk tetapi bukan bergosip yah, tapi mereka sekedar menjadikan sebagai bahan untuk buat mereka intropeksi diri dan menjadikan hal tersebut sebagai masukan saja. Tapi yah gitu lah karakter seorang perempuan he-he-he.


Waktu terus berlalu, karena waktu tidak akan menunggu kita untuk menyadari kesalahan yang kita lakukan dan selayaknya manusia yang berfikir dan punya hati nurani untuk segera menyadari dan selalu mawas diri. Demi kehidupan yang damai tentram dan sejahtera.


Bersambung..


📢📢Typo atau kekeliruan dalam hal pengetikan Mohon dimaklumi 🙏📢


Kisah tentang Siapa Ayah biologis Baby Axel belum dibuka yah Readers harap sabar menanti.


Untuk beberapa Part ke Depan Fania khusus bahas kisahnya Nadia sampai tuntas Yah. Intinya CYT Beda dengan BDP kalau BDP Fania Mix cerita dari para tokohnya.


Untuk Readers yang sudah memberikan masukan, kritik dan sarannya makasih banyak Kakak..


Untuk Readers yang telah mampir Baca Makasih Banyak 🙏🥰


Fania akan post beberapa Komentar yang Fania pilih.






by FANIA Mikaila Azzahrah

__ADS_1


Makassar, 28 Maret 2022


__ADS_2