DEMI DIA

DEMI DIA
Kejutan Indah dihari Bahagia


__ADS_3

Gedung tempat diselenggarakan pesta pernikahan Shevi dan Alvin juga Shera dan Bayu terlihat begitu meriah. Begitu banyak tamu undangan yang hadir karena ini undangan dari tiga keluarga.


Pagi tadi mereka sudah sah dimata agama dan hukum. Malam ini tinggal pesta resepsi untuk mereka.


Gedung di hias dengan sangat cantik dan elegant dengan banyaknya bunga kesukaan Shevi juga Shera. Acara berlangsung di ballroom hotel milik keluarga sandika. Tempat yang mampu menampung hingga 2500 tamu undangan.


" Wahhh siapa ni ndah ?? " Malam ini Indah hadir bersama seorang pria tampan tinggi dan berwibawa.


" Tar aja gue kenalinnya bareng Shevi diatas.. kuy lah kita foto bareng pengantin " Indah menggandeng tangan pria yang datang bersamanya.


" Selamat sayangggg " Indah langsung memeluk Shevi setelah sebelumnya juga memberikan selamat kepada Shera dan dokter Bayu.


" Makasih.. Eh Lidia mana nih ?? " Shevi merasa ada yang kurang karena Lidia belum hadir.


" Tunangannya ada meeting jadi katanya telat " Nay yang menjawab


" Eeh tuh dia orangnya " Nurin menunjuk kearah pasangan yang sedang berjalan kearah mereka.


" Lho pak Andrian, Anda juga hadir disini ?? " Ricky tunangan Lidia ternyata mengenali pria yang ada disebelah Indah.


" Iya. Kebetulan Pak Dion rekan bisnis saya dan saya juga menemani anak teman papa saya " Andrian melirik ke arah Indah yang diam saja mendengarkan obrolan mereka.


" Ooh iya saya dengar orang tua kalian berteman sejak kukiah dulu "


" Iya Kak. Papa yang nyuruh gue dateng bareng manusia es ini "


" Indah !! " Ricky menegur sepupunya yang kurang sopan.


" Hehe maaf kak "


" Lho kok kalian kaya deket gitu ?? " Lidia merasa aneh dengan kedekatan Indah dan Ricky.


" Dasar calon kaka lucknut emang lo.. Kak Ricky kan abang sepupu gue !! "


" Hahhhh ?? " Yang lain merasa heran. Karena sebelumnya tidak ada yang tau kalau Ricky dan Indah adalah sepupu. Karena saat tunanganpun keluarga Indah tidak ada yang hadir termasuk Indah.


" Beb ?? " Lidia meminta penjelasan pada sang tunangan.


" Iya. Indah itu sepupu aku. Papanya Indah itu adik sepupu papa aku. Pas kita tunangan keluarga Indah sedang ada diluar negeri jadi gak hadir. Dan Indah selama ini gak mau kalian tau dia itu adik aku "


" Kenapa ndah ?? " Nay heran kenapa Indah tidak mau ada yang tau jika mereka bersaudara.


" Ya gue nyaman sama status gue yang biasa aja tanpa ada embel - embel nama Barata "


" Saya dengar anda dijohkan dengan adik saya yang bandel ini ya Pak Andrian ?? " Ricky mendengar kabar tersebut dari papanya sebulan yang lalu.


" Panggil aja Andri atau Rian. Jangan terlalu formal. Kita kan bukan sedang dalam urusan bisnis " Andrian tidak menanggapi pertanyaan Ricky barusan. Karena dia belum menyetujui rencana perjodohan itu.


Sahabat Indah semuanya kaget tapi tidak mau bertanya lebih karena sepertinya Andrian enggan untuk menjawab pertanyaan mengenai hal itu. Biar nanti mereka interogasi Indah saja.


" Selamat ya vii.. gue seneng banget akhirnya lo bisa dapetin kebahagiaan yang seharusnya lo milikin " Lidia memecah rasa canggung dengan memberikan selamat kepada Shevi dan Alvin begitu juga dengan Ricky.

__ADS_1


***


Shevi turun menemani sahabatnya di salah satu meja yang dikhususkan untuk mereka setelah sudah tidak ada lagi tamu yang memberikan selamat kepada mereka.


" Capek yank.. " Alvin mengusap pipi istrinya yang terlihat lelah.


" Bangetttt.. Banyak banget si tamunya.. Pegel tau berdiri pake hak tinggi lama - lama gitu " Shevi memanyunkan bibirnya.


" Iya tar aku pijitin.. Tiara juga udah tidur diatas sama mami.. mami lagi kurang sehat kecapekan ngurusin semua yang serba mendadak hehe " Semua keluarga Alvin dan Shevi malam ini menginap dihotel tempat diselenggarakannya pesta pernikahan.


" Gak tidur sama kita aja mas ?? "


" Gak lah.. Dia harus terbiasa tidur terpisah dari mommy'nya. Sekarang kan udah ada daddy'nya yang akan menemani dan mengganggu setiap malam mommy " Alvin tersenyum sambil memainkan alisnya menggoda Shevi.


" Apaan si mas " Cubitan kecil mengenai perut Alvin.


" Heh penganten baru.. Jangan bahas masalah kamar disini. Kita semua masih pada lajang jangan bikin iri !! " Shevi hanya memeletkan lidahnya menanggapi ucapan Nay.


" Ngomong - ngomong gimana tadi pagi ijab qobulnya lancar gak ?? Sory ya gue ada pasien darurat tadi pagi "


" It's okey Nay.. Gue bisa ngerti kok. Semua berjalan lancar meskipun Mas Alvin kelihatannya nervous banget hihihi " Shevi geli membayangkan tadi pagi saat dirinya baru memasuki masjid setelah sebelumnya Shera terlebih dahulu ijab baru dirinya.


Alvin yang sebelumnya gugup begitu terpana melihat kecantikan Shevi yang datang dituntun oleh Indah dan Lidia juga Nurin untuk didudukan disebelahnya. Sampai keringat dingin terlihat dibeberapa titik di dahi Alvin.


" Sudah mas Alvin calon istrinya jangan dilihatin terus. Ayo jabat tangan Om'nya si calon istri biar bisa cepet sah dan cepet bisa ciumnya " Para hadirin yang hadir tertawa mendengar teguran pak penghulu terhadap Alvin. Shevi yang disebelahnya hanya tersipu malu.


***


" Saya juga berduet bersama saudara ipar baru saya Alvin dan teman - teman kita yang mengiringi Leon dan Randy. Karena saya tidak jago alat musik jadi saya menyanyi saja hahaha " Semua yang hadir ikut tertawa.


" Sayang.. I Love you " Bayu memberikan kiss jauh untuk Shera yang sedang duduk bersama Shevi dan kawan - kawan.


" Cieee cieee so sweet banget si kak Bayu.. Mau dong gue di romantisin " Indah menggoda Shera yang ada disebelahnya. Dan banyak cuitan dari para tamu undangan juga.


Sir, I'm a bit nervous 'bout being here today


Still not real sure what I'm going to say


So bear with me please


If I take up too much of your time


But you see in this box is a ring for your oldest


She's my everything, and all that I know is


It would be such a relief


If I knew that we were on the same side


'Cause very soon I'm hoping that I

__ADS_1


Suara Bayu yang lembut mampu menyihir para perempuan dengan suaranya. Banyak yang iri dengan Shera yang mendapatkan pria baik dan penyanyang seperti Bayu. Ditambah lagi rupanya yang menawan dan suaranya yang bagus.


Could marry your daughter


And make her my wife


I want her to be the only girl


That I love for the rest of my life


And give her the best of me 'til the day that I die, yeah


I'm gonna marry your princess


And make her my queen


She'll be the most beautiful bride that I've ever seen


I can't wait to smile


As she walks down the aisle


On the arm of her father


On the day that I marry your daughter


Part ini Alvin yang membawakan. Tak kalah dengan Bayu, Alvin yang menanggalkan jasnya dan menggulung kemejanya sampai kesiku membuat para wanita meleleh ingin jatuh dalam pelukan Alvin.


She's been here every step since the day that we met


(I'm scared to death to think of what would happen if she ever left)


So don't you ever worry about me


Ever treating her bad, no


We've got most of our vows done so far


(So bring on for better or worse)


And 'til death do us part


There's no doubt in my mind


It's time


I'm ready to start


I swear to you with all of my heart


( Marry Your Daughter by Brian Mcknight )

__ADS_1


Sorak sorai tepuk tangan mengakhiri lagu yang mereka bawakan.


__ADS_2