DEMI DIA

DEMI DIA
Kencan Dapat Anak


__ADS_3

Indah sedang berjalan - jalan ingin mengerjai calon suaminya untuk pergi ke taman hiburan. Dalam hati Indah tertawa puas melihat muka bete Andrian. Pagi - pagi tadi Indah datang ke rumah Andrian bermanja - manja dengan calon mertuanya dan meminta mereka untuk membujuk Andrian agar mau diajak pergi ketaman hiburan. Akhirnya dengan ancaman kedua orang tuanya Andrian pergi mengikuti kemauan gadis tengil yang dijodohkan dengan dirinya.


Hari ini Andrian terlihat sangat tampan di mata Indah. Karena selama ini Indah hanya melihat Andrian dengan setelan jas saja. Tapi hari ini lihatlah penampilan Andrian yang menggunakan kaos polos berwarna navi yang dibalut jaket kulit dan bawahan celana jeans warna krem serta sepatu kets dan kacamata hitam membingkai matanya.


" Ayo cepat turun !! " Perintah Andrian dengan ketus kepada Indah saat mereka telah sampai di parkiran.


" Hiiisss gak ada baik - baiknya banget sama calon istri !! yang begini kata papa suami terbaik buat gue !! untung gue suka sama wajahnya !! kalo sifatnya mah haaahhh mama aku gak kuuuaaaat !! " Indah menggerutu pelan sambil melepas sabuk pengaman yang masih dapat didengar Andiran. Membuat pria itu tersenyum tipis tanpa ketara.


Mereka menyusuri taman hiburan dalam diam. Tidak ada yang membuka suara sedikitpun sampai kemudian.


" Kamu mau naik apa ?? Biar saya tunggu disini " Andrian duduk di salah satu bangku yang dinaungi pohon cukup rindang didepan tempat menjual makanan.


" Gak asik dong kak kalo aku main sendiri !! Kan aku ajak kakak kesini buat nemenin aku !! " Seru Indah kesal dengan manusia kulkas satu ini.


" Kenapa kamu tidak ajak saja sahabat - sahabat kamu. Biasanya juga pergi bersama mereka " Andrian tetap duduk dan malah memesan minuman.


" Mereka sibuk sama pasangan masing - masing. Puas ??!! Cuma aku tau yang gak ada pasangan " Indah dengan lesu duduk diseberang Andrian menumpukan kepalanya diatas tangan yang dia lipat diatas meja.


" Salah siapa kamu tidak ada pacar ?? " Andiran menaikan sebelah alisnya dan tersenyum mengejek ke arah Indah.


" Salah papa lah !! Kenapa juga dia mesti jodohin kita !! Kalo kakak baik sama aku si gak papa. Tapi kakak aja begitu !! " Cibir Indah dengan kesal.


" Begitu bagaimana maksud kamu ??!! "


" Ya mana ada calon suami dingin begitu sama calon istrinya. Aturan kalo kakak gak mau nikah sama aku, ya kakak tolak lah. Jangan membuat aku semakin berharap " Seru Indah dan berakhir lirih di kalimat terakhir.


" Saya tidak ada alasan buat menolak keinginan mereka untuk saya segera menikah dan memberi mereka cucu. Saya memang tidak punya pacar dan usia serta karir saya sudah mapan untuk menikah. Dan Kamu lah pilihan orang tua saya untuk menjadi ibu penerus dalam keluarga saya. Jadi saya harus menolak dengan alasan apa ?? " Indah menganga mendengar Andrian berbicara panjang lebar seperti itu. Biasanya hanya satu dua kata itu pun jika ditanya.

__ADS_1


" Luar biasa ternyata kakak bisa juga ngomong panjang lebar hihihi " Indah malah terkikik sendiri membuat Andrian menatapnya tajam.


" Dan satu lagi !! Jangan ngomongin masalah anak. Hubungan kita belum sejauh itu !! " Indah geli sendiri membayangkan dirinya akan mempunyai anak dengan manusia kulkas ini. Biasanya orang hamil pinginnya dimanja dan banyak maunya. Nanti yang ada dirinya cuma makan hati kalau hamil dan suaminya ini belum bisa mencintainya. Tapi bisa dipertimbangkan untuk mengerjai tipe suami tidak peka ssperti Andrian.


" Kenapa tidak mau dibicarakan ?? Walau bagaimanapun nanti setelah menikah saya ingin langsung punya anak dari kamu !! " Bukanya tujuan pernikahan adalah meneruskan keturunan. Untuk apa menikah kalau Indah tidak mau mempunyai anak darinya.


" Plisss deh kak geli tau gak dengernya. Jangan - jangan kakak pria mesum ya !! " Indah memicingkan kedua matanya sebelum kemudian kembali tergelak.


" Saya bukan pria mesum !!. Tapi tujuan kita menikah itu untuk memberikan orang tua kita cucu. Untuk melanjutkan garis keturunan keluarga kita !! Buat apa kita menikah kalau kamu tidak mau memiliki anak dengan saya !! "


" Wo wo wo jangan emosi dulu kakak.. Bukannya aku gak mau punya anak sama kakak. Tapi untuk melakukan itu kita butuh cinta !! Dan aku juga gak mau ngelakuin itu sebelum kakak juga mencintai aku. Aku gak mau anakku lahir dari cinta yang bertepuk sebelah tangan " Indah meletakkan telapak tangannya di dada sebelah kiri dan berekspresi seakan sakit hati dan mengangguk - anggukan kepalanya.


" Udah ah.. Ayo, lebih baik kita jalan dari pada ngomongin yang gak jelas kaya gitu !! " Indah berdiri dan menarik tangan Andrian.


" Itu penting untuk hubungan kita kedepan Indah !! " Indah menempelkan jari telunjuknya dibibir Andrian menyuruhnya untuk diam.


***


" Suara apa tuh kak " Indah yang ketakutan langsung memeluk lengan Andrian.


" Lepasin Indah !! " Andrian merasa kurang nyaman jika ada orang yang menyentuhnya seperti ini. Dia paling tidak ingin disentuh oleh orang lain. Tapi dengan Indah dia mulai mau untuk bergandengan tangan itu pun karena wanita itu selalu saja menarik - narik dirinya.


" Tapi aku takut kak.. Kakak gak denger ada suara anak kecil nangis.. Jangan - jangan hantu lagi hiiii !! " Indah cemberut saat kepalanya ditoyor oleh Andrian.


" Mana ada hantu siang bolong seperti ini !! " Andrian berjalan semakin memasuki rumah kaca untuk mencari sumber suara tersebut.


" Kakak mau kemana !! " Indah sudah akan menarik tangan Andrian keluar saat suara yang dia kenal memanggil namanya.

__ADS_1


" Aunty... " Anak kecil itu berteriak dan berlari kearahnya.


" Tiara !! " Indah langsung berjongkok melihat gadis kecil yang ternyata anak sahabatnya memeluk kakinya sambil menangis sesenggukan.


" Ini anak sahabat kamu itu kan ?? " Tanya Andrian yang ikut berjongkok dihadapan gadis kecil itu, dan Indah hanya mengangguk.


" Tiara sama siapa disini sayang.. Kenapa menangis ?? " Indah mengusap air mata diwajah Tiara yang sudah memerah yang kelihatannya sudah sejak lama anak ini menangis.


" Ara sama mommy and daddy.. " Tiara lalu menceritakan dari naik komedi putar dan melihat es krim, tapi karena tidak membawa uang dirinya tidak dikasih oleh penjualnya. Tapi saat Tiara kembali ke tempat orang tuanya menunggu mereka tidak ada. Tiara mencoba mencari orang tuanya dan tersesat didalam rumah kaca itu.


" Ya ampun sayang.. kamu kenapa tidak minta tolong sama pengunjung disini ??" Indah memeluk dan mengusap punggung Tiara dengan sangat keibuan. Membuat Andrian yang melihatnya tersenyum dalam hati.


" Ara mau minta tolong security.. Karena kata mommy kalau kita mau minta tolong jangan kepada orang yang kita tidak kenal.. Paling tidak minta tolong sama petugas keamanan.. Tapi disini tidak ada security " Jawab gadis itu polos.


" Ya udah yuk kita cari makan.. Kamu pasti lapar dan haus kan dari siang disini " Anak itu tersenyum dan mengangguk. Saat Tiara sudah berada dalam gendongan Indah, Andrian mengambil alih.


" Biar saya yang menggendong. Dia pasti berat dan kamu akan lelah nanti. Tiara mau kan digendong sama uncle ?? " Tanya Andrian lembut kepada Tiara membuat Indah tersenyum dengan manis.


" Ternyata manusia kulkasku bisa juga perhatian dan berkata lembut " Kata batin Indah.


Mereka kemudian keluar dan mencari restoran untuk mereka makan siang dan melepas lelah.


*


*


*

__ADS_1


Happy Reading 💕


Ada yang pengen cerita tentang Indah gak ??


__ADS_2