DEMI DIA

DEMI DIA
Ingin Coba Ah !!


__ADS_3

Alvin dan Shevi keluar dari kantor pukul tujuh malam saat suasana kantor sudah sepi karena jam kerja kantor tersebut hanya sampai jam emoat sore. Hanya ada segelintir ruangan yang lampunya masih menyala karena ada beberapa divisi yang sedang lembur bekerja.


Mereka berdua dikagetkan dengan kehadiran empat sosok wanita yang tertidur di sofa loby kantor saat mereka baru saja keluar dari dalam lift.


" Ya ampun.. Ngapain mereka tidur disini " Shevi berjongkok dihadapan keempat sahabatnya yang sudah tidur tidak beraturan. Untung kantor ini dijaga dengan pengamanan yang ketat jadi tidak akan terjadi hal buruk walau mereka tertidur pulas seperti ini.


" Bangun girls " Shevi menepuk pelan satu persatu pipi sahabatnya agar bangun. Mereka berempat menggeliat saat merasakan tepukan dari Shevi dan membuka matanya.


" Udah jam berapa nih ?? " Tanya Indah sambil menguap lebar.


" Jam tujuh " Ucap Shevi kemudian kembali berdiri di samping Alvin.


" Waahh tega lo vii bikin kita ketiduran lama banget disini !! " Seru Lidia.


" Ya lagian kalian ngapain tidur disini.. pada diusir dari rumah ?? " Shevi tergelak dan menggelengkan kepalanya.


" Kita tuh liat postingan Rasya lagi sama Tiara.. Pas kita kerumah bunda katanya lo disini " Nay menjelaskan tidak terima setelah tidak diijinkan masuk sekarang malah ditertawakan oleh sahabat kurang ajarnya ini.


" Kita susulin ke sini, ehh... malah gak boleh ke ruangan kak Alvin katanya kalian lagi gak mau di ganggu !! " Nurin ikut menggerutu kesal.


" Iya. Kita nungguin dari sore tau !! Ngapain aja si kalian sampe jam segini ?? kalo mau bikin anak dirumah dong jangan dikantor !! " Indah si mulut nyablak ikutan berkomentar.


" Ya sory.. mana gue tau kalo kalian ada disini.haha " Semua menoyor kepala Shevi kecuali Alvin yang langsung menarik kepala istrinya dan dibenamkan didadanya untuk ia selamatkan.


" Emang kalian mau ngapain nyusulin istri gue kesini ?? " Alvin benar - benar tidak habis pikir untuk apa mereka rela nunggu berjam - jam bahkan sampai ketiduran kalo hanya ingin bertemu dengan istrinya kan masih ada hari esok.


" Ya mau ngajakin Shevi ngumpul lah kak.. Kita kan kangen.. Dia bukan cuma milik kak Alvin ya !! Shevi juga milik kita !! " Seru Indah yang di angguki oleh yang lain sambil melipat kedua tangan mereka didepan dada.


" Uuh sweet banget si kalian.. Gue jadi makin sayang sama kalian " Mereka berlima kemudian berpelukan membuat Alvin semakin geleng kepala melihat tingkah istri dan sahabatnya yang masih seperti anak kecil.


" Kuy lah kita jalan.. Boleh kan mas ?? " Shevi berbalik menatap Alvin dengan mata berbinar. Dia tidak akan melupakan statusnya kalau dirinya sekarang sudah menikah dan harus meminta ijin kepada suaminya jika akan pergi.


" Boleh sayang.. Tapi pulangnya jangan kemaleman.. " Alvin memeluk pinggang Shevi yang sedang tersenyum lebar karena bahagia.

__ADS_1


" Dan kalian harus anterin istri gue pulang dengan selamat "


" Siap Kak " Semua memberikan hormat kepada Alvin layaknya polisi.


" Ya udah aku jemput Tiara ke rumah bunda.. Aku kangen sama dia.. Kamu hati - hati oke ?? " Alvin menarik tengkuk Shevi dan mendaratkan ciumannya. Tidak terlalu lama mereka ciuman tapi membuat para sahabatnya ribut tidak sabaran.


***


Shevi dan kawan - kawan pergi menggunakan satu mobil milik Indah. Mereka menuju ke cafe tempat biasa mereka nongkrong.


" Lo si vii kelamaan.. Tadinya kan kita mau ngajakin lo shoping sekalian nonton.. Sekarang jadinya cuma bisa nongkrong doang kan ??!! " Seru Indah masih tidak terima rencananya gagal total gara - gara pengantin baru yang tidak tau tempat dan waktu.


" Makanya lain kali kabarin gue dulu dong.. Lagian kn gue kangen sama laki gue.. Udah gak ketemu lama gak kaya kalian yang bisa tiapa hari ketemu " Shevi masih berusaha membela diri.


" Itu sih derita lo !! " Seru Nay di akhiri dengan kikian geli.


cafe yang mereka tuju adalah cafe khusus anak muda. Biasanya malam seperti ini cafe akan dipenuhi dengan muda mudi yang kasmaran atau hanya sekedar nongkrong menghabiskan waktu dengan teman dan sahabat seperti mereka berlima.


Shevi cs memilih ruangan yang ada dilantai dua untuk mendapatkan view yang lebih bagus.


" Wiiihh ibu yang satu ini emang selalu the best " Mereka lalu menyebutkan pesanan mereka satu persatu.


" Iya anggep aja ini pesta kembalinya gue ke Indonesia.. Tapi nanti akan gue adain pesta lagi tenang aja "


" Emang lo udah gak bakalan balik lagi ke NY vii ? " Tanya Lidia.


" Gak lah.. Gak boleh gue sama Alvin. Tapi kalo yang kerjanya paling seminggu gue masih ambil "


" Kemarin gimana konser - konser lo lancar kan " Nay bertanya sambil mengambil cemilan diatas meja untuk dia masukan kedalam mulutnya.


" Semua berjalan lancar sesuai keinginan.. Makanya sekarang gue traktir "


" Oiya vii gue udah hubungin temen kita yang lulusan musik juga. Yang dulu sekelas sama lo waktu ekstrakulikuler musik, katanya dia siap bantuin lo " Nurin memang sempat Shevi mintain tolong untuk menghubungi teman SMA mereka yang lulusan musik agar mau membantunya mendirikan sekolah musik.

__ADS_1


" Thank you Riinn " Shevi langsung memeluk Nurin.


" BTW gimana rasanya vii ?? Beda gak sama waktu pas lo diperkosa dulu ?? " Indah mencondongkan duduknya agar lebih dekat kearah Shevi.


" Apaan si ndah.. Nanyanya begitu !! " Shevi meminum orange jus'nya.


" Kita juga penasaran kali vii.. " Seru Nay menimpali.


" Yaaa gimana yaaaaa ??? mau tau banget emang ??? " Shevi menggoda teman - temannya membuat mereka semakin mendekat dan menganggukan kepalanya.


" Kepo deh kalian.. Itukan urusan ranjang.. Jadi itu privaci gue sama Alvin !! " Seru Shevi tak ingin memberi tahu masalah ranjangnya. Takutnya mereka pada trauma kalau hanya mendengar tanpa menikmatinya langsung. Karena Alvin sangat buas jika sudah diatas ranjang.


Mereka mendesah kecewa dengan jawaban Shevi membuat gadis itu tertawa geli.


" Yang jelas rasanya luar biasa sampai serasa terbang ke langit ketujuh hahaha " Para sahabatnya malah membuka mulutnya mendengar jawaban Shevi.


" Jangan dibayangin.. nanti malah kalian pengen nyoba !! Dosa !! " Shevi menatap tajam memperingati semua sahabatnya.


" Aahh gue mau nyoba ah sama Leon " Nurin terkikik geli padahal mana berani dia mencoba. Yang ada Leon bisa habis dipukuli kakaknya yang anggota Polri.


" Kalo gue kira - kira manusia kulkas gue mau gak ya gue ajakin.. Secara diajak ngomong aja susah " Indah sedang memperjuangkan cintanya terhadap Andrian. Pria yang dijodhkan dengan dirinya. Yang langsung menarik perhatian dan hatinya. Tapi usahanya masih belum membuahkan hasil.


" Gila lo pada !! gue laporin mama papa lo semua mau ??!! " Ancam Shevi kepada sahabatnya.


" Eehh gue gak ikut - ikutan ya " Nay angkat tangan tidak mau ikut dilaporkan. Keluarganya yang hampir semua dokter menentang keras pergaulan bebas demi kesehatan diri masing - masing.


" Gue juga becanda kali vii.. Gue gak mau lah Leon di gantung sama ka Haikal "


" Gue juga vii !! Andrian gue pegang tangannya aja melotot sama gue !! " Jawaban Indah membuat yang lain tertawa. Kasihan sekali nasib percintaan sahabatnya yang satu itu. Belum pernah pacaran dan jatuh cinta, tapi sekalinya jatuh cinta sama manusia lemari es seperti Andrian yang sangat susah untuk dia dekati.


*


*

__ADS_1


*


Happy Reading, selamat melakukan aktifitas semoga lancar dan semangat 😘😍


__ADS_2