
Santorini adalah kota romantis di daerah Yunani, kota ini sudah banyak didatangi oleh ribuan pasangan yang terkenal sebagai tempat honeymoon paling romantis di dunia. Keindahan dan arsitektur pulau ini terbilang unik dan terkesan romantis saat matahari tenggelam yang terlihat keemasan menambah cantiknya suasana ketika liburan. Santorini sendiri merupakan pulau yang berada di antara Pulau Ios dan Anafi, Yunani.
Pilihan Papi Dion memang selalu yang terbaik dan sesuai dengan keinginan Shevi. Pagi ini Shevi dan Alvin sedang menikmati sarapannya resort tempat mereka menginap.
" Hari ini mau kemana dulu yank ?? " Tanya Alvin pada suapan terakhirnya.
Mereka tiba di Santorini semalam. Setelah menempuh perjalanan udara yang memakan waktu hampir seharian penuh, dilanjut perjalanan darat yang membuat mereka sangat lelah. Tapi lelah yang mereka rasakan terbayar dengan pemandangan yang menyambut kedatangan mereka di pulau Santorini ini. Nyamannya kamar yang bertaburan dengan kelopak bunga mawar yang kontras dengan kamar dan prabot yang di dominasi warna putih. Kamar mereka memiliki fasilitas kolam renang pribadi yang langsung menghadap ke laut Aegean.
" Enakanya kemana dulu mas.. Aku kan baru pertama kali kesini " Jawab Shevi dengan tersenyum bahagia. Semalam dia sudah tidur dengan nyenyak untuk mempersiapkan tenaganya menjelajah pulau ini.
" Gimana kalau kita jalan - jalan sekitar sini aja hari ini.. sambil nunggu matahari terbenam " Mereka mengiap di resort ditengah Oia. Sebenarnya Alvin masih enggan untuk jalan - jalan. Perjalanan panjang membuatnya ingin lebih lama menikmati nyamannya kasur.
" Hmm boleh.. sekalian cari oleh - oleh biar gak lupa " Selepas sarapan mereka kembali ke kamar untuk mengambil tas dan memakai pakaian serta sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki.
Bangunan - bangunan dengan mayoritas warna putih berjejer rapat di sisi tebing. Bentuk bangunannya bukan seperti bangunan rumah biasa yang memiliki atap genteng. Kebanyakan bangunan memiliki atap tembok melengkung seperti gua. Itulah sebabnya rumah-rumah seperti itu sering disebut sebagai cave houses.
Mereka berjalan sambil bergandengan tangan. Menyatukan jari - jemari mereka. Sesekali saling memandang dan melemparkan senyuman hangat. Untung sekarang cuaca cukup hangat bukan musim dingin. Jadi mereka bisa bebas menikmati semua wisata yang ada.
" Oia sebelumnya dikenal dengan nama Apano Meria dan warganya masih disebut Apanomerites " Alvin menjelaskan sambil melihat buku panduan yang sempat dirinya beli di salah satu toko yang mereka lewati tadi.
__ADS_1
" Oia mencapai puncak kejayaannya pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ekonominya makmur berkat armada perdagangnya di Laut Mediterania Timur. Rumah kapten berlantai dua di bagian tertinggi desa ini merupakan bangunan yang melambangkan masa kejayaan ini. Namun, sebagian dari desa ini hancur akibat gempa bumi pada tahun 1956. "
" Dan saat ini Oia merupakan tujuan wisata yang populer dan dibanjiri pengunjung yang ingin menikmati matahari terbenam pada sore hari. "
" Emang penting ya mas baca begituan ?? " Bagi Shevi jalan - jalan ya nikmati saja pemandangan serta wisatanya. Tidak perduli dengan sejarahnya.
" Kalo kita pergi ke suatu tempat, kita harus tau history dibelakangnya sayang " Alvin mencubit pelan hidung Shevi membuat istrinya itu mencebik kesal.
" Biar kita juga bisa terikat dan lebih menikmati karena tau sejarahnya seperti apa " Shevi hanya mengangguk - anggukan kepalanya.
Mereka berkeliling di desa sambil mengambil foto di spot - spot yang bagus. Alvin yang suka dengan fotografi membawa kamera kesayangannya untuk mengabadikan moment bulan madu mereka. Meski kebanyakan hanya mengambil gambar istrinya baik secara terang - terangan atau secara diam - diam.
Ketika hari sudah mulai memasuki siang mereka singgah di salah satu restoran yang menyuguhkan pemandangam yang sangat indah untuk mereka menikmati makan siang sekaligus menikmati keindahan desa dan lautnya.
Dia juga memesan Gyros, daging panggang yang dipanggang vertikal menggunakan alat khusus. Lalu disajikan seperti sandwich dengan roti pita yang di isi bawang bombay, irisan tomat dan french fries. Dilengkapi dengan saus tzatziki.
Dan tak lupa Tomato keftedes, tomat berukuran seperti buah ceri yang digoreng menggunakan minyak zaitun panas. Ditambah bawang, cabe, mint serta rempah aromatik lain dengan adonan yang tebal.
Alvin ingin mencoba berbagai macam makanan khas Santorini, ciri khasnya jika sedang berkunjung ke suatu negara. Tapi jika pesan terlalu banyak takut tidak habis.
__ADS_1
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya pesanan mereka datang juga. Mereka makan dengan bercengkrama hangat dengan sesekali dibumbui canda dan tawa dari keduanya.
Setelah makan siang Alvin mengajak Shevi untuk kembali ke resort tempat mereka menginap. Mengistirahatkan tubuh sejenak sebelum menikmati sunset dari koam renang kamar mereka yang spot sunsetnya tidak kalah indah. Alvin malas jika harus berdesak - desakan di Oia Castle atau menunggu di cafe padahal hari masih siang begini. Lebih baik untuk tidur terlebih dahulu.
Tapi niatnya untuk tidur pupus saat istrinya mampir ke toko sovenir memilih hadiah untuk keluarga serta sahabatnya. Membelikan berbagai macam cendera mata dari aksesoris, baju, sampai hiasan yang enah apa saja sampai tangan mereka dipenuhi paperbag.
" Banyak banget si yank.. Repot kan nanti kita bawanya !! " Sedari tadi Alvin selalu saja menggerutu saat Shevi pindah dari toko satu ke toko yang lainnya.
" Iiihhh mas tuh !! Keluarga sama temen - temen kita kan banyak !! Dan paling banyak juga baju sama aksesoris buat Tiara.. Lucu - lucu mas sayang kalo gak dibeli " Alvin hanya menghela nafasnya pasrah. Ini bulan madu jadi Alvin akan mengalah demi menyenangkan hati istrinya.
" Wahhh udah mau sunset nih mas.. Gimana kalo kita cari cafe aja ?? Kalo balik ke resort kan jalannya masih lama keburu malem nantin !! " Alvin kembali menghela nafas. Alvin sudah benar - benar lelah jalan seharian. Belum lagi perjalanan jauh saat kemari. Sungguh menguras tenaga Alvin, dan herannya sang istri tidak terlihat lelah sama sekali. Memang benar wanita jika sudah berhubungan dengan hal yang mereka sukai punya kekuatan super. Seperti Shevi saat jalan - jalan dan Shopping.
" Ya udah ayo " Alvin melangkah mencari cafe yang sekiranya masih menyisakan kursi untuk mereka. Karena disaat seperti ini pasti cafe penuh dengan para turis yang juga ingin menikmati indahnya sunset. Karena sunset di Oia adalah hal yang tidak boleh dilewatkan ketika mengunjungi Santorini.
Untungnya masih ada cafe yang mempunyai tempat duduk kosong. Alvin dan Shevi duduk di bangku panjang cafe. Alvin memeluk pinggang Shevi dan menyandarkan kepala istrinya pada bahu kekarnya. Mereka dengan sabar menunggu sambil menikmati perlahan langit berubah warna dari biru menjadi lembayung senja. Dengan iringan musik yang romantis menemani mereka menikmati keindahan alam yang tuhan ciptakan. Menutup hari mereka dengan indah.
*
*
__ADS_1
*
Happy Reading 💕