DEMI DIA

DEMI DIA
Tiara's Birthday


__ADS_3

Satu minggu setelah kepulangan mereka dari bulan madu, mereka kembali disibukan dengan aktifitas masing - masing. Alvin sangat sibuk dengan urusannya di kantor sampai sering pulang larut malam.


Shevi juga mulai sibuk dengan sekolah musiknya. Banyak yang harus dia urus sebelum opening bulan depan. Untung ada Kak Nathan orang yang Nurin bilang siap membantunya. Shevi percayakan sebagian urusan ke tangan Nathan yang notabennya adalah kakak kelasnya dulu di SMA dan teman sekelas waktu ekstrakulikuler musik. Shevi tahu seberapa berbakatnya Nathan yang juga lulusan terbaik Universitas negeri di Jakarta. Juga Nindi asisten berbakat yang di rekomendasikan oleh Om Julian. Om Julian banyak membantunya dalam membangun usahanya ini.


Shevi juga harus mengantar jemput Tiara sekolah. Karena anak itu belum mau di jemput oleh sopir.


Sekarang waktu yang mereka miliki bersama menjadi berkurang bahkan sangat minim. Tapi mereka saling percaya dengan hati pasangan masing - masing. Dan mereka selalu menyempatkan berbagi kabar dan bilang jika akan ke suatu tempat. Jadi, walaupun waktu mereka kurang tapi mereka tahu kegiatan pasangan mereka.


Sampai urusan pesta ulang tahun untuk Tiara saja mami Lyra yang mengurus semuanya. Shevi hanya memilih baju dan tema acara. Selebihnya untuk semua keperluan mami yang mengurus.


***


Pesta digelar secara meriah di kediaman Mahesa. Mengundang semua teman - teman sekolah Tiara, Keluarga dekat serta kerabat. Di sana juga hadir Jodi dan Tania sekretaris Alvin. Juga hadir Nathan dan Nindi yang menjadi asisten Shevi mengurus sekolah musik miliknya.


Tema ulang tahun kali ini adalah mickey & minney mouse. Jadi dresscod untuk tamu undangan adalah warna merah dan hitam. Tiara memakai baju princess warna merah senada dengan Shevi yang memakai dress warna merah dan Alvin memakai kemeja warna merah maroon yang tidak terlalu mencolok karena Alvin tidak suka memakai baju dengan warna mencolok. Alvin mengulung lengannya sampai ke siku agar lebih casual.


" Apa uncle Ray tidak datang mom ?? " Tiara bertanya dengan wajah sedihnya. Shevi memandang Alvin sekilas sebelum kemudian berjongkok supaya bisa sejajar dengan anaknya.


" Sayang.. Kemarin lusa mommy sudah hubungi uncle Ray.. Tapi uncle tidak bisa kesini.. Uncle saat ini sedang sibuk.. Jadi anak mommy gak boleh ngerepotin uncle Ray ya ?? " Shevi mencium pipi putrinya.


" Sekarang ayo kita turun.. Dibawah teman - teman Tiara sudang datang dan menunggu lho.. Masa anak mommy yang udah cantik gini jadi sedih sih ?? " Anak itu masih saja enggan untuk keluar kamar. Biasanya setiap ulang tahun Tiara selalu di temani Ray dan Shevi. Walau mereka hanya bertiga tapi Tiara selalu bahagia karena ada saja yang Ray lakukan untuk dirinya.


Alvin ikut berjongkok membujuk Tiara. " Tiara jangan sedih dong.. Sekarang kan ada daddy.. Emang Tiara gak seneng ngerayain ulang tahun bareng daddy ?? " Anak itu memeluk Alvin.

__ADS_1


" Ara seneng kok sekarang ada daddy.. Tapi Ara juga kangen sama uncle Ray.. Ara mau ketemu uncle Ray dad.. Uncle Ray gak sesibuk daddy.. Uncle Ray selalu sempatin waktu buat Ara tidak seperti daddy yang sibuk bekerja sampai gak pernah ketemu sama Ara kalau bukan weekend " Tiara mengeluarkan uneg - unegnya selama ini sambil menangis. Dirinya tidak pernah bertemu dengan Alvin karena Alvin selalu pulang larut malam ketika dia sudah tidur. Pagi hari ketika Tiara berangkat sekolah Alvin masih belum juga bangun.


Deg.


Hati Alvin langsung mencelos saat mendengarnya. Selama ini putrinya tidak pernah protes dengannya. Jadi dia kira kalau putrinya tidak masalah dan mengerti tentang kesibukannya. Dia tidak pernah menyangka jika kesibukannya membuat anaknya merindukan sosok ayah yang lagi dalam hidupnya.


" Maaf sayang.. Maaf daddy terlalu sibuk selama ini.. Tapi daddy janji setelah proyek daddy selesai daddy akan lebih punya banyak waktu bareng Tiara ya ?? " Alvin memeluk anaknya dengan erat. Shevi yang berada dibelakang Tiara ikut meneteskan air matanya.


" Gak mau !! Ara mau uncle Ray !! Ara mau uncle Ray mom !! " Anak itu menghadap mommy'nya dan langsung dipeluk dengan lembut.


" Iya nanti kalau Tiara libur sekolahnya kita main ke tempat uncle Ray ya ?? Sekarang Ara turun dulu ya.. Kasihan teman - teman Ara nungguin lama " Shevi menghapus air matanya sendiri kemudian menghapus air mata anaknya.


Shevi merapikan penampilan dirinya, Tiara juga Alvin sebelum mereka bertiga turun kebawah. Saat mereka menuruni tangga alunan musik ceria mengalun memenuhi ruangan. Pembawa acara mulai melakukan kata sambutan kepada tamu undangan dan memberikan selamat serta doa untuk Tiara. Semua yang hadir bertepuk tangan menyambut bintang malam ini.


Tiara kembali ceria saat melihat begitu meriahnya pesta ulang tahunnya kali ini. Biasanya waktu di New York dia hanya akan merayakan ulang tahun bersama mommy dan uncle Ray. Atau bersama keluarga Shandika jika mereka sedang berkunjung.


MC mempersilahkan Alvin melakukan sambutan sebagai orang tua dari Tiara. Alvin juga tak lupa mengucapkan terimakasih atas kehadiran mereka semua. Kemudian Alvin mengajak Shevi dan Tiara menuju kue ulang tahun.


" Happy birthday Tiara.. Happy birthday Tiara.. "


Semua tamu yang hadir menyanyikan lagu selamat ulang tahun dengan di pandu oleh MC. Sampai kemudian MC meminta Tiara untuk make a wish terlebih dahulu. Setelah lilin ditiup, Tiara kemudian memotong kue dibantu dengan tangan orang tuanya. Semua yang hadir bertepuk tangan dengan meriah.


Suapan pertama Tiara berikan kepada mommy lalau kemudian daddy'nya. Saat MC menanyakan doa apa yang Tiara panjatkan Tiara menjawab.

__ADS_1


" Ara berdoa semoga mom and dad tidak akan berpisah lagi seperti dulu.. Dan Ara juga berdoa semoga uncle Ray selalu sehat dan merindukan Ara juga.. Karena Ara sangat merindukan uncle Ray " Kata gadis kecil itu dengan suara bergetar menahan tangisnya.


" Sepertinya Tiara sayang sekali dengan uncle'nya ya ?? " MC bertanya lagi.


" Ara sangat sayang uncle Ray.. Sama besarnya dengan rasa sayang Ara untuk mom and dad " Air matanya pun tak mampu lagi dibendung.


" If Tiara dear uncle .. Tiara should not cry " Tiara langsung menoleh ke pintu saat mendengar suara yang sangat dia rindukan


" UNCLE RAY " Tiara langsung berlari dan memeluk Ray yang sudah berlutut untuk menyambutnya.


" Huuu.. Uncle jahat.. Ara kangen uncle.. " Anak itu menangis didekapan Ray. Membuat Shevi ikut meneteskan air matanya juga. Alvin sebenarnya iri dengan Ray yang sangat dirindukan oleh putrinya. Tapi dia tidak akan egois untuk melarang mereka bertemu.


" Uncle juga kangen sekali dengan Tiara.. Maaf ya uncle sibuk sampai tidak sempat main kesini " Ray melepaskan pelukannya kepada Tiara yang sudah dia anggap anak kandungnya sendiri kemudia menggendong anak itu menuju orang tuanya.


" Thanks Ray.. Sudah meluangkan waktu untuk datang " Shevi hanya memeluk Ray sekilas takut suaminya marah.


" No problem.. Apa yang tidak buat princess.. " Ray juga menjabat tangan Alvin yang berdiri disebelah Shevi.


Acara berlanjut dengan penuh kebahagiaan karena yang berulang tahun sudah tidak sedih lagi. Sayangnya keesokan harinya Ray langsung terbang ke negaranya karena masih banyak kerjaan. Dia hanya datang karena tidak ingin Tiara kecewa sekaligus melepas rindu dengan Tiara juga Shevi.


*


*

__ADS_1


*


Happy Weekend semua 💕


__ADS_2