
"Kau sudah sadar rupanya" ucap seorang wanita.
Imelda pun menoleh keasal suara dan betapa terkejutnya dia saat melihat dua orang yang dia kenal berada ditempat yang sama dengannya. Apa mereka yang menculikku? pikir Imelda.
Dua wanita tersebut berjalan mendekat kearah Imelda. Imelda yang tidak bisa bergerak karena kaki dan tangannya diikat pun hanya diam saat mereka berjalan kearahnya.
"Haii aku sangat menantikan waktu seperti ini" Ucap salah satu wanita tersebut yang berpakaian sangat seksi.
"Apa mau mu Caryn" ucap Imelda mencoba berani meskipun sejujurnya dia sudah merasa takut jika Caryn melakukan yang aneh-aneh. Ya, wanita tersebut adalah Caryn dan Cindy, salah satu perawat yang tidak menyukai Imelda sejak awal bertemu.
"Aku ingin melenyapkanmu dan menggantikan posisimu menjadi nyonya Riko hahah" Jawab Caryn seraya tertawa jahat.
"Haha dan aku tidak akan ada penghalang lagi" sambung Cindy juga tertawa jahat seraya menatap Imelda sinis.
"Apa maksutmu Cindy" tanya Imelda.
"Haha kau selalu saja pura-pura bodoh. Kau yang menjadi penghalang saat aku mau mendekati dokter Daffa. Dan ini adalah kesempatan emas untukku melenyapkanmu" jawab Cindy seraya mensedekapkan tangannya didada.
Caryn berjalan mendekati Imelda. Saat sudah didepan Imelda Caryn memposisikan dirinya berjongkok untuk menyamai Imelda. Caryn mencengkeram kuat rahang Imelda hingga membuat Imelda merintih kesakitan.
"Kasian sekali kau. Pasti keluarga kesayanganmu itu tidak akan bisa menemukanmu" ucap Caryn.
"Lepaskan" Imelda trus menggelengkan kepalanya agar cengkeraman tangan Caryn bisa lepas.
Akhirnya usaha Imelda tidak sia-sia, Caryn melepaskan tangannya.
__ADS_1
"Aku sama sekali tidak takut dengan wanita ****** sepertimu" teriak Imelda.
plakk
plakk
plakk
plakk
Tamparan keras berkali-kali mendarat dipipi mulus Imelda hingga sudut bibir Imelda mengeluarkan darah. Caryn terus saja menyiksa Imelda. Dan Imelda pun hampir tidak sadarkan diri karena siksaan Caryn.
"Kalian jaga dia. Aku akan pergi sebentar" ucap Caryn pada penjaga yang berada dibelakangnya.
"Baik nona" jawab salah satu penjaga.
Caryn dan Cindy pun meninggalkan Imelda dengan para penjaga. Hari sudah mulai gelap, para penjaga juga sudah terlihat mengantuk. Ini kesempatan Imelda untuk bisa mencari pertolongan.
Imelda memperhatikan sekelilingnya. Imelda melihat bahwa ada tasnya disampingnya. Dengan susah payah, Imelda mencoba memutus tali ditangannya dan akhirnya setelah tali nya terputus Imelda bisa mengambil ponsel yang ada didalam tasnya. Imelda mencoba berdiri tapi gagal karena kakinya sepertinya terkilir karena penyiksaan Caryn.
Imelda memperhatikan dua pengawal yang sudah tertidur, dengan cepat Imelda menyalakan tombol GPS nya sebelum menghubungi seseorang untuk dimintai pertolongan.
"Hallo" ucap Imelda dengan suara gemetar saat panggilan sudah terhubung.
"Hallo sayang. Kamu dimana?" tanya seseorang diseberang telepon dengan nada cemas.
__ADS_1
"Heii apa yang kau lakukan" teriak Caryn yang baru saja masuk kedalam ruang tempat penyekapan Imelda.
"Sayangg tolong akuuu. Aku takutt. Kumohon tolong akuu" Ucap Imelda histeris.
"Hallo sayang kau dimana sayangg" jawab Riko semakin panik karena tidak mendapat sahutan.
Caryn dengan cepat membuang ponsel Imelda tanpa mematikan sambungan teleponnya. Imelda sedikit lega saat melihat ponselnya masih terhubung dengan panggilan Riko. Imelda berharap jika Riko bisa cepat menemukannya.
"Hei kau cepat bangunkan dua penjaga tidak berguna itu" bentak Caryn pada Cindy yang sedari tadi diam.
"Baik" jawab Cindy dan langsung menendang kedua penjaga tersebut hingga penjaga tersebut pun terlonjak kaget.
"Ma-maafkan kami nona" ucap dua penjaga tersebut ketakutan.
"Sia-sia aku membayar kalian mahal jika pekerjaan kalian sangat teledor" Ucap Caryn.
"Cepat kalian ikat kembali dia" Titah Caryn. Dua penjaga tersebut langsung gerak cepat untuk mengikat kembali tangan Imelda.
"Lepaskan" ucap Imelda seraya mencoba melepaskan ikatannya.
"Hahaha kau berurusan dengan orang yang salah Melda" Ucap Cindy dengan tertawa sinis.
"apa mau kalian?" bentak Imelda.
"Kita hanya ingin kau mati" Jawab Caryn seraya menarik rambut Imelda sangat kuat.
__ADS_1
"Lepaskan" rintih Imelda.