Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 76


__ADS_3

Caryn pergi dari ruangan Rista dengan wajah yang sudah sangat merah karena menahan amarah.


Sedangkan Riko dan Imelda baru saja sampai dirumah. Imelda langsung turun diikuti oleh Riko dibelakangnya.


"Kenapa kau mengikutiku?" Tanya Imelda heran sambil membalikkan badannya menghadap Riko.


"Aku hanya ingin meminta maaf pada papa dan mama karena sudah membuatmu terluka sayang" Jawab Riko lembut


"Tidak perlu. Ini sudah malam sebaiknya kau pulang saja. Mungkin papa dan mama sudah tidur" Tolak Imelda halus.


"Tidak. Ini semua salahku. Jadi aku harus meminta maaf" Ucap Riko dan langsung masuk kedalam rumah yang memang sudah sedari tadi dibukakan oleh pelayan itu.


Imelda menghela napasnya kasar dan mengikuti Riko dari belakang.


Riko langsung berjalan keruang keluarga karena Riko yakin pasti Heru dan Sandra sedang disana.


"Selamat malam ma, pa" Sapa Riko pada Heru dan Sandra yang sedang bersantai sambil menonton televisi itu.


"Eh nak Riko. Dimana Melda?" tanya Sandra yang belum melihat kedatangan Imelda.


"Melda disini ma" Jawab Imelda yang baru saja datang.


Heru dan Sandra tersenyum.


"Ayo duduk dulu" Ajak Heru yang diangguki oleh Imelda dan Riko.

__ADS_1


"Kenapa malam sekali sayang?" Tanya Sandra pada Imelda yang duduk disampingnya itu.


"Emm i itu.." Ucap Imelda menggantung hingga membuat Heru dan Sandra mengerutkan dahinya.


"Kenapa sayang?" Tanya Sandra penasaran.


"Maafkan Riko ma pa, Riko sudah membuat Imelda terluka, Riko lalai dalam menjaga Imelda" Jawab Riko hingga membuat Heru dan Sandra semakin bingung.


"Ada apa sebenarnya?" Tanya Heru tegas.


"Ini bukan salah Riko pa, ma, Ini hanya kecelakaan kecil" Elak Imelda melindungi Riko dari amukan papanya.


"Kecelakaan?" Tanya Heru dan Sandra terkejut.


Riko pun menceritakan semua kejadiannya. Tapi Riko tidak menceritakan perihal Andra dan kekasihnya.


Heru sedikit lega, karena Heru tadi sempat kecewa dengan Riko. Tapi setelah Riko menceritakan semuanya, akhirnya Heru paham ini bukan salah Riko.


"Mana yang sakit sayang?" Tanya Sandra mengolak-ngalik tubuh Imelda.


"Hanya sedikit ma" Jawab Imelda seraya membuka lengan bajunya yang menutupi lukanya tadi.


"Astaga sayang. Pa ayo kita kerumah sakit" Ajak Sandra panik.


"Tidak usah ma. Ini sudah Melda obati. Besok juga sembuh" Tolak Imelda.

__ADS_1


"Maafkan Riko ma pa" ucap Riko sendu


"Tidak apa nak. Ini bukan salahmu" Ucap Heru disertai senyuman.


"Kemana kak Alvian pa?" tanya Riko karena tidak melihat kehadiran Alvian.


"Alvian tinggal di apartement nya. Dia kesini beberapa kali saja" Jawab Heru seraya menghisap teh didepannya.


"Kenapa kau malah mencari Alvian saat Melda terluka? Apa kau mau habis dihajarnya kalau Alvian tau bahwa adiknya terluka?" Ucap Heru lagi sambil terkekeh.


Riko pun hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu sambil tersenyum.


"Nak Riko nginap saja disini ya ini sudah malam" Ucap Sandra


"Terima kasih ma. Tapi Riko langsung pulang saja. Mungkin papa dan mama Riko sudah menunggu di rumah" Ucap Riko.


"Baiklah nak." Jawab Sandra pasrah.


"Kalau begitu Riko pamit dulu ma pa" Pamit Riko seraya berdiri dari duduknya dan menyalami Heru dan Sandra bergantian.


"Hati-hati" Jawab Heru dan Sandra serempak.


Riko menoleh kearah Imelda. Sejenak tatapan mereka bertemu. Riko tersenyum lembut lalu berjalan mendekati Imelda.


"Sayang aku pamit. Besok aku akan menjemputmu" Pamit Riko yang diangguki oleh Imelda disertai juga senyuman. Riko mengacak rambut Imelda hingga membuat Imelda mengerucutkan bibirnya.

__ADS_1


__ADS_2