Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 68


__ADS_3

Sinarnya rembulan sudah digantikan sinar matahari. Semua orang terbangun karena pancaran sinarnya.


Imelda sudah siap untuk berangkat kerja. Dia menuruni tangga untuk sarapan bersama keluarganya.


"Selamat pagi ma pa" Sapa Imelda pada kedua orang tuanya.


"Selamat pagi sayang ayo duduk" Ajak Sandra dan Heru


Sebelum duduk, Imelda mengecup pipi kedua orang tuanya.


"Sayang, nanti mama dan mama Riko mau ke butik untuk memesankan gaun pernikahan kamu, apa kamu mau ikut?" Tanya Sandra sambil memakan makanannya


"Hari ini Melda banyak pasien ma" Jawab Imelda tidak enak


"Yasudah. Tidak apa nak, Ayo lanjutkan makanmu. Kan kamu bisa ikut nanti waktu fitting baju" Ucap Sandra seraya tersenyum


"Maaf sudah merepotkan kalian" Ucap Imelda menunduk


"Jangan bicara seperti itu nak. Kami sama sekali tidak merasa direpotkan" Ucap Heru


"Iya sayang jangan bicara seperti itu" Tambah Sandra


"Melda sangat beruntung mempunyai keluarga seperti kalian" Ucap Imelda


"Kami juga sangat beruntung mempunyai anak hebat seperti kamu nak" Ucap Heru yang diangguki Sandra.


Mereka melanjutkan makannya. Saat ditengah makan, ada suara bel pintu berbunyi.


Bi marni langsung berlari kearah pintu dan membukanya.


"Eh tuan Riko. Mari masuk" Ucap Bi Marni ramah

__ADS_1


"Apa Melda nya ada bi?" Tanya Riko sopan seraya melangkahkan kakinya kedalam rumah.


"Ada tuan, nona muda sedang sarapan bersama dengan tuan dan nyonya besar" Jelas Bi Marni


"Baik bi" Ucap Riko langsung melangkahkan kakinya menuju ruang makan.


"Selamat pagi semua, maaf mengganggu sarapan kalian" Ucap Riko yang sudah berada di ruang makan.


"Eh nak Riko. Sini nak sarapan dulu" Ajak Sandra


"Tidak ma. Terima kasih. Riko sudah sarapan tadi dirumah" Tolak Riko halus.


"Yasudah duduk nak" Ucap Heru


"Riko akan menunggu di ruang tamu saja pa" Pamit Riko


Riko pun berlalu meninggalkan ruang makan. Mereka melanjutkan makannya yang sempat tertunda tadi.


Saat mendengar suara langkah kaki, Riko mendongakkan kepalanya dan tersenyum saat melihat Imelda



"Sudah siap sayang? Ayo berangkat" Ajak Riko seraya berdiri dari duduknya.


"Iya" Jawab Imelda


"Ma pa Melda berangkat dulu ya" Pamit Imelda seraya mengecup tangan kedua orang tuanya diikuti oleh Riko.


"Hati-hati nak" Ucap Heru dan Sandra serempak


"Iya ma pa" Jawab Riko dan Imelda

__ADS_1


Saat sudah sampai didepan pintu mobil, Riko langsung membukakan pintu mobil belakang mempersilahkan Imelda masuk kemudian diikuti oleh Riko.


Imelda menoleh kearah bangku kemudi yang ternyata sudah ada Cleo disana.


"Tuan sekertaris" Sapa Imelda ramah


"Iya nona" Balas Cleo tak kalah ramahnya.


"Bagaimana kabar tuan sekertaris?" Tanya Imelda basa basi


"Sangat baik nona. Hanya kurang satu hal" Jawab Cleo yang membuat Imelda sedikit bingung


"Apa itu tuan?" Tanya Imelda bingung


"Kurang pasangan hidup" Jawab Cleo hingga membuat Imelda terkekeh begitu juga dengan Cleo yang ikut terkekeh


"Kenapa orang seganteng tuan Cleo masih jomblo?" Ejek Imelda


Riko yang sedari tadi diam pun mulai geram karena Imelda memuji orang lain. Bahkan Imelda saja tidak pernah memuji dirinya.


"Cleo sampai kapan kau akan berbicara terus dan tidak menjalankan mobilnya" Gerutu Riko kesal


"Maaf bos lupa" Ucap Cleo dengan cengiran tidak berdosanya


Cleo langsung melajukan mobilnya, Cleo tahu bahwa bosnya kini sedang jealous dengan dirinya krena dipuji oleh Imelda.


Saat diperjalanan, tidak ada yang membuka percakapan. Cleo yang sibuk dengan kemudinya, Riko yang sibuk dengan tab nya, dan Imelda yang sibuk dengan pemikirannya seraya menghadap keluar jendela.


💦💦


Hai readers👋Maafin author baru up😊 Author badmood banget hari ini jadi author males ngapa"in😭Author juga sempat down😭Jadi author minta maaf ya😚Author minta vote dari kalian😭Author sayang kalian❤

__ADS_1


__ADS_2