Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 221-S2


__ADS_3

"Memangnya aku kenapa?" Jasmine terlihat tersenyum mencoba menutupi kesedihannya. Dirinya tidak mau jika ada seseorang yang mengetahui sisi kelamnya.


"Maaf jika aku lancang tapi pipimu?" Gibran menatap Jasmine yang mulai menundukkan kepalanya. Bahkan mata cantik itu tak sungkan menitikkan air mata.


"Ceritalah" ucap Gibran tanpa sadar mengelus punggung Jasmine yang bergetar. Jasmine menatap Gibran, sementara yang ditatap menjadi salah tingkah "Maaf" ucap Gibran dan langsung menarik tangannya.


Jasmine menggeleng, dirinya tidak terbiasa menceritakan masalahnya pada orang lain. Tumbuh dewasa dengan penuh tekanan membuat Jasmine selalu menyembunyikan masalahnya.


"Aku tahu tempat yang paling nyaman untuk menyendiri dikota ini, apa kau mau ikut denganku?" tanya Gibran dengan wajah datarnya. Memang sudah melekat pada dirinya, disaat dirinya mencoba menghibur tapi wajah datarnya masih setia menempel pada wajahnya.


"Apakah jauh?" tanya Jasmine seraya mengusap air matanya dan menatap Gibran yang sibuk membenarkan letak kacamatanya.


"Tidak terlalu jauh" jawab Gibran dan tidak sengaja matanya terkunci dengan mata sembab Jasmine. "Baiklah ayo" Jasmine langsung bangkit dan menarik tangan Gibran. Gibran yang terkejut mengikuti langkah Jasmine begitu saja, bahkan mata para mahasiswa seperti ingin terlepas saat melihat primadona mereka menggenggam tangan pria culun seperti Gibran.

__ADS_1


"Emm, aku naik motor saja" Gibran menarik tangannya saat Jasmine ingin mengajaknya ke parkiran mobil. Tanpa Gibran sangka, Jasmine langsung mengikuti langkah Gibran "Aku ikut kau saja ya, nanti biar anak buahku yang mebgambil mobilku" ucap Jasmine yang berjalan dibelakang Gibran dan hanya dibalas anggukan kepala oleh Gibran.


***********


Di universitas lainnya, Chayra dibuat kesal oleh Marcell yang seolah tidak mengenalnya. Bahkan Marcell meninggalkannya dikelas begitu saja setelah perkuliahan selesai tanpa mengucapkan sepatah katapun.


"Kenapa pria itu selalu seenaknya" gerutu Chayra seraya memasukkan ponselnya kedalam tas.


"Siapa yang seenaknya?" tanya seorang pria tampan yang berdiri didepannya. Mulut Chayra menganga lebar, bahkan Chayra sampai meneguk ludahnya kasar. "A-aku.." Chayra menjawab dengan gugup.


"Terima kasih" ucap Chayra saat sudah menghabiskan hampir separuh botol. Marcell tersenyum dan mengacak rambut Chayra gemas. "Aku harus ke perpustakaan daerah setelah ini, kudengar ada banyak buku baru disana. Apa kau mau ikut? jika tidak aku akan mengantarmu pulang terlebih dahulu" ucap Marcell dan menarik kursi disamping Chayra untuk duduk.


"Aku ikut, aku ingin membeli buku pesanan kakakku" ucap Chayra. "Oh iya dimana kakakmu? kenapa saat aku dirumahmu tidak bertemu dengannya?" tanya Marcell dengan wajah penasaran.

__ADS_1


"Kakakku melanjutkan S2 nya diluar kota. Ah iya sebentar aku harus menghubunginya karena sedari kemarin aku belum menghubunginya sama sekali" ucap Chayra kelabakan mencari ponselnya didalam tas.


Cukup lama menunggu panggilannya diangkat oleh Gibran hingga panggilan ketiga, Gibran mengangkat teleponnya dan melihat wajah Chayra yang sudah mengerucutkan bibirnya "Heii kenapa?" tanya Gibran khawatir.


"Kakak kemana saja? apa kakak sudah menemukan orang lain sampai melupakan Ara?" tanpa sepengetahuan Chayra, Jasmine tersenyum saat mendengar dan melihat sekilas wajah menggemaskan Chayra dari layar ponsel Gibran. Saat ini, Gibran dan Jasmine sedang duduk disebuah taman yang ada dipinggir danau menikmati damainya angin dan air mengalir.


"Kakak dimana?" tanya Chayra seraya menatap belakang Gibran yang terlihat pepohonan rindang.


"Di danau" jawab Gibran. "Sejak kapan kakak suka berenang di danau?" pertanyaan polos itu lolos begitu saja dati bibir Chayra hingga membuat Jasmine yang sedari merenung sampai tertawa. Meskipun belum pernah bertemu, Jasmine sudah bisa merasakan jika Gibran sangat menyayangi Chayra begitupun sebaliknya.


"Kakk siapa yang tertawa?" tanya Chayra seraya menatap heran Gibran yang terlihat menggaruk tengkuknya.


••••••••

__ADS_1


UDAH DUA DULU YAAA😘BERI AUTHOR BUNGA ATAU KOPI BIAR AUTHOR SEMANGATT BUATNYA. JANGAN LUPA KOMEN & LIKE JUGAAA. TIDAK USAH VOTE TIDAK APA YANG PENTING KASIH AUTHOR HADIAH😘


__ADS_2