
Akibat dari menyebarnya berita tersebut, banyak yang memuji Imelda dan banyak juga yang mencemooh Caryn.
Berita tersebut juga menyebabkan saham dari perusahaan HTM Group menurun drastis. Hingga membuat Tuan Hutomo marah besar. Meskipun itu kesalahan putrinya sendiri, tapi tuan Hutomo tetap melimpahkan kesalahan pada Imelda.
"Siapa sebenarnya gadis itu?" Tanya Tuan Hutomo pada Caryn. Ya, memang Caryn langsung pulang saat mendengar berita tersebut menyebar.
"Dia hanya gadis miskin pah." Jawab Caryn
"Aw sakit mah" Ringis Caryn saat nyonya Hutomo mengobati luka dikaki Caryn.
"Maaf sayang" Ucap Nyonya Hutomo lembut
"Dari keluarga mana dia berasal?" Tanya Tuan Hutomo
"Dia hanya anak seorang mantan nelayan pah" Jawab Caryn
"Cih, dia bukan tandinganmu. Mengapa Riko begitu tergila-gila padanya, bahkan dia membela wanita itu sampai berani kasar padamu" Ucap Tuan Hutomo kesal
"Papah akan membantumu mendapat kan Riko kembali" Ucap Tuan Hutomo lagi.
"Benarkah?" Tanya Caryn dengan mata berbinar
__ADS_1
"Tentu. Bagaimana pun Riko masih menyimpan rasa untukmu" Jawab Tuan Hutomo
"Terima kasih pah. Lalu apa yang harus kita lakukan pah?" Tanya Caryn bersemangat
"Kita harus menyiapkan rencana matang untuk membuat dia kembali lagi padamu. Jika kalian sampai menikah keluarga kita akan lebih kaya dan terpandang" Jawab Tuan Hutomo sambil tersenyum puas.
Ketiga orang tersebut memikirkan cara untuk membuat Riko dan Imelda berpisah.
Ditempat lain,
Riko dan Imelda baru saja sampai di rumah keluarga Gunawan. Ya, tadi waktu di perjalanan Sandra menelvon Imelda agar pulang lebih cepat.
Saat memasuki rumah tersebut, semua anggota keluarga Gunawan sudah berkumpul di ruang tengah.
"Apa kau tidak apa-apa dik?" Tanya Andra dan Alvian bersamaan
"Melda tidak apa kak" Jawab Imelda sambil tersenyum
"Ayo duduk sayang" Ajak Sandra pada Imelda.
"Maafkan saya pa, ma, kak" Ucap Riko menunduk seakan tau tujuan berkumpulnya keluarga Gunawan.
__ADS_1
"Bagaimana ini bisa terjadi?" Ucap Alvian kesal sambil menatap tajam Riko.
"Vi" Panggil Andra mengingatkan adiknya agar tidak emosi.
"Kejadian ini diluar dugaan saya, Saya akan menjaga Melda lebih baik lagi. Saya bersumpah kalau saya benar-benar mencintai Melda dan saya sudah tidak ada hubungan apapun lagi dengan wanita itu" Jelas Riko.
"Apa kau mencintai Melda hanya karena Melda anak kami atau kau benar-benar mencintainya tulus" Selidik Heru
"Saya mencintai Melda apa adanya pa, saya tidak pernah memandang status Melda" Jelas Riko
"Mengapa kau tidak memberi tahu wanita itu jika kau bagian keluarga Gunawan dik?" Tanya Andra yang disetujui oleh semua orang
"Melda hanya menunggu waktu yang tepat untuk memberi tahu tentang itu, itu akan menjadi kejutan bagi mereka. Biarkan mereka bersenang-senang dahulu sebelum mereka hampir mati karena terkejut" Ucap Imelda yang diangguki oleh semua orang.
"Apa kau juga mencintai nak Riko nak?" Tanya Heru pada Imelda.
Mendengar perkataan Heru, Imelda tersipu malu. Wajah Imelda merona, tidak mungkin dia mengakui nya didepan semua orang. Bahkan semua orang sudah menatap Imelda meminta jawaban. Ingin rasanya Imelda enyah dari bumi jika mendengar pertanyaan seperti ini.
Dengan ragu, Imelda mengangguk. Hingga Riko yang sedari tadi perang dengan jantungnya saat menunggu jawaban Imelda pun tersenyum lega.
__ADS_1
Heru menghembuskan nafasnya kasar. Hingga Riko yang semula tersenyum kini mulai was was kembali.
"Ya tuhan tolong aku, Jangan biarkan Papa Heru mencabut restunya" ucap Riko didalam hati.