Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 44


__ADS_3

"Besok kita akan mengadakan konferensi pers" Ucap Heru tiba-tiba yang juga disetujui oleh semua orang tapi tidak dengan Imelda


"A apa?" Tanya Imelda terkejut.


"Kenapa sayang? Apa kau keberatan jika semua orang mengetahui jika kau putri kami" Ucap Sandra


"Tidak ma, Imelda tidak keberatan, tapi Imelda belum siap jika harus diketahui publik, Melda juga tidak mau jika semua orang canggung dengan Melda saat mengetahui bahwa Melda putri kalian" Ucap Imelda menunduk


"Baiklah kita akan menunda konferensi pers nya" Ucap Heru yang diangguki oleh Andra juga Alvian


"Maafkan Melda" Ucap Imelda yang sudah tidak bisa membendung air mata nya lagi.


"Tidak apa nak, kita harus menghargai keputusanmu" Ucap Heru sambil berjalan menghampiri Imelda dan memeluknya.


Andra dan Alvian juga berjalan menghampiri Imelda dan kedua orang tuanya yang sedang berpelukan itu. Andra dan Alvian ikut bergabung memeluk Imelda.


Setelah beberapa menit berpelukan, mereka melepaskan pelukannya dan mengusap air mata yang sempat menetes itu tapi tidak dengan Imelda yang masih menangis haru.


"Hiks hiks sekarang Melda punya keluarga hiks Melda punya papa, mama dan kakak yang baik dengan Melda" Ucap Melda disela tangisannya hingga membuat Sandra kembali meneteskan air mata dan kembali merengkuh Imelda kedalam pelukannya.


Jam sudah menunjukkan pukul 21.00, semua orang sudah memasuki kamarnya begitu juga Imelda.


Setelah membersihkan dirinya, Imelda merebahkan dirinya ke ranjang.


"Terima kasih tuhan, mereka benar-benar keluarga kandungku, aku sangat bahagia hari ini" ucap Imelda didalam hati.


Imelda membuka ponsel yang dibelikan Riko. Ya, memang sejak tadi Imelda lupa mengecek ponselnya.


Saat membuka ponselnya betapa terkejutnya dia saat melihat banyak pesan dari nama yang tertera. Bahkan dia sama sekali tidak menyimpan nomor Riko tapi malah Riko sudah memberikan nomornya.


King❤

__ADS_1


"Hai sayang"


"*Apa kau sudah selesai makan malam?"


"Aku sudah sangat merindukanmu"


"Sayang?"


"Apa kau sudah tidur?"


"Nice dream sayangku😘😘*"


Imelda tersenyum saat melihat rentetan pesan itu. Imelda langsung membalas pesan nya.


"Aku belum tidur" balas Imelda singkat dan tak lama sudah mendapatkan balasan dari Riko.


King❤


Wajah Imelda memerah saat membaca pesan dari Riko. Meskipun tidak ada orang nya didepan nya sekarang, tapi Imelda merasa malu saat digoda seperti itu.


"Tidak, aku tidak rindu padamu" balas Imelda berbohong


King❤


"Apa tuan putriku memikirkan sesuatu? Bagaimana tentang hasil tes DNA tadi pagi?"


Imelda


"Sesuai harapan, aku benar-benar bahagia dan bersyukur hari ini"


King❤

__ADS_1


"Senang melihat tuan putriku bahagia, Sudah malam sebaiknya segera tidur"


Imelda


"Siap komandan"


Jangan tanyakan Riko saat melihat balasan Imelda. Meskipun sangat singkat tapi sudah membuat dia guling-guling diranjang king size nya sambil tersenyum bahkan orang tua Riko yang tidak sengaja lewat pun terkejut dengan kelakuan anak laki-lakinya.


@_@


Pagi harinya, Imelda sudah memutuskan untuk kembali bekerja. Sebelum berangkat dia sarapan bersama keluarga nya.


Begitu juga dengan Riko yang sarapan dengan keluarga nya dirumahnya. Riko sekarang lebih sering pulang kerumah orang tuanya dari padake apartmentnya karena paksaan dari sang mama.


Dirumah Riko.


"Kapan kau akan menikah ?" Tanya Pak Tomi yang tak lain adalah papa Riko disela makannya.


"Secepatnya pa" Jawab Riko santai.


"Benarkah ?" Tanya mama Riko yang bernama bu Dian itu dengan mata berbinar karena anak nya akan segera menikah.


"Hemm" Jawab Riko sambil menganggukkan kepalanya.


"Dengan siapa ?" Tanya Pak Tomi dengan nada penuh selidik.


"Anak dari keluarga Gunawan" Jawab Riko hingga membuat orang tuanya tersedak.


"Uhuk uhuk" Tomi dan Dian tersedak secara bersamaan sedangkan Riko hanya menatap dengan bingung.


"Apa kau sudah gila ?" Tanya Tomi sedikit berteriak.

__ADS_1


__ADS_2