
"Apa sih kak?" seraya mengusap keningnya, Chayra menggerutu dan mengerucutkan bibirnya. Bukankah dirinya berniat berterima kasih pada orang yang telah melindunginya? tapi kenapa kakak sepupunya ini malah menyentil keningnya.
"Kenapa kau mudah sekali berbicara pada orang asing" masih belum menjalankan mobilnya, Elard menatap Chayra diam duduk seraya menatap lurus kedepan.
"Aku hanya berniat berterima kasih karena dia sudah melindungiku dari gadis gila tadi" rasanya Chayra ingin menjambak rambut Agatha jika mengingatnya.
"Gadis gila?" mata Elard memicing, menatap pada Chayra yamg terlihat sangat kesal. Chayra menceritakan apa yang dialaminya hari ini, raut kesal terlihat jelas diwajah cantik anak Riko itu.
"Siapa gadis gila yang kau maksut?" rahang kokoh Elard mengeras, baginya jika ada yang ingin melukai Chayra atau Alesha berarti harus berhadapan dengannya.
"Itu" Chayra menunjuk tiga wanita yang berjalan memasuki parkiran. Tanpa babibu, Elard langsung turun dari mobil dan menghampiri ketiga wanita tersebut. Chayra hanya menatap Elard tanpa berniat menyusulnya karena Chayra tahu Elard akan melakukan apa karena hal seperti itu sudah biasa terjadu jika ada yang ingin menyelakainya dimasa lalu. Agatha menjadi salah tingkah, di pikirannya Elard sedang menghampirinya untuk mengajak pulang bersama.
__ADS_1
Agatha semakin percaya diri saat para mahasiswa lain yang melihatnya mulai membicarakan kejadian itu. Tanpa Agatha sadari, Elard membawa botol minuman yang dibawanya dari mobil tadi.
Agatha mengira jika yang disembunyikan Elard dibelakang tubuh kekarnya adalah sebuket bunga atau hal romantis lainnya tapi lagi-lagi Agatha harus menelan kenyataan pahit saat wajahnya tersiram air karena ulah Elard.
Semua tercengang, bahkan Agatha sampai meneguk ludahnya saat Elard menatapnya dengan tajam. Elard semakin mendekat, dua teman Agatha entah kemana yang jelas mereka sudah pergi sejak melihat botol dibelakang tubuh Elard sekilas tadi. Mereka tidak ingin terciprat air jadi biarlah Agatha menanggung malu sendiri, dua teman yang sangat tidak setia.
"K-kak Elard" Agatha semakin panik, dirinya ikut memundurkan tubuhnya. Agatha terhenti saat tubuhnya membentur mahasiswa yang lewat. Elard langsung mencengkeram dagu Agatha dengan keras.
"Kakk cukup" Chayra langsung menarik lengan Elard dan memeluk tubuh kokoh itu. Tidak peduli dengan tatapan para mahasiswa yang berkerumun tujuan Chayra hanya satu yaitu menenangkan Elard yang tersulut emosi.
Agatha memegang rahangnya yang sangat sakit, air mata Agatha menetes. "Jangan coba-coba mendekati Chayra atau aku akan melakukan lebih dari ini" Tidak pernah terbayangkan oleh Agatha jika Elard akan berubah seganas ini.
__ADS_1
Elard langsung menarik tangan Chayra untuk masuk kembali kedalam mobil. Meninggalkan Agatha yang masih terduduk menangis, tidak ada satu orangpun yang berniat menolongnya bahkan semua orang menghina nya setelah kepergian Elard. Dua temannya pun juga hilang entah kemana tanpa berniat membantunya.
"Ahh siall" Umpat Agatha kembali mengundang perhatian para mahasiswa yang berlalu lalang. Agatha langsung berdiri dan menuju mobilnya yang terparkir tidak jauh dari sana. Menumpangi mobil dengan kecepatan penuh, Agatha berkendara seraya terus mengumpat Chayra dan kedua temannya.
"Sebenarnya siapa dia kenapa semua orang melindunginya" Memukul kemudinya, Agatha ingin sekali menyelidiki Chayra tapi dia tidak mempunyai cara.
Sesampainya dirumah, Agatha lagi-lagi harus mendapat kepaitan saat orang tuanya bertengjar bahkan barang-barang dirumahnya hancur dan ini bukan pertama kalinya Agatha melihat pemandangan mengerikan itu. Orang tuanya mempunyai pasangan kekasih masing-masing dan entah apa yang membuat orang tuanya itu masih bertahan dan tidak memilih jalur pisah. Mungkin itu yang membuat Agatha menjadi pribadi yang angkuh dan suka menindas karena kekurangan kasih sayang orang tuanya.
Masuk kedalam kamar tanpa berniat memisah orang tuanya. "Lihat kelakuan anakmu, masuk rumah bukannya salam atau menyapa langsung nylonong masuk kedalam kamar" teriak ayah Agatha hingga membuat Agatha semakin menangis karena selama ini dirinya tidak pernah diakui oleh ayahnya.
"Jika kau tidak menghamiliku, bocah itu juga tidak akan ada didunia ini"
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...