Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 290-S2


__ADS_3

Duka sudah berlalu, digantikan oleh kebahagiaan yang menderu. Sudah satu tahun, Jasmine sudah kembali bekerja dikantor. Alesha juga sudah menikah beberapa bulan yang lalu. Dan satu minggu lagi, adalah pernikahan Chayra. Pernikahan dengan pesta sederhana karena memang kedua mempelai tidak ingin menggelar pesta mewah. Menurut mereka, itu hanya membuang waktu. Toh hidup mereka juga akan bahagia tanpa adanya pesta.


"Bagaimana persiapan pernikahan kalian?" Tanya Gibran saat mereka duduk bersama di ruang keluarga rumah Gibran.


"Sudah 90% hanya tinggal menunggu harinya tiba" jawab Marcell.


"Emm kak, kami berniat menunda kehamilan" ucapan Chayra sontak membuat Gibran dan Jasmine mengkerut heran


"Chayra berniat melanjutkan pendidikannya di negara seberang dan aku ingin Chayra fokus tanpa terbebani dengan kehamilan. Lagipula, maish banyak waktu untuk mengandung setelah lulus kuliah" timpal Marcell membantu.


"Jika menurut kalian itu lebih baik, ya terserah kalian. Yang menjalani kalian, kami hanya mendoakan yang terbaik" jawab Gibran membuat Chayra tersenyum lega.


"Tapi sebaiknya kalian bicarakan ini pada Mommy dan daddy, minta saran mereka" ucap Jasmine menasehati.


"Baik" jawab Marcell patuh.


Mereka membicarakan banyak hal, saling berbagi tips bagaimana menjaga keharmonisan rumah tangga. Dan sesekali Jasmine atau Gibran menambahi nasehat ditengah obrolan mereka.


"Kak Jasmine lebih berisi ya, udah hamil lagi ya?" Seloroh Chayra dengan tawa.


"Ah masa sih Ra, kakak nggak ngrasain tanda apapun" elak Jasmine.


"Coba periksa deh kak, siapa tahu kan"


Hari sudah beranjak sore, Gibran langsung mengajak Jasmine untuk periksa sesuai yang disarankan oleh Chayra. Semoga memang benar, sudah ada malaikat kecil lagi diperut istrinya.


"Bagaimana dok?" Tanya Gibran tidak sabar.

__ADS_1


"Kapan ibu Jasmine terakhir mendapat tamu bulanan?" Bukannya menjawab pertanyaan Gibran, dokter justru malah melontarkan pertanyaan untuk Jasmine.


"Sekitar tiga minggu yang lalu ya mas?" Tanya Jasmine memastikan.


"Iya dok, sekitar tiga minggu yang lalu"


"Janinnya baru berumur tiga minggu berdasarkan perhitungan HPHT."


"Jadi istri saya beneran hamil dok?" Tanya Gibran antusias.


"Iya pak, selamat untuk bapak dan ibu. Tapi karena ibu Jasmine pernah mengalami keguguran jadi mohon lebih hati-lhati lagi, cepat konsultasikan ke dokter jika ada gejala aneh. Dan bapak, tolong ditunda dulu nyari pahalanya sampai janinnya benar-benar kuat" Jasmine menunduk malu mendengar ucapan terakhir dokter.


"Saya akan mengingatnya" jawab Gibran tegas.


Akhirnya mereka pulang dengan perasaan bahagia, bahkan senyum terus terkembang dibibir keduanya.


Gibran tak henti-hentinya mengecup punggung tangan Jasmine, menyalurkan rasa bahagia yang amat sangat.


"Kita pulang ke rumah mommy ya, memberi tahu kabar bahagia ini" ajak Gibran dan langsung diangguki oleh Jasmine.


Tidak butuh waktu lama, akhirnya mobil mereka sampai dirumah mommy.


"Selamat datang tuan muda" sama pelayan yang membuka pintu untuk mereka.


"Mommy" teriak Gibran memekak diseluruh penjuru rumah besar itu.


"Mass, jangan teriak-teriak" tegur Jasmine.

__ADS_1


"Ada apa Gibran, Jasmine ada apa?" Tanya Imelda tergopoh-gopoh berlari diikuti Riko dibelakangnya.


"Kerja kerasku membuahkan hasil mom, tidak sia-sia aku lembur tiap malam" bukannya mengerti akan perkataan Gibran, Riko dan Imelda malah saling pandang dengan alis mengernyit heran.


"Menang tender?" Jawab Riko.


"Bukan, tapi ini" jawab Gibran mengelus perut rata Jasmine.


"Apa sih, mommy nggak ngerti" bingung Imelda.


"Jasmine hamil lagi mom" ucap Gibran.


"Alhamdulillah, selamat ya nak. Udah berapa minggu?" Tanya Imelda langsung memeluk Jasmine dengan mata berkaca.


"Baru tiga minggu mom" jawab Jasminee.


"Baru tiga minggu tapi badannya udah berisi banget ya, doyan makan nih pasti" gurau Imelda dengan tawanya.


"Duduk dulu, jangan berdiri terus" tegur Riko dan Imelda pun menuntun Jasmine untuk duduk.


"Minggu depan syukuran ya, setelah akad nikah Chayra" saran Imelda.


"Ide yang bagus" dan langsung disetujui oleh Gibran.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


HAI READERSS, PERTEMUAN KITA SAMPAI DISINI YA. KARYA INI SELESAI DENGAN PENUTUP HAMILNYA JASMINE.

__ADS_1


SILAHKAN MEMBACA STAY HERE PLEASE UNTUK MELANJUTKAN KISAH ANAK MEREKA.


BABAIIII😘


__ADS_2