Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 70


__ADS_3

Beberapa saat Imelda menunggu jawaban dari Dokter Daffa, tapi dokter Daffa tidak memnjawabnya. Jadi Imelda pun memutuskan untuk pergi.


"Saya banyak pasien hari ini jadi saya harus masuk" Pamit Imelda dan langsung melangkahkan kakinya meninggalkan dokter Daffa yang masih mematung ditempatnya.



Dokter Daffa hanya menatap punggung Imelda yang mulai menjauh dari pandangannya.


Imelda mulai memasuki loby. Saat di loby, Imelda bertemu dengan kedua sahabatnya yang juga baru datang.


"Hai mel" sapa Vani dan Dinda serempak


"Hai. Kalian baru datang?" Tanya Imelda basa basi.


"Iya" Jawab Dinda sedangkan Vani celingukan


"Kamu dianter siapa mel?" Tanya Vani yang masih celingukan


"Riko" Jawab Imelda singkat sambil menatap heran Vani


"Oo ku kira diantar kak Alvian" Jawab Vani spontan dan langsung menutup mulutnya.


Imelda dan Dinda saling pandang kemudian terkikik.


"Cieee" Ledek Dinda dan Imelda serempak seraya menyenggol bahu Vani


"Apaan sih" Ucap Vani langsung berlari masuk kedalam rumah sakit meninggalkan Imelda dan Dinda yang masih terkikik.


Dinda dan Imelda langsung menyusul Vani yang sudah berjalan terlebih dahulu.

__ADS_1


Mereka berpencar karena memang ruangan mereka berpisah.


Saat sampai diruangannya, Imelda langsung menggantung tasnya digantungan yang ada diruangannya itu.


Imelda langsung melakukan pekerjaannya. Tidak terasa kini sudah jam makan siang. Seperti biasa, saat jam makan siang Riko pergi ke rumah sakit untuk makan siang bersama Imelda.


Saat sudah dirumah sakit, Riko langsung berjalan ke ruangan Imelda tanpa memperdulikan tatapan orang-orang yang ada di rumah sakit.


Setelah sampai di depan ruangan Imelda, Riko tidak lupa untuk mengetuk pintu.


Tokk Tokk Tokk


Saat sudah mendengar dipersilahkan untuk masuk, Riko langsung memutar knop pintu dan melangkahkan kakinya memasuki ruangan Imelda.


Riko langsung duduk disofa sambil menyiapkan makanan diatas meja.


"Kenapa kau selalu kesini saat jam makan siang? Apa kamu tidak ada pekerjaan" Gerutu Imelda yang hanya dijawab senyuman tampan oleh Riko.


Mereka langsung memakan makanannya. Saat sudah selesai, Riko langsung kembali kekantor.


Saat sedang sibuk dengan beberapa data pasien, Imelda dikejutkan dengan pintu yang terbuka dengan sedikit terdobrak.


"Maaf dok. Ada pasien kritis di UGD" Ucap Suster rida yang tadi membuka pintu Imelda.


"Baik. Saya akan kesana sekarang" Jawab Dokter Imelda dan langsung bergegas memakai jas dokternya kemudian langsung keluar menuju UGD.


Saat sudah di UGD, Imelda mulai memeriksa pasien yang ternyata korban kecelakaan tunggal itu.


"Pasien kehilangan banyak darah dok. Pasien mempunyai golongan darah A+ sedangkan di rumah sakit stok darah sedang kosong." Ucap suster Rida.

__ADS_1


"Apakah diluar ada keluarganya?" Tanya Imelda


"Sepertinya belum ada dok" Jawab suster Rida.


"Coba cek terlebih dahulu mungkin saja keluarganya sudah ada yang datang" Ucap Imelda


"Baik dok" Jawab suster Rida dan langsung keluar untuk melihat keluarga pasien.


Saat membuka pintu UGD, Suster Rida melihat ada seorang pria yang sedang duduk dengan meremas rambutnya dengan raut wajah sangat khawatir.


"Apakah anda keluarga pasien?" Tanya Suster Rida.


Pria itu pun mendongakkan kepalanya.


"Saya kekasihnya sus" Jawab pria itu


"Pasien kehilangan banyak darah dan darah dirumah sakit sedang kosong" jelas suster Rida.


"Ambil darah saya sus." Ucap Pria tampan tersebut


"Apakah anda yakin? Jika anda yakin anda langsung bisa mengikuti saya untuk memeriksa golongan darah anda terlebih dahulu untuk memastikan bahwa golongan anda cocok untuk pasien" Ucap Suster Rida.


"Baik sus" Jawab Pria tersebut


Pria itu pun langsung mengikuti suster Rida untuk memeriksa darah nya sebelum melakukan transfusi darah.


Saat sudah selesai melakukan tranfusi darah, Suster Rida langsung membawa darah tersebut ke UGD sedangkan pria itu sudah kembali duduk didepan ruang UGD.


Setelah 1 jam, Akhirnya Imelda sudah selesai mengobati pasien dan langsung keluar UGD. Saat menoleh kearah kursi tunggu yang ada didepan UGD, Imelda melihat pria tampan yang juga sedang menatapnya. Mereka sama-sama terkejut.

__ADS_1


__ADS_2