Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 120


__ADS_3

"Kita hanya perlu membawa nya ke psikiater" usul dokter Syifa dan Riko yang mendengarnya pun sedikit lega. Sedangkan Deny langsung masuk kedalam ruang rawat Vira.


Hari sudah mulai gelap. Sandra, Imelda, dan juga Riko memutuskan untuk pulang dan besok mereka akan kembali. Rencana honeymoon yang sudah disiapkan oleh Riko pun terpaksa diundur karena kondisi Vira yang masih sakit. Meskipun tidak ada hubungannya, tapi mereka tidak mungkin pergi bersenang-senang sedangkan ada kerabat mereka yang sakit.


Kini Imelda dan Riko sedang berbaring diranjang mereka. Ranjang yang menjadi kesaksian cinta mereka. Mereka berdua seperti sepasang sepatu yang tidak akan terpisahkan.


"Sayang aku ingin bertanya sesuatu" ucap Imelda menghilangkan keheningan diantara mereka. Imelda mendongak menatap sang suami yang memejamkan mata nya tapi tangannya masih terus mengelus rambut panjang Imelda.


"Apapun yang ingin istriku tanya kan pasti aku akan menjawabnya" jawab Riko seraya membuka mata nya dan tersenyum.


"Dimana orang tua Vira? Kenapa mereka tidak ada saat Vira membutuhkan mereka?" Tanya Imelda.


"Mereka sibuk dengan pekerjaan mereka sayang dan mereka lebih mementingkan kekayaan mereka daripada anak mereka sendiri. Bahkan mereka sendiri tidak tau dimana Vira dan Deny tinggal saat di negara ini. Apakah itu tidak keterlaluan? Disana mereka bersenang-senang sedangkan anak-anaknya sedang kesusahan. Aku bahkan ingin menghancurkan perusahaan mereka agar mereka sadar bahwa keluarga adalah yang paling utama dibandingkan harta" jawab Riko. Terlihat jelas raut marah di wajah tampan nya.

__ADS_1


Imelda pun menenangkan suami nya dengan mengelus setiap inci wajahnya. Imelda mengecup bibir suaminya meskipun wajah nya sudah memerah bak tomat.


"Jangan memancingku untuk mencetak Riko versi mini ya sayang" ucap Riko gemas dan mengeratkan pelukan nya.


"Ahahaa maafkan aku sayang." Ucap Imelda dengan gelak tawa nya karena Riko sedikit menggelitik tubuh nya.


"Bagaimana dengan psikiater yang akan membantu Vira pulih sayang?" Tanya Imelda yang sudah membenamkan wajahnya didada bidang sang suami.


"Aku sudah menyuruh Cleo untuk mencari psikiater terbaik sayang agar Vira bisa cepat pulih dan kita bisa secepatnya pergi honeymoon" jawab Riko lembut.


"Tentu" jawab Riko mantap dan Imelda pun hanya mengangguk.


Setelah obrolan singkat tersebut, mereka berdua langung terlelap dengan posisi yang masih berpelukan.

__ADS_1


Akhirnya mentari menampakkan wujudnya. Riko dan Imelda berada di rumah sakit untuk menemani Vira dalam menjalani pengobatannya dengan psikiater. Sedangkan Sandra harus menemani Heru ke luar kota untuk melakukan perjalanan bisnis.


"Bagaimana keadaan Vira nakk" tanya Dian yang baru saja datang bersama Tomi dan juga Deny. Ya, Deny pulang sebentar untuk mengambil pakaian ganti.


"Demamnya sudah turun ma tinggal menunggu psikiater" jawab Riko seraya mencium punggung tangan orang tua nya diikuti oleh Imelda.


"Bagaimana kabarmu sayang" ucap Dian seraya memeluk Imelda.


"Melda baik ma, mama sendiri bagaimana?" Tanya Imelda seraya tersenyum lembut.


"Mama baik kok sayang" jawab Dian dan melepaskan pelukan nya.


Mereka melanjutkan perbincangan mereka di sofa yang ada diruang rawat Vira. Tidak lama, munculah Cleo diikuti dengan sosok tampan dengan menggunakan kemeja putih dan celana hitam. Namanya adalah Bimo psikiater terbaik di negara A.

__ADS_1


"Selamat siang tuan nyonya" ucap Cleo seraya membungkukkan badannya diikuti oleh Bimo.


"Siapa dia ?" Tanya Riko seraya menautkan kedua alisnya.


__ADS_2