
Pagi harinya, seperti biasanya semua orang kembali disibukkan dengan aktifitas mereka masing-masing. Hari ini Imelda yang mempunyai kelas ibu hamil pun sudah bersiap dan Riko yang membantu Imelda untuk bersiap. Di masa kehamilan Imelda yang sudah 8 bulan lebih ini, Riko memutuskan untuk bekerja dari rumah dan jadilah Cleo yang bolak-balik kantor dan rumah keluarga Gunawan.
"Apa tidak sebaiknya kau pergi ke kantor? disini sudah banyak yang mengawasiku" sudah berulang kali Imelda membujuk Riko tapi itu tetap tidak merubah keputusan Riko.
"Tidak sayang, aku ingin saat kamu melakukan kontraksi aku bisa langsung membawa mu kerumah sakit" jawab Riko kemudian mengecup kening Imelda.
"Baiklah sayang. Aku akan turun karena guru nya sudah berada di bawah" ucap Imelda kemudian mengecup bibir Riko sekilas.
"Aku akan mengantarmu" ucap Riko dan langsung menuntun Imelda tanpa memberikan waktu untuk Imelda menjawab.
"Sayang hati-hati" ucap Riko sudah saat akan menuruni tangga.
"Sayang kenapa tidak naik lift saja?" tanya Sandra yang berada di belakang mereka.
"Tidak ma, ini akan lebih sehat" jawab Imelda dengan senyum manisnya.
"Benar kata mama sayang, naik lift saja aku tidak mau kamu kecapekan" ucap Riko dan langsung menarik lembut tangan Imelda dan membawa nya untuk menaiki lift. Sandra hanya menggelengkan kepalanya melihat seberapa posesif nya Riko didalam hatinya Sandra sangat bersyukur karena anak nya diberi jodoh yang sangat menyayanginya.
__ADS_1
"Pagi ma" sapa Alvian yang baru saja keluar dari kamarnya kemudian mengecup pipi sang mama.
"Pagi sayang. Apa kamu tidak ke sorum hari ini?" tanya Sandra seraya menuruni tangga bersamaan dengan Alvian.
"Hari ini Alvian sedang ingin bermalas-malasan ma" jawab Alvian seraya tersenyum.
"Apa Vani bekerja?" tanya Sandra.
"Dia bilang tidak ma" jawab Alvian.
"Kenapa kamu tidak mengajak nya kencan?" tanya Sandra dengan sesikit menggoda.
"Apa kak Andra ke kantor ma?" tanya Alvian saat tidak melihat sang kakak sejak tadi.
"Iya" jawab Sandra seraya berjalan kearah dapur.
Sudah satu jam Alvian bermain, dan kini dia mulai bosan. Saat melihat Riko berjalan mendekati dirinya, Alvian langsung memanggilnya dan mengajak Riko untuk bermain. Riko yang awalnya menemani sang istri pun kembali ke dalam saat istri nya meminta nya kembali.
__ADS_1
"Apa kau tidak bekerja?" tanya Alvian berhasil menghentikan langkah Riko.
"Ini mau bekerja kak" jawab Riko kemudian menunjukkan Ipad yang dipegangnya ternyata sudah menunjukkan gambar meeting room sedang menunggu Riko on cam.
"Baiklah baiklah pergilah" ucap Alvian dan langsung merebahkan tubuhnya di sofa dan Riko yang bingung pun langsung berlalu tanpa bertanya karena dia sudah ditunggu banyak orang.
"Assalamualaikum" suara cempreng Vani berhasil membuat Alvian langsung duduk dan berlari kearah sumber suara.
"Kok kesini?" tanya Alvian dan langsung menarik tangan Vani untuk menuju ruang keluarga.
"Iya tadi Imelda menghubungiku kata nya mama ingin aku kesini" jawab Vani yang tak henti-henti nya menatap Alvian yang sangat terlihat cool dengan setelan kaos putih pendek dan celana cream pendeknya.
"Loh Vani sudah datang nakk" ucap Sandra yang baru saja kembali dari dapur.
"Iya tante" jawab Vani dan langsung menyalami Sandra.
"Panggil mama ya sebentar lagi kan jadi anaknya mama" ucap Sandra hingga membuat wajah Vani memerah dan Alvian yang sedang minum pun tersedak.
__ADS_1
uhukk uhukk.