Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 41


__ADS_3

Setelah selesai memakai pakaiannya, Riko bergegas keluar dan mendapati Imelda sedang duduk manis di sofa sambil menyenderkan tubuhnya di punggung sofa.


"Ayo kita pergi" Ajak Riko seraya berjalan menghampiri Imelda.


Imelda pun menoleh kearah Riko. Imelda dibuat terpana karena penampilan Riko.


"Tuhan kau benar-benar menciptakan yang sempurna untukku" gumam Imelda didalam hati.


Riko yang melihat Imelda bengong pun menghampiri nya. Sampai di depan Imelda, Imelda masih belum tersadar dari lamunannya hingga membuat Riko gemas.


Fyuhh (Riko meniup daun telinga Imelda)


Imelda dibuat terkejut saat mendapati Riko sudah berdiri di depannya sambil menyilangkan tangannya didadanya.


"Apa kau terpesona denganku hem?" Tanya Riko sengaja menggoda Imelda


"Ti tidak, Ayo kita pergi" Ajak Imelda mengalihkan pembicaraan.


Riko pun menyusul Imelda yang sudah berjalan terlebih dahulu.


Setelah berhasil menyamakan langkah nya, Riko menarik pinggang Imelda. Imelda berusaha berontak tapi tenaganya terlalu kecil bagi tubuh Riko. Mau tidak mau pun akhirnya Imelda menurut dengan apa yang dilakukan oleh Riko.


"Hufftt" Imelda menghela nafas panjangnya sedangkan Riko tersenyum penuh kemenangan.


Mereka sudah berada di dalam lift khusus CEO.

__ADS_1


Saat lift sudah sampai di lantai dasar, Mereka langsung keluar dari lift dan berjalan menuju loby. Riko berjalan dengan terus tersenyum tapi tidak dengan Imelda yang menunduk malu. Meskipun tidak banyak karyawan yang melihatnya, Imelda tetap saja malu.


Sesampainya didepan pintu utama perusahaan, ternyata mobil mewah Riko sudah terparkir disana.


"Kenapa mobil kakak bisa disini? bukankah tadi siang di parkiran" Tanya Imelda bingung


"Aku menyuruh anak buahku untuk memarkirkannya disini, aku tidak mau jika sampai kaki calon istriku lecet akibat terlalu lama berjalan" Jawab Riko yang sukses membuat Imelda membelalakkan matanya tidak percaya dengan apa yang diucapkan calon suami nya ini.


"Lebay" Ucap Imelda sedikit kesal dan langsung masuk ke dalam mobil tanpa menunggu Riko.


Riko yang melihat Imelda merajuk itu pun menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal.


Setelah masuk kedalam mobil dan duduk di kursi kemudi, Riko langsung menjalankan mobilnya. Riko melirik Imelda yang sibuk menatap luar jendela.


"Hemm" Jawab Imelda masih menatap ke luar jendela.


"Sayang" Panggil Riko sekali lagi


"Hemmm" Jawab Imelda tanpa menoleh ke arah Riko.


Riko yang merasa diabaikan pun langsung merasa kesal.


Cekitttt


Tiba-tiba mobil direm mendadak oleh Riko hingga membuat Imelda terbentur dashboard mobil karena lupa tidak memakai sabuk pengaman.

__ADS_1


Riko yang melihat Imelda mengusap keningnya akibat terbentur itu pun tidak jadi kesal. Dia merasa bersalah karena sudah mengerem mendadak.


"Maafkan aku, Aku tidak sengaja, Aku mohon maafkan aku" Ucap Riko khawatir sambil menarik Imelda kedalam pelukannya.


Imelda membelalakkan matanya saat melihat tingkah Riko yang terkesan berlebihan, pasalnya ini hanya terbentur sedikit tapi kekhawatiran Riko sudah seperti ini.


"Tidak apa, Aku hanya terbentur sedikit" Ucap Imelda yang sudah membalas pelukan Riko.


"Benarkah?" Tanya Riko yang dijawab anggukan kepala oleh Imelda.


Riko perlahan melepaskan pelukannya. Riko mengamati setiap inci wajah Imelda hingga membuat Imelda malu karena ditatap seperti itu. Dann...


Cuppp


Cuppp


Cuppp


Cuppp


Cuppp


Riko mencium seluruh wajah Imelda. Wajah Imelda semakin memerah akibat ulah Riko.


"Apa sudah tidak apa-apa?" Tanya Riko dan lagi-lagi Imelda menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2