Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 91


__ADS_3

"Apa kau sakit sayang?" Suara tegas dengan nada khawatir berhasil membuat Imelda terkejut. Ya, itu adalah Riko yang baru saja masuk kedalam kamar dengan tentengan paper bag ditangannya.


"Ti tidak" jawab Imelda terbata.


Riko pun berjalan kearah Imelda dan memegang kening Imelda. Riko menautkan kedua alisnya saat tidak merasakan suhu panas ditubuh Imelda.


"Kau kenapa sayang?" Tanya Riko dengan kebingungannya.


"Em a aku.." Jawab Imelda semakin gugup.


"Iya apa sayang? katakan padaku" Ucap Riko lembut sambil mengelus rambut Imelda yang masih sedikit basah.


"Di-dimana pakaianku?" Tanya Imelda masih dengan kegugupannya.


"Ini sayang" Jawab Riko seraya menyerahkan paper bag pada Imelda.


Setelah menerima paper bag, Imelda langsung bangun dan akan pergi kekamar mandi memakai pakaiannya. Imelda berdiri dengan selimut dan handuk yang masih menempel ditubuhnya.


"Sayang? kau mau kemana? apa kau baik-baik saja?" Tanya Riko dengan nada cemas karena melihat Imelda bangun tanpa melepaskan selimutnya.


"Iya aku baik-baik saja sayang" Jawab Imelda seraya tersenyum canggung.

__ADS_1


"Benarkah?" Tanya Riko masih dengan kekhawatirannya.


"Iya sayang" Ucap Imelda kemudian mencium pipi Riko sekilas dan langsung berlari kekamar mandi karena takut jika Riko akan melihat wajah merahnya.


Riko pun tersenyum saat melihat tingkah menggemaskan Imelda. Riko duduk disofa dengan menyilangkan kakinya seraya menunggu Imelda yang sedang berganti pakaian.


Setelah hampir 10 menit, akhirnya Imelda sudah selesai memakai pakaiannya.


"Sayang mandi gih. Ini sudah hampir siang. Kita akan pulang kan hari ini?" Ucap Imelda seraya duduk dikursi rias sambil menutupi bekas tanda merah dengan foundation. Meskipun ini hotel, tapi kamar yang ditempati Imelda adalah memang kamar khusus yang sudah disiapkan oleh Heru dan Sandra jika Imelda menginap. Jadi sudah banyak make up yang disediakan tapi untuk baju ganti, mereka memang sengaja tidak menyiapkannya karena mereka ingin Imelda memakai baju tidur yang sudah disiapkan dikoper.


Riko pun tersenyum dan berjalan kearah Imelda yang sedang sibuk tersebut.


Riko pun sedikit membungkukkan badannya dan memeluk Imelda dari belakang.


"Kau sangat cantik sayang" Puji Riko dengan mata yang terus menatap Imelda dari pantulan cermin.


Imelda pun dibuat merona karena ucapan Riko.


"Sudahlah cepat mandi. Kasihan tuan sekertaris menunggu dibawah, Aku akan membereskan barang kita" Ucap Imelda seraya melepaskan pelukan Riko.


"Sebentar lagi sayang. Cleo juga sudah terbiasa menunggu" Ucap Riko terus mengikuti Imelda.

__ADS_1


"Sayang tidak baik membuat orang menunggu. Cepatlah bersihkan tubuhmu" Ucap Imelda seraya mengepak pakaian kotornya dikoper.


"Sayang untuk apa kau memasukkan pakaian kotor di koper?" Tanya Riko heran.


"Untuk kita bawa pulang" Jawab Imelda singkat.


"Tidak perlu sayang aku sudah menyiapkan banyak pakaian mu dirumah. Kamar ini juga dikhususkan untuk kita jadi kita bebas meletakkan barang kita disini." Jelas Riko hingga membuat Imelda langsung menoleh kearah Riko.


"Benarkah?" tanya Imelda memastikan dan dijawab anggukan oleh Riko.


"Kenapa kalian memperlakukan ku berlebihan? aku tidak butuh kemewahan aku hanya butuh kasih sayang kalian." Ucap Imelda sendu.


"Kami tidak berlebihan sayang. Ini cara kita menunjukkan kasih sayang kita. Jadi jangan sedih oke." Ucap Riko seraya mengelus pipi Imelda yang diangguki oleh Imelda sedangkan Riko pun tersenyum kemudian mencium kening Imelda lembut.


"Kau mau sarapan disini atau diluar sayang?" tanya Riko lembut.


"Aku mau diluar saja. Kasian tuan sekertaris menunggu kita lama" Jawab Imelda.


"Baiklah sayang. Kalau begitu kau tunggu disini aku akan mandi terlebih dahulu" Ucap Riko dan Imelda pun hanya mengangguk.


Riko pun langsung pergi kekamar mandi. Hanya butuh 15 menit untuk Riko mandi dan kini akhirnya Riko sudah selesai mandi dan juga memakai pakaiannya.

__ADS_1


๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ


Kasih author VOTE yang banyak dong biar author semangat nulisnya hehe๐Ÿ˜š


__ADS_2