Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 203-S2


__ADS_3

"Jika kau tidak menghamiliku, bocah itu juga tidak akan ada didunia ini"


sudah berulang kali Agatha mendengar ucapan pedas sang mama, bahkan bukan hanya papanya yang tidak mengakuinya tapi mamanya juga seakan menyesal karena sudah melahirkannya.


Membanting pintu dengan keras, kelakuan Agatha sukses membuat dua orang yang sibuk beradu mulut itu terkejut. Tidak ada asisten rumah tangga dirumah Agatha, dan membuat mereka seolah leluasa bertengkar tanpa memikirkan siapa yang akan mendengarnya.


...****************...


Sedangkan Chayra masih berada didalam mobil bersama Elard, entah kemana Elard akan membawanya pergi kali ini. Setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan, mereka sampai di bandara entah siapa yang akan dijemput oleh Elard.


"Kita akan menjemput siapa kak?" tanya Chayra seraya menatap Elard yang melepas sabuk pengamannya. Tanpa mengatakan apapun, Elard langsung turun dan meninggalkan Chayra didalam mobil begitu saja. Chayra yang hendak turun mengurungkan niatnya saat melihat Marcell sedang duduk dikursi bandara, sepertinya Marcell juga sedang menunggu seseorang.


Kembali fokus pada Elard, Chayra menoleh kesana kemari dan pandangannya tertuju pada Elard yang berpelukan dengan pria tampan. Tanpa berniat turun, Chayra menyenderkan tubuhnya dikursi mobil karena merasa itu bukan urusannya.


"Cewek lo El?" pertanyaan pria yang baru saja masuk membuat Chayra langsung menatap tajam pada pria asing yang duduk dikursi belakang.


"Adik ku" Jawab Elard dan kembali memasang sabuk pengamannya.

__ADS_1


"Oh, jadi aku masih mempunyai kesempatan untuk mendekatinya dong" ucap pria tersebut tanpa sungkan.


"Kakak bawa makhluk asing dari mana?" mata pria tersebut membelalak, dengan santainya Chayra mengatakan bahwa dirinya makhluk asing padahal banyak wanita yang mengantri untuk menjadi kekasihnya.


"Dari sawah di negara B" jawaban Elard membuat wajah pria tersebut kesal sedangkan Chayra tertawa terbahak-bahak.


Ponsel Chayra berdering, mengambil ponsel dan melihat sang pemanggil.


"Hallo Kak?"


"Ara kau dimana? antar aku ke mall yuk" suara cempreng di seberang telepon itu ternyata suara milik Alesha.


"Sedang apa kau di bandara? apa uang dari daddy Riko kurang dan kau memutuskan untuk kabur? Araa jangan macam-macam" Suara Alesha terdengar panik dan Chayra mendengus kesal.


"Kakk aku di bandara karena kak Elard yang mengajakku, katakan di mall mana?"


"Baiklah baiklah di mall G, jemput aku ya" suara Alesha terdengar penuh rayuan.

__ADS_1


"Iya cepat share lokasi kakak" setelah mengatakan hal tersebut, Chayra langsung mematikan sambungan teleponnya hingga membuat Alesha mendengus kesal diseberang sana.


"Siapa?" Seraya mengemudikan mobil, Elard bertanya pada Chayra yang sibuk mengotak-atik ponselnya.


"Kak Eca, kakk kita jemput kak Eca dulu disini ya" seraya menyodorkan ponselnya, Chayra menunjukkan lokasi yang baru saja dikirim oleh Alesha.


"Ngapain lagi bocah itu?" Elard mendengus, sudah bisa dipastikan nanti akan terjadi keributan didalam mobil jika ada Alesha apalagi juga ada Chayra. Tanpa mengatakan apapun lagi, Elard langsung melajukan mobilnya menuju lokasi yang dikirimkan Alesha.


"Bro kita mau kemana? bukankah kau harus mengantarku ke apartemen milikmu?" tanya pria yang duduk dikursi belakang.


"Aku harus menjemput adikku terlebuh dahulu" ucap Elard seraya menatap sekilas pada kaca spion mobil.


"Huffttt rasanya aku sudah seperti supir hari ini" gerutu Elard didalam hati dan menghembuskan nafasnya.


Tin tin


Suara klakson mobil membuyarkan fokus Alesha yang sibuk dengan ponselnya, menatap pada mobil yang berhenti didepannya sejenak setelah itu Alesha langsung masuk kemobil dan duduk dikursi belakang.

__ADS_1


"Astaga dragon" Alesha terkejut saat ada seorang pria tampan duduk dikursi belakang seraya menyenderkan kepalanya dijok mobil.


"Heii gadis cantik, pria tampan seperti aku kenapa kau sebut dragon?" gerutu pria tersebut dan membuat Chayra dan Elard saling pandang kemudian tertawa bersamaan.


__ADS_2