Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 36


__ADS_3

Setelah beberapa menit menaiki lift, akhirnya Imelda dan Riko sampai didepan ruangan Riko. Sebelum masuk ke dalam ruangan Riko bertanya kepada sang sekertaris kedua Riko yang bernama Selly itu. Meskipun Selly masih single dan memiliki body tak kalah sexy dengan yang lain nya, tapi Selly selalu bersikap profesional dan tidak pernah berniat untuk menggoda sang atasan.


"Jam berapa rapat akan dimulai?" Tanya Riko dingin pada Selly.


"Jam dua siang pak" Jawab Selly


"Siapkan berkas-berkas yang diperlukan" Titah Riko


"Baik pak" Jawab Selly sambil membungkukkan sedikit badan nya.


"Bu" Sapa Selly ramah pada Imelda yang sedari tadi hanya menyimak.


"Jangan panggil bu mbak, panggil nama saya saja. Nama saya Imelda" Ucap Imelda tak kalah ramah nya juga mengulurkan tangan nya.


"Baik Mel. Sepertinya kita seumuran. Jadi jangan panggil saya dengan sebutan mbak. Panggil saja Selly" Balas Selly sambil menerima uluran tangan Imelda.


"Ehem, Apa kalian akan terus mengobrol dan melupakan saya yang sedari tadi berdiri disini" Ucap Riko sedikit kesal karena merasa diabaikan.


"Emm maaf pak" balas Selly tidak enak.


"Ayo masuk" Ajak Riko pada Imelda dan menarik tangan Imelda. Imelda tersenyum pada Selly sebagai tanda untuk pamit yang juga dibalas senyuman dari Selly.


"Imelda lebih baik daripada bu Caryn yang sangat sombong dan arogan itu. Imelda juga sangat ramah. Semoga mereka langgeng sampai maut memisahkan" gumam Selly didalam hati.

__ADS_1


"Ternyata sekertaris itu tidak semuanya suka menggoda atasannya. Meskipun Selly cantik dan sexy dia juga tidak memanfaatkan kecantikannya untuk mendapatkan apa yang dia mau. Semoga fikiranku tentang Selly tidak pernah salah" gumam Imelda didalam hati seraya melangkahkan kakinya masuk kedalam ruangan.


Saat melangkah masuk kedalam, Imelda terpana akan ruangan Riko yang sangat tertata rapi itu.



Riko menarik tangan Imelda dan mendudukkannya di sofa.


"Kau duduk dulu disini, Aku akan mengerjakan beberapa berkas setelah itu kita akan makan siang" Ucap Riko dan Imelda hanya menganggukkan kepalanya.


Riko sudah duduk di kursi kebesarannya. Sedangkan Imelda masih mengamati seisi ruangan tersebut.


"Jika kau bosan, kau juga boleh bermain ponsel" Ucap Riko dengan mata masih fokus pada layar komputer.


"Nanti setelah pekerjaan ku selesai kita pergi ke pusat perbelanjaan sebentar" Ucap Riko menatap Imelda sekilas


"Apa anda juga ada pekerjaan di pusat perbelanjaan?" Tanya Imelda polos


"Hemm" jawab Riko singkat


"Sebaiknya saya tidak ikut kak" Ucap Imelda


"Tidak kau harus ikut kemanapun aku pergi" Jawab Riko dingin hingga Imelda hanya mampu menganggukkan kepalanya. Riko yang melihat itu pun tersenyum tipis.

__ADS_1


Setelah obrolan singkat tersebut, Imelda yang kelelahan pun tertidur di sofa.


Tokk tok tok


Suara ketukan pintu dari arah luar.


"Boss apa saya boleh masuk?" Tanya seseorang diluar pintu yang tak lain adalah Cleo.


"Masuk" Jawab Riko singkat.


Setelah dipersilahkan masuk oleh sang bos. Cleo pun membuka pintu perlahan dan mendapati Imelda yang tertidur di sofa dan Riko yang masih berkutat dengan komputer di depan nya.


"Ini makanan yang anda pesan bos" Ucap Cleo


"Tata di meja" Jawab Riko singkat tanpa menoleh kearah sang asisten.


Setelah selesai menata makanan di meja yang ada didekat sofa tersebut, Cleo berjalan mendekati Imelda. Riko yang melihat pergerakan Cleo pun melempar pulpen.


Tukkk (suara bolpoin yang mengenai kepala Cleo"


"Aduhh apa yang anda lakukan bos" Tanya Cleo sambil mengusap kepala nya.


"Seharusnya aku yang tanya apa yang kau lakukan. Kenapa kau mendekati nya" Tanya Riko dengan sorot mata tajam.

__ADS_1


__ADS_2