Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 40


__ADS_3

Riko melihat mata sembab Imelda semakin membuatnya ingin menghancurkan orang yang sudah membuat Imelda seperti ini.


Riko kembali mendekap erat Imelda, Imelda membalas pelukan Riko juga sangat erat.


"Hiks hiks, Jangan tinggalin Melda, Melda takut" Ucap Imelda disela tangisannya.


"Tenanglah, aku tidak akan meninggalkanmu. Kita akan terus bersama" Ucap Riko lembut sambil mengelus punggung Imelda dan sesekali mencium pucuk kepala Imelda.


Imelda mengangkat kepala nya saat mendengar penuturan Riko. Imelda menatap intens manik mata itu mencari kebenaran.


"Benarkah?" Tanya Imelda memastikan dan hanya dijawab oleh Riko dengan menganggukkan kepalanya mantap.


Imelda langsung memeluk erat Riko. Riko pun membalas pelukan Imelda.


"Aku sangat mencintaimu. Apa kau juga mencintaiku?" Tanya Riko


Imelda hanya mengangguk pelan. Imelda merasa malu karena secepat ini perasaan nya akan terbongkar.


"Sekarang mandilah, apa kau mau kita bermalam disini baby?" Goda Riko.


Imelda langsung melepaskan pelukannya dan berlari ke kamar mandi. Riko pun dibuat terkikik oleh tingkah calon istrinya yang sangat menggemaskan itu.


Setelah 25 menit akhirnya Imelda selesai dengan ritual mandi nya. Imelda keluar dengan menggunakan pakaian tadi tanpa menggantinya.


"Baby kenapa kau memakai pakaian itu lagi?" Tanya Riko heran tapi malah membuat wajah Imelda memerah karena belum terbiasa dengan panggilan itu.

__ADS_1


"Emm i itu kan Melda tidak membawa ganti" Jawab Imelda gugup sambil menunduk


"Coba buka lemari itu" titah Riko yang langsung dituruti oleh Imelda.


Saat membuka lemari yang ditunjuk Riko betapa terkejutnya Imelda saat melihat banyak baju perempuan juga highheels yang tertata rapi sesuai tempatnya.



Imelda langsung menoleh ke arah Riko yang sedang duduk di tepi ranjang seakan meminta penjelasan.


"Jangan tatap aku sepeeti itu baby, Aku sangat takut jika ditatap seperti itu olehmu." Ucap Riko manja dan Imelda hanya memutar bola matanya jengah.


"Itu semua punya mu sayang, aku sengaja menyuruh orang untuk menyiapkan nya karena aku yakin kau pasti akan menjadi milikku" Ucap Riko santai


"Tentu saja, apa wajahku terlihat seperti berbohong?" Tanya Riko kembali


"Tidak. Sekarang kau pergilah mandi" Ucap Imelda tegas.


"Kenapa kekasihku sangat galak sekarang" Goda Riko.


"Kalau tidak suka pergilah dengan kekasih lamamu itu" Ucap Imelda kesal.


"Eumm apakah sayangku cemburu?" Tanya Riko


"Ti tidak" Jawab Imelda gugup

__ADS_1


"Benarkah?" Goda Riko sekali lagi


"Kau cepat mandi atau aku pulang sendiri dengan taksi" Ucap Imelda berusaha mengalihkan pembicaraan


"Baiklah" Ucap Riko pasrah dan berjalan menuju kamar mandi


"Sebentar ada yang kelupaan" Ucap Riko kemudian berbalik badan sehingga membuat Imelda menoleh dan Riko sedang berjalan mendekatinya.


Cup


Satu kecupan mendarat dibibir Imelda hingga membuat Imelda membelalakkan matanya kemudian tersenyum.


"Hemm sangat manis" Ucap Riko sambil terus tersenyum dan Imelda hanya menggelengkan kepalanya.


Setelah 20 menit akhirnya Riko selesai mandi dan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya.


"Astaga kenapa bisa ada tempe di perutnya, bahkan aku ingin mencomotnya" Ucap Imelda didalam hati dengan mata yang masih menatap Riko.



"Mau sampai kapan kau memandang calon suami mu ini seperti itu hem?" Tanya Riko memecah lamunan Imelda.


"Tidak. Kau cepat pakai bajumu aku akan menunggu diluar" ucap Imelda seraya berlari keluar dari kamar pribadi itu.


Lagi-lagi Riko dibuat terkikik akibat ulah Imelda yang sangat menggemaskan bagi Riko.

__ADS_1


__ADS_2