Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 163


__ADS_3

Sedangkan di unviersitas ternama di negara terssbut, terlihat seorang gadis sedang duduk terengah-engah dikursi taman.


"Apa kau baru saja lomba lari?" ucap seorang pria dan langsung duduk disamping Vira hingga membuat Vira terkejut.


"Kau lagi." Vira memutar bola matanya jengah, dia barusaha untuk menghindar dari pria satu ini tapi kenapa pria ini selalu berhasil menemukannya.


"Karena aku akan selalu ada untukmu sampai mautku menjemput" selalu saja seperti ini, pria tampan itu seolah tidak pernah kehabisan kata-kata untuk merayu Vira.

__ADS_1


Vira langsung berdiri dan akan pergi tapi pria tampan itu menarik tangan Vira hingga membuat Vira terduduk kembali.


"Apa yang membuatmu tidak bisa membuka hatimu untukku? Apa karena kak Bimo?" pria tampan ini bersikeras untuk mendengar apa alasan Vira acuh terhadapnya.


"Aku sudah bilang berkali-kali jika ini semua tidak ada hubungannya dengan Bimo. Aku dan Bimo sudah berakhir sejak kakakmu itu mempunyai kekasih seorang model." Vira mulai emosi. Kenapa dia harus dihantui oleh keluarga Bimo? sekarang adik Bimo mengejarnya dan membuatnya tidak nyaman.


"Aku mencintaimu, sudah kubilang ribuan kali jika aku mencintaimu tapi kau tidak pernah menganggapku. Aku mundur saat mendengar ternyata kau menjalin hubungan dengan kakakku sendiri. Apa kau lupa jika aku yang menolongmu saat kau hampir diculik ? Kau tidak tahu jika ternyata akulah yang selalu mengirim bunga mawar dan surat ucapan untukmu setiap pagi saat kau masih diluar negeri. Tapi kau malah berterima kasih pada kakakku yang sama sekali tidak tahu tentang bunga itu. Kau menganggap kakakku adalah penggemar rahasiamu saat itu hingga sampai kalian pacaran. Hatiku sakit, saat perjuanganku ternyata tidak terlihat sama sekali." Penjelasan adik Bimo itu membuat Vira terkejut.

__ADS_1


"Ya, aku adalah BF. Inisial yang selalu tertulis disetiap surat dibunga itu. Tapi kau malah menganggap inisial itu milik kakakku karena nama kita sama. Meskipun diluar negeri kita satu sekolah, tapi kita tidak sekelas jadi wajar jika kau tidak pernah melihatku" Lagi-lagi Vira dibuat terkejut, bagaimana dia tidak menyadari jika inisial kakak beradik itu sama. Bimo Fernando dan Ben Ferdinand. Vira merasa sangat bodoh karena tidak menyelidikinya terlebih dahulu. Meskipun Bimo dan Ben bersaudara, tapi sifat mereka jauh berbeda. Ben mempunyai sifat lebih dewasa daripada Bimo yang notabenenya lebih tua dua tahun dari Ben.


Bimo adalah psikiater Vira sewaktu Vira depresi dan Ben sekarang menjadi teman sekelasnya jadi wajar jika Ben kembali berjuang setelah merelakan Vira memutuskan hubungan dengan Bimo.


"Selama ini aku selalu berusaha untuk tidak putus asa. Aku berjuang demi cintaku. Ini kesempatan emasku. Aku pernah mundur saat kau menjalin hubungan dengan kakakku karena aku tidak mau hubungan saudara ku dengan kakakku hancur hanya karena seorang wanita. Aku berusaha kuat, tapi nyatanya aku tidak bisa. Aku benar-benar mencintaimu. Maaf jika aku selama ini selalu mengganggumu dan membuatmu tidak nyaman. Aku akan pergi dan tidak akan pernah menemuimu lagi. Aku akan berusaha melupakanmu" Ben benar-benar putus asa, dirinya sudah mencintai Vira sejak berada diluar negeri harus berhenti disini karena Vira sama sekali tidak melihatnya.


greppp

__ADS_1


Saat Ben berdiri dan akan melangkahkan kakinya, tubuhnya mendadak kaku saat mendapat pelukan hangat dari seorang wanita yang sudah dia impikan sejak dulu.


"Maafkan aku, aku juga mencintaimu" Bukan Vira mengada-ngada, memang itu yang dirasakannya. Ben yang terkenal dingin kesemua wanita menjadi cerewet dan rela berjuang mati-matian demi dia. Vira benar-benar tidak menyangka perjuangan Ben begitu besar untuknya. Selama 5 bulan terakhir ini Vira dibuat nyaman oleh Ben tapi Vira berusaha menolah perasaanya sendiri.


__ADS_2