
Berita kecelakaan yang dialami Alvian langsung menjadi trending topik hari ini. Hingga terdengar sampai telinga Andra yang sedang menikmati bulan madunya.
"Alvian Gunawan, seorang pembalap muda yang mempunyai sorum mobil dengan banyak koleksi mobil mewah yang dimilikinya mengalami kecelakaan di jalan Xx. Diduga kecelakaan ini karena direncanakan. Sekarang korban sedang berada di rumah sakit GNW hospytals untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut"
Banyak media sosial yang memposting tentang kecelakaan itu hingga Andra yang semula ingin mengecek pekerjaannya terkejut.
"Halo pa" Andra kangsung menghubungi Heru saat melihat berita tersebut.
"Iya Ndra" jawab Heru diseberang telepon
"Apa benar jika Al kecelakaan pa?" terdnegar nada khawatir dari Andra.
"Iya" jawab Heru tegas.
"Kenapa papa tidak memberitahu Andra, Andra akan pulang sekarang"
__ADS_1
"Ya hati-hati" ssbenarnya bukan tanpa alasan Heru menyembunyikan berita ini, karena Heru tidak mau mengganggu bulan madu Andra yang baru saja dilaksanakan.
Karena di negara tempat Andra berbulan madu sudah tengah malam, Dinda terusik saat Andra membangunkannya. Melihat wajah panik sang suami, Dinda langsung bangun.
"Apa yang terjadi?" tanya Dinda.
"Al kecelakaan dan kita harus pulang sekarang, tidak apa kan?"
"Apa? baiklah ayo aku akan mengemasi barang-barang kita" Dinda langsung bangun dan tidak lupa memakai pakaian yang sempat berhamburan karena ulah Andra.
Sedangkan di apartment GNW residence
"Ahh aku harus bagaimana" Mengingat jika keluarga Gunawan bukan keluarga sembarangan, Lexa langsung mengambil koper dan memasukkan pakaian dan barang berharganya. Dengan cepat, Lexa keluar dari apartemennya dan menyegat taksi untuk mengantarkannya ke bandara. Hanya luar negeri dan menghilang dari negara ini tujuannya agar bisa terbebas dari kejaran anak buah keluarga Gunawan.
Berjalan sedikit berlari sambil menarik koper, Lexa langsung membeli tiket tapi Lexa terkejut saat ternyata namanya sudah diblacklist oleh seseorang dan Lexa yakin itu pasti ulah keluarga Gunawan.
__ADS_1
"Kenapa jadi seperti in" Lexa hanya bisa meratapi kebodohannya seraya duduk dikursi ruang tunggu bandara untuk berpikir jernih. 5 menit duduk, Lexa dikejutkan oleh kedatangan pria berpakaian polisi dan beberapa dan mereka berpakaian serba hitam.
"Nona Lexa harus ikut dengan kami dengan kasus tuduhan percobaan pembunuhan terhadap saudara Alvian" Lexa berusaha lari tapi tangannya dicekal oleh pria berpakaian serba hitam tersebut.
"Aa bukan saya pelakunya" Lexa histeris ketakutan hingga menjadikannya pusat perhatian semua pengunjung bandara.
"Anda bisa menjelaskannya nanti dikantor" polisi langsung menarik paksa Lexa dan membawanya kedalam mobil polisi. Lexa yang bingung hanya bisa pasrah dan menyesali perbuatannya kini harapannya hanya satu yaitu menghubungi orangtuanya berharap orang tuanya bisa membantunya.
......................
Pagi hari tiba, Imelda bergantian menjaga Alvian selama Sandra dan Heru pulang. Vani yang sedari kemarin hanya duduk disamping Alvian dan termenung.
"Sayang, apa kau tahu Lexa sudah ditangkap oleh polisi, aku tidak menyangka bahwa dia yang menyebabkan kecelakaan ini. Bangunlah aku ingin menjenguknya dan bilang padanya bahwa kita punya kekuatan cinta yang kuat" Imelda yang mendengar ucapan Vani menitikkan air matanya.
Tok tok
__ADS_1
Pintu terbuka menampilkan sosok Andra dan Dinda yang baru saja datang. Andra langsung berjalan menuju Alvian dan Vani pun berdiri memberikan ruang untuk Andra.
"Dasar pria bodoh, kenapa kau bisa seperti ini, kau mengganggu acara bulan maduku" meskipun terdengar bercanda, tapi ucapan Andra bagai menyayat hati siapapun yang mendengarnya. Andra tak kuasa menahan air matanya, adiknya yang selaku mencari gara-gara dengannya kini terkapai tak berdaya.