Doctor Vs CEO

Doctor Vs CEO
Eps. 66


__ADS_3

Setelah kepergian Deny, Riko memutuskan untuk kembali ke rooftop menemui yang lainnya.


"Sayang kenapa lama sekali?" Tanya Dian yang melihat Riko baru saja sampai.


"Maaf ma tadi Riko berbicara sebentar dengan Deny" Jawab Riko dan langsung duduk disamping Andra karena disamping Imelda masih ada Alvian


"Apa kau kenal dengan Deny?" Tanya Andra terkejut


"Tentu. Dia adik sepupuku" Jawab Riko santai tapi malah membuat Dian dan Tomi membelalakkan matanya karena tidak menyangka bahwa anaknya sudah memaafkan keluarga Weyler. Pasalnya, dari keluarga Yunanda, yang paling kecewa dengan keluarga Weyler adalah Riko.


"Apa kau sudah berbaikan dengannya nak?" Tanya Tomi


"Tentu pa. Dia tidak tau apa-apa, Dia hanya menuruti kemauan orang tuanya." Jelas Riko hingga membuat semua orang bangga dengan sikap dewasa Riko.


"Lalu dimana Deny nak?" Tanya Heru


"Dia sudah pulang pa" Jawab Riko yang diangguki oleh Heru


"Jadi bagaimana keputusan tentang pernikahan ku dengan Imelda pa?" Tanya Riko pada Tomi dan Heru


"Kita sudah sepakat jika pernikahannya diadakan bulan depan di hotel GNW tapi kita belum merencanakan bagaimana acaranya karena kalian lah yang mempunyai acara" Jawab Heru

__ADS_1


"Sejujurnya Riko ingin pesta yang sangat mewah pa dengan dihadiri banyak tamu penting mengingat itu merupakan acara sakral jadi Riko mau membuat acara mewah yang akan selalu kita kenang seumur hidup" Usul Riko yang disetujui oleh semua orang.


"Tapi Melda ingin acara yang sederhana saja" Tolak Imelda


"Tidak sayang, Kau tidak boleh menolaknya" Ucap Riko menatap Imelda tajam dan Imelda pun akhirnya pasrah kemudian menganggukkan kepalanya.


"Baiklah jika begitu. Sekalian kenferensi pers untuk membuka identitas asli Imelda bagaimana?" Tanya Heru lagi-lagi membuat Imelda membelalakkan matanya.


Saat Imelda akan membantah, Andra langsung memotongnya.


"Sekarang kau sama sekali tidak diizinkan membantah dek, lagi pula ini juga demi kebaikanmu agar lalat yang kecanduan dengan Riko tidak mengganggumu," Ucap Andra tegas.


"Iya sayang, Ini demi kebaikanmu" Tambah Sandra


"Aku akan membantumu dek" Bisik Alvian pelan tapi berhasil membuat Imelda menatap Alvian dengan mata berbinar


"Benarkah?" Tanya Imelda antusias


"Tapi boong" Jawab Alvian diiringi gelak tawanya hingga membuat para orang tuanya menggelengkan kepalanya sedangkan Imelda memberenggut kesal dan langsung berdiri kemudian duduk ditengah-tengah antara Andra dan Riko.


Riko yang melihat Imelda duduk di sampingnya pun tersenyum begitu juga dengan Andra yang mengacak rambut Imelda gemas hingga membuat Imelda semakin mencebikkan bibirnya.

__ADS_1


"Sayang mulutmu apa mau ku cium?" Bisik Riko tepat ditelinga Imelda hingga membuat Imelda merinding.


"Sudah sudah. Maafkan ketidak nyamanannya tom" Ucap Heru tidak enak.


"Tidak apa Her. Kita senang melihat mereka harmonis seperti ini" Balas Tomi ramah.


"Baiklah. Berhubung sudah hampir larut malam, sebaiknya kita pulang kita bisa membahas persiapan pernikahannya besok" Ucap Heru.


"Baik" Jawab semua orang


Saat semua orang sudah berada diparkiran mereka kembali berpamitan.


"Pa ma aku akan mengantar Melda dulu" Pamit Riko pada kedua orang tuanya.


"Tidak. kau tidak perlu mengantarku. Aku kan bisa pulang dengan kak Andra atau kak Alvian" Ucap Imelda


"Maaf dek. Kakak tidak bisa kakak harus pulang ke apartment karena besok pekerjaan kakak sangat banyak dikantor. Jika kakak ikut pulang ke rumah bisa-bisa kakak telat sampai kantor karena jarak dari rumah ke kantor sangat jauh" Jelas Andra


Imelda menghela napas panjangnya lalu menoleh kearah Alvian.


__ADS_1


"Kak" Panggil Imelda dengan tatapan penuh harap.


"Kakak..." Ucap Alvian menggantung.


__ADS_2